Jual beli model technopreneurship perspektif hukum Islam

Kurnia, Riana Afliha Eka (2012) Jual beli model technopreneurship perspektif hukum Islam. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
08220013_Pendahuluan.pdf

Download (510kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
08220013_Indonesia.pdf

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
08220013_Inggris.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
08220013_Arab.pdf

Download (67kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
08220013_Bab_1.pdf

Download (559kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
08220013_Bab_2.pdf

Download (899kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
08220013_Bab_3.pdf

Download (726kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
08220013_Bab_4.pdf

Download (364kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
08220013_Daftar_Pustaka.pdf

Download (208kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
08220013_Lampiran.rar

Download (1MB)

Abstract

INDONESIA:

Penggunaan teknologi jaringan internet di tingkat generasi muda pelajar dan mahasiswa saat ini sangatlah beragam. Salah satunya ialah pemanfaatan situs jejaring sosial yang tersedia pada jaringan internet untuk wirausaha, seperti Facebook, Twitter, Kaskus dan Blogspot yang dikenal dengan Technopreneurship. Technopreneruship layak dikaji dalam hukum Islam. Sebab di dalam hukum Islam, kegiatan jual beli tidak hanya mendatangkan keuntungan finansial semata, namun juga harus berdasarkan rukun dan syarat yang telah ditentukan untuk menghindari kerugian di salah satu atau kedua belah pihak yang berakad.

Dalam penelitian ini, terdapat rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimanakah perkembangan dan dampak jual beli model Technopreneurshiphingga saat ini? 2) Bagaimanakah pandangan hukum Islam terhadap jual beli model Technopreneurship?

Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian normatif. Penelitian ini juga disebut penelitian kepustakaan atau library research. Penelitian ini, termasuk ke dalam penelitian normatif yang meneliti tentang asas-asas hukum. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif analitis. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan konseptual (conceptual approach). Dalam penelitian ini metode analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2010 hingga 2011, banyak para wirausahawan-wirausahan muda yang membuat account-account pribadi atau grup yang berfungsi sebagai toko on-line, seperti distro, accesoris, catering on-line, dan baju-baju hasil karya atau yang didesain sendiri. Pada kegiatan Technopreneurship diperbolehkan karena model jual beli bentuk apapun pada dasarnya diperbolehkan oleh nash-nash dalam Al-Qur’an dan hadis, selain itu karena adanya kesepakatan atau saling ridho antara kedua belah pihak, barang/obyek jual belinya dapat diserahterimakan, serta adanya kemaslahatan dan manfaat yang terkandung di dalamnya berupa pelatihan jiwa wirausaha sejak dini.

ENGLISH:

The use of internet among students vary one of them is the use of social networking sites available on the Internet network for entrepreneurs, such as Facebook, Twitter, Kaskus and Blogspot, known as Technopreneurship. Technopreneruship is worth to observe from the angel of Islamic law. In Islamic law, buying and selling activities not only bring financial gain, but it must also be based on the pillars and conditions that have been determined to avoid loss in one or both parties who make agreement.

In this study, the problem, are: 1) What is the impact of the development and sale of Technopreneurship models? 2) How does Islamic law view the sale and purchase of the Technopreneurship models?

This study is normative research. The study also called a research library or library research. This study, examines the general principles of law. The approach is analytical normative juridical approach. This type of approach used in this study is a conceptual approach.

The results indicate that during the year 2010 to 2011, many young entrepreneurs make personal accounts or groups that serve as on-line stores, such as distro, accesoris, catering on-line, and clothes. Technopreneurship activities are allowed because whatever the model of transaction in the Qur’an and Hadith as long as the requirements are fullfilled. Some of them are the agreements between two parties, the possibility to hand goods over, and the promisery benefits.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Sudirman, Sudirman
Keywords: Generasi Muda; Teknologi; Wirausaha; Hukum Islam; Youth; Technology; Entrepreneurial; Islamic Law
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012701 al-Bai’ (incl. al-Khiyar)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Location: 18012701
Depositing User: Ratih Novitasari
Date Deposited: 07 Jun 2016 09:56
Last Modified: 07 Jun 2016 09:56
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/2688

Actions (login required)

View Item View Item