Pandangan pemilik dan karyawati perusahaan terhadap surat keputusan bersama (SKB) 3 menteri tentang peningkatan pemberian air susu ibu (ASI) selama waktu kerja di tempat kerja: Studi di Perusahaan Tahu Manalagi Karangploso Kab. Malang

Nisa', Choirun (2011) Pandangan pemilik dan karyawati perusahaan terhadap surat keputusan bersama (SKB) 3 menteri tentang peningkatan pemberian air susu ibu (ASI) selama waktu kerja di tempat kerja: Studi di Perusahaan Tahu Manalagi Karangploso Kab. Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
07210014_Pendahuluan.pdf

Download (692kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
07210014_Indonesia.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
07210014_Inggris.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
07210014_Bab_1.pdf

Download (585kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
07210014_Bab_2.pdf

Download (841kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
07210014_Bab_3.pdf

Download (457kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
07210014_Bab_4.pdf

Download (702kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
07210014_Bab_5.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
07210014_Daftar_Pustaka.pdf

Download (229kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
07210014_Lampiran.pdf

Download (501kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri ini muncul dikarenakan setiap ibu berkewajiban memberikan ASI kepada anaknya, begitu pula setiap anak berhak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik fisik, mental, spiritual, maupun kecerdasan untuk mewujudkan kehidupan terbaik bagi anak. Faktanya 80% perkembangan otak anak dimulai sejak dalam kandungan hingga berusia 3 tahun (periode emas), sehingga diperlukan pemberian ASI eksklusif selama minimal 6 bulan dan diteruskan hingga anak berusia 2 tahun. Oleh karena itu setiap karyawati/buruh perempuan harus diberi kesempatan sepatutnya untuk memberikan ASI kepada anaknya atau memerah ASI selama waktu kerja di tempat kerja. Tak terlepas pula bagi para pemilik Perusahaan dan para karyawatinya sebagai objek dalam penelitian ini juga merupakan sosok yang memiliki andil besar dalam praktek perjalanan terbentuknya SKB tersebut.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pandangan pemilik dan karyawati pabrik tentang Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai peningkatan pemberian ASI bagi tenaga kerja di tempat kerja dan Implementasi SKB 3 Menteri tersebut di pabrik tahu "manalagi"Karangploso Malang.

Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian field research. Data yang dikumpulkan berupa data primer melalui teknik wawancara dan data sekunder yang dilakukan dengan teknik dokumentasi. Dan dalam pengecekan keabsahan data menggunakan trianggulasi Untuk selanjutnya di analis dengan metode deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya pemilik perusahaan Tahu Manalagi Karangploso Kabupaten Malang setuju terhadap SKB 3 menteri tentang peningkatan pemberian ASI bagi karyawati di tempat kerja atau perusahaan, Sedangkan bagi karyawati memandang SKB dianggap sebagai perlindungan dan penegakan terhadap hak anak dalam memperoleh ASI. Di pabrik tahu Manalagi juga telah mengimplementasikan SKB 3 menteri tentang ASI seperti pemilik pabrik membolehkan para karyawatinya untuk membawa anak ke perusahaan tahu Manalagi, pemilik pabrik tahu juga memberikan tempat istirahat untuk para karyawati yang ingin menyusui anak-anak mereka. Jadi para karyawati masih dapat menyusui anak-anak mereka tanpa meninggalkan pekerjaan di perusahaan. Meskipun memang belum maksimal sesuai prosedur dalam isi SKB tersebut. Namun kedepannya Pemilik Pabrik akan menerapkan SKB tersebut.

ENGLISH:

Decree with this 3 minister emerge because every mother is obliged to give ASI to its child, so also every child is entitled to grow and expand in an optimal fashion either physical, mental, spiritual, and also intelligence to realize best life to child. Its fact 80% growth of child brain started since in content till have age to 3 year (period of gold), is so that needed by giving of exclusive ASI during minimizing 6 months and continued till child have age to 2 year. Therefore, every workingwoman/ woman labor has to give by opportunity deservedly to give ASI to child or squeeze ASI during work time at workplace. Thus also to all owner of company and all its workingwoman as object in this research also represent big contribution owning in practice journey forming of its SKB.

This research aim to explain owner and factory workingwoman view about decree with 3 minister (SKB) regarding the make-up of giving of ASI to labor at workplace and implementation of SKB 3 the minister in soybean cake factory "manalagi" Karangploso Sub-Province of Malang.

This research use qualitative approach with type research of field of research. Collected data in the form of primary data through technique of interview and of secondary data conducted technique documentation. And in checking of authenticity of data is use triangulation. Hereinafter analyzed with descriptive qualitative method.

Result of research indicate that owner of company of soybean cake of manalagi Karangploso Sub-Province of Malang agree to SKB 3 minister about make-up of giving of ASI to employees at workplace or company. While to workingwoman look into SKB as protection and straightening of to children right in obtaining ASI. in factory soybean cake of manalagi have also implementing of SKB 3 minister about ASI like fabric owner enable all workingwoman to bring child to company of soybean cake of manalagi, fabric owner know also give opportunity of a rest place to all workingwoman which wish to suckle its child. So that all workingwoman admit can still suckle their child without leaving work in company. Although its not yet maximal as according to procedure in content of SKB. But forwards fabric owner will apply the SKB.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Anam, Khoirul
Keywords: Pemilik Perusahaan; Karyawati; SKB3 Menteri; Owner of Company; Workingwoman; ASI;
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012899 Islamic Family Law not elsewhere classified
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Location: 18012899
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 08 Sep 2015 01:42
Last Modified: 08 Sep 2015 01:42
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1919

Actions (login required)

View Item View Item