Hubungan antara konsep diri dengan resiliensi pada mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 2010-2013 Universitas Islam Negeri Malang

Cholily, Abd. Hamid (2014) Hubungan antara konsep diri dengan resiliensi pada mahasiswa Fakultas Psikologi angkatan 2010-2013 Universitas Islam Negeri Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
10410012 Pendahuluan.pdf

Download (816kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
10410012 Indonesia.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
10410012 Inggris.pdf

Download (90kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
10410012 Arab.pdf

Download (216kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
10410012 Bab 1.pdf

Download (440kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
10410012 Bab 2.pdf

Download (857kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
10410012 Bab 3.pdf

Download (479kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
10410012 Bab 4.pdf

Download (483kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
10410012 Bab 5.pdf

Download (238kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
10410012 Daftar Pustaka.pdf

Download (259kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
10410012 Lampiran.pdf

Download (575kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Dewasa ini telah terjadi pergeseran kematangan pada remaja akhir utamanya bagi mereka yang menyandang status mahasiswa baru, mereka cenderung masih terbawa pada rasa hedonism yang dialami pada saat anak-anak, padahal ketika menyandang status mahasiswa tentulah akan banyak permasalahan yang menghampirinya misalnya tugas kuliah, permasalahan dengan teman, permasalahan dengan lawan jenis (pacar), permasalahan dengan keluarga dan lain-lain. Berdasarkan kuesioner yang disebarkan ditemukan bahwa mahasiswa menganggap permasalahan terhadap adaptasi pada lingkungan UIN merupakan permasalahan yang sering di alami oleh mahasiswa dengan persentasi 50 %(36 responden), dan untuk permasalahan tentang tugas kulyah mendapatkan 12,5 % (9 responden), permasalahan dengan teman sebaya 6,9% (5 responden), permasalahan padatnya jadwal kegiatan kampus 14% (10 responden), permasalahan dengan teman lawan jenis atau pacar 6,9% (5 responden), dan permasalahan lain-lain misalnya permasalahan dengan dosen, mood, fasilitas kampus, faktor ekonomi mendapatkan angka 9,7% (7 responden). Kuesioner ini diberikan pada 72 mahasiswa psikologi angkatan 2010-2013 yang merupakan 10% dari jumlah populasi mahasiswa 2010-2013. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat banyak permasalahan-permasalahan yang dihadapi Mahasiswa Fakultas Psikologi Angkatan 2010-2013. Dalam menyikapi permasalahan-permasalahan tersebut, mampu tidaknya mereka dalam menyelesaikan permasalahannya tergantung pada kemampuan bertahan dalam menghadapi permasalahan. Dalam keilmuan psikologi kemampuan bertahan pada saat situasi sulit disebut dengan resiliensi. Dan faktor yang mempengaruhi resiliensi salah satunya adalah konsep diri (werner, dalam Qudsiyah 2013).

Penelitian ini menggunakan pola pendekatan kuantitatif, dengan konsep diri sebagai variabel bebas, serta resiliensi sebagai variabel terikat. Sampel dalam penelitian adalah 72 mahasiswa angkatan 2010-2013, dari populasi sebanyak 717 mahasiswa fakultas psikologi angkatan 2010-2013 Universitas Islam Negeri Malang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala Likert. Analisis data menggunakan analisis korelasi product moment.

Berdasarkan hasil analisis, diperoleh tingkat resiliensi pada mahasiswa fakultas psikologi angkatan 2010-2013 UIN Malang diatas, diperoleh 14 orang (19,4%) dengan kategori tinggi orang, 50 orang (69,4%) pada kategori sedang, dan 8 orang (11,1%) pada kategori rendah. Sedangkan tingkat konsep diri pada mahasiswa fakultas psikologi angkatan 2010-2013 UIN Malang diatas diperoleh 11 orang (15,3%) dengan kategori tinggi orang, 47 orang (65,3%) pada kategori sedang, dan 14orang (19,4%) pada kategori rendah.

Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,450 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Berdasarkan nilai koefisien diatas, disimpulkan semakin tinggi Konsep diri maka semakin tinggi pula resiliensi, sebaliknya semakin rendah Konsep diri maka semakin rendah pula resiliensi. Konsep diri memberikan sumbangan sebesar 45% terhadap resiliensi, sisanya
55% dipengaruhi oleh faktor lain.

Berdasarkan hasil analisis, diperoleh hasil koefisien korelasi sebesar 0,724 dan signifikansi sebesar 0,001, artinya terdapat hubungan signifikan antara konsep diri dengan resiliensi pada angkatan 2010. Hasil koefisien korelasi sebesar 0,582 dan signifikansi sebesar 0,018 artinya terdapat hubungan signifikan antara konsep diri dengan resiliensi pada angkatan 2011. Hasil koefisien korelasi sebesar 0,336 dan signifikansi sebesar 0,80, artinya tidak terdapat hubungan signifikan antara konsep diri dengan resiliensi pada angkatan 2012. Hasil koefisien korelasi sebesar 0,379 dan signifikansi sebesar 0,034, artinya terdapat hubungan signifikan antara konsep diri dengan resiliensi pada angkatan 2013.

ENGLISH:

This time, there has been a shift in maturity in late adolescence primarily for those who holds the status of new students, they tend to still be involved in the sense of hedonism experienced when children, but when the status of a student will surely approached many issues eg coursework, problems with friends, issues with the opposite sex (boyfriend), problems with family and others. Based on questionnaires distributed discovered that the student considers the problem of adaptation to the environment UIN is a problem that is often experienced by students with a percentage of 50% (36 respondents), and to the issue of duty kulyah get 12.5% (9 respondents), problems with friends Peer 6.9% (5 respondents), the problem of the tight schedule of campus activities 14% (10 respondents), problems with friends of the opposite sex or girlfriend 6.9% (5 respondents), and other problems, for example problems with lecturers, mood, campus facilities, economic factors, it scores 9.7% (7 respondents). The questionnaire was given to 72 students of psychology force from 2010 to 2013 which is 10% of the total student population from 2010 to 2013. This shows that there are many problems faced by students of the Faculty of Psychology Force from 2010 to 2013. In addressing these issues, whether they are able to resolve the problem depends on the ability to survive in the face of problems. In the science of psychology ability to survive in a difficult situation when called with resilience and factors affecting the resilience one of which is the concept of self (Werner, in Qudsiyah 2013).

This study uses a quantitative approach pattern, the concept of self as independent variables, as well as the resilience of the dependent variable. The sample in the study were 72 students of 2010-2013, from a population of 717 students of the faculty of psychology 2010-2013 forces Islamic University of Malang. Sampling was done by purposive sampling technique. Methods of data collection using a Likert scale. Analysis of data using product moment correlation analysis.

Based on the analysis, obtained the degree of resilience in psychology class faculty students of UIN Malang above 2010-2013, obtained 14 (19.4%) with the high category, 50 people (69.4%) in the medium category, and 8 people (11,1%) in the low category. While the level of self-concept in psychology class faculty students of UIN Malang 2010-2013 obtained over 11 people (15.3%) with the high category, 47 people (65.3%) in the medium category, and 14 people (19.4%) in low category.

Based on the analysis, the value of the correlation coefficient of 0.450 and a significance value of 0.000. Based on the value of the coefficient, the higher self-concept, the higher resilience, conversely the lower self-concept with resilience as well. Self-concept contributes to the resilience of 45%, the remaining 55% is influenced by other factors. Based on the analysis, obtained by the correlation coefficient is 0.724 and significance of 0.001, meaning that there is a significant relationship between self- concept with resilience in the class of 2010. The results of the correlation coefficient of 0.582 and a significance of 0.018, meaning that there is a significant relationship between self-concept and resilience in class of 2011. The results of the correlation coefficient of 0.336 and a significance of 0.80, meaning that there is no significant relationship between self-concept and resilience in force in 2012. The results of the correlation coefficient of 0.379 and a significance of 0.034, meaning that there is a significant relationship between self-concept and resilience in force 2013.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Solichatun, Yulia
Keywords: Konsep Diri, Resiliensi; Self-concept; Resilience
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170109 Personality, Abilities and Assessment
Departement: Fakultas Psikologi
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 29 Jul 2015 11:05
Last Modified: 29 Jul 2015 11:05
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/647

Actions (login required)

View Item View Item