Hubungan pengetahuan tentang seks dengan intensitas perilaku seksual pranikah pada remaja di organisasi Ikatan Pelajar Mahasiswa Maluku Utara Malang (IPMA-MUM)

Ginoni, Fahriyah Harun (2012) Hubungan pengetahuan tentang seks dengan intensitas perilaku seksual pranikah pada remaja di organisasi Ikatan Pelajar Mahasiswa Maluku Utara Malang (IPMA-MUM). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
07410048_Pendahuluan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
07410048_Indonesia.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
07410048_Inggris.pdf

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
07410048_Arab.pdf

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
07410048_Bab_1.pdf

Download (366kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
07410048_Bab_2.pdf

Download (614kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
07410048_Bab_3.pdf

Download (454kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
07410048_Bab_4.pdf

Download (475kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
07410048_Bab_5.pdf

Download (239kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
07410048_Daftar_Pustaka.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
07410048_Lampiran.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Kehidupan pergaulan manusia semakin bebas terutama di kalangan remaja, sehingga banyak menimbulkan perilaku menyimpang salah satunya adalah perilaku seksual pranikah. Meningkatnya minat dan motivasi terhadap seksualitas serta rasa ingin tahu yang tinggi membuat mereka ingin mencoba-coba informasi baru yang mereka terima. Sebagai anak muda yang belum memiliki pengalaman tentang seksual, tidak jarang dorongan-dorongan seksual ini membuat remaja ingin mencoba mengekspresikannya dalam berbagai bentuk tingkah laku seksual, mulai dari berpacaran (dating), berkencan, bercumbu, sampai dengan melakukan kontak seksual. Karena minat pada seks yang semakin meningkat, remaja selalu mencari informasi yang lebih banyak tentang seks. Biasanya, mereka mencari sumber-sumber informasi seks itu bukan dari orang tuanya atau guru, karena kebanyakan mereka masih merasa malu dan takut. Remaja kebanyakan mencari informasi tentang seks dari lingkungannya, seperti teman, buku- buku, majalah-majalah, internet, dan film-film porno. Sehingga dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu sejauh mana tingkat pengetahuan remaja IPMA-MUM tentang seks?, sejauh mana tingkat intensitas perilaku seksual pranikah pada remaja IPMA-MUM?, apakah pengetahuan tentang seks mempunyai hubungan dengan intensitas perilaku seksual pranikah pada mereka?.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh manakah tingkat pengetahuan remaja IPMA-MUM tentang seks, sejauh manakah tingkat intensitas perilaku seksual pranikah pada remaja IPMA-MUM, dan apakah pengetahuan tentang seks mempunyai hubungan dengan intensitas perilaku seksual pranikah pada mereka.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian berjumlah 65 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, tes, dan instrument skala psikologi. Analisis data penelitian menggunakan korelasi corrected item total corelation dan uji daya beda aitem serta reliabilitas dengan Alpha Cronbach yang dihitung dengan bantuan program computer SPSS 16,0 for windows.

Hasil penelitian menunjukkan pada variabel pengetahuan tentang seks diperoleh; 91% mahasiswa berada pada kategori tinggi, 3% berada pada kategori sed ang, dan 6% berada pada kategori rendah. Sedangkan pada variable intensitas perilaku seksual pranikah diperoleh; 46% mahasiswa berada pada kategori tinggi, 3% berada pada kategori sedang, dan 51% berada pada kategori rendah. Uji hipotesis menunjukkan adanya korelasi yang signifikan dengan arah negatif (rxy = -0,383, sig = 0,002 < 0.05). Artinya semakin tinggi tingkat pengetahuan tentang seks maka semakin rendah tingkat intensitas perilaku seksual pranikah pada remaja IPMA-MUM. Jadi hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang seks dengan tingkat intensitas perilaku seksual pranikah pada remaja IPMA-MUM.

ENGLISH:

The association of human life freer, especially among teenagers, so it generated a lot of deviant behavior is one of premarital sexual behavior. Increased interest and motivation toward sexuality and a high curiosity makes them want to try the new information they receive. As a young man who has no experience of sexual abuse, often sexual impulses makes teens want to try to express it in various forms of sexual behavior, ranging from dating (dating), dating, making out, to have sexual contact. Because of interest in sex increases, adolescents are always looking for more information about sex. Typically, they search for sources of sex information was not from their parents or teachers, because most of them still feel ashamed and afraid. Most teenagers seek information about sex from their environment, such as friends, books, magazines, internet, and pornographic films. So the problem can be formulated in this research that the extent of knowledge of IPMA-MUM teens about sex?, The extent to which the intensity level of premarital sexual behavior in adolescents IPMA-MUM?, Whether knowledge of the sexual relationship to the intensity in their premarital sexual behavior?

This study aims to determine the extent to which the level of knowledge of IPMA-MUM teens about sex, the extent to which the intensity level of premarital sexual behavior in adolescents IPMA-MUM, and whether knowledge of the sexual relationship to the intensity in their premarital sexual behavior.

This study uses a quantitative approach. The study subjects totaled 65 people. The data was collected by the method of observation, interviews, tests, and psychological scale instrument. Analysis of research data using the corrected item total correlation and aitem test different power and reliability with a Alpha Cronbach was calculated with the help of computer program SPSS 16.0 for windows.

The results showed the knowledge of the sex variable was obtained, 91% of students are in high category, 3% in the category of being, and 6% are on a low category. While the variable intensity of premarital sexual behavior was obtained, 46% of students are in high category, 3% in the category of moderate, and 51% are at a low category. Hypothesis testing showed a significant correlation with the negative direction (rxy = -0.383, sig = 0.002 <0.05). This means that the higher the level of knowledge about sex, the lower the intensity level of premarital sexual behavior in adolescents IPMA-MUM. So the hypothesis Ho is rejected and Ha accepted, that there is a relationship between the level of knowledge about sex with a level of intensity of premarital sexual behavior in adolescents IPMA- MUM.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Ridho, Ali
Keywords: Pengetahuan Seks; Perilaku Seksual; Remaja; Sexual Knowledge; Sexual Behavior; Adolescents
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170102 Developmental Psychology and Ageing
Departement: Fakultas Psikologi
Location: 170102
Depositing User: Ratih Novitasari
Date Deposited: 28 Sep 2015 03:19
Last Modified: 28 Sep 2015 03:19
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/2179

Actions (login required)

View Item View Item