Tradisi langkahan dalam perspektif hukum Islam: Studi di Dusun Ngringin, Desa Jatipurwo, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

Widyastuti, Widyastuti (2011) Tradisi langkahan dalam perspektif hukum Islam: Studi di Dusun Ngringin, Desa Jatipurwo, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
07210093_Pendahuluan.pdf

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
07210093_Indonesia.pdf

Download (13kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
07210093_Inggris.pdf

Download (12kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
07210093_Bab_1.pdf

Download (231kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
07210093_Bab_2.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
07210093_Bab_3.pdf

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
07210093_Bab_4.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
07210093_Bab_5.pdf

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
07210093_Daftar_Pustaka.pdf

Download (17kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
07210093_Lampiran.pdf

Download (596kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Permasalahan dalam penelitian ini, terletak pada dua titik pembahasan, yaitu: Tradisi Langkahan dalam pandangan masyarakat Dusun Ngringin, Desa Jatipurwo, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Surakarta. Menggali persepsi masyarakat tentang tradisi yang berjalan dalam lingkup objek penelitian. Kedua, ketaatan masyarakat terhadap tradisi langkahan, transparasi masyarakat menerima tradisi langkahan yang merupakan salah satu rangkaian upacara adat perkawianan yang berlaku.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih dalam mengapa masyarakat masih melestarikan dan melaksanakan tradisi langkahan ini, serta bagaimana pandangan hukum islam mengenai tradisi langkahan ini.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif atau Naturalistik, yaitu pendekatan penelitian yang menjawab permasalahan penelitianya memerlukan pemahaman secara mendalam dan menyeluruh mengenai objek yang diteliti. Dari segi sifatnya penelitian ini bersifat deskriptif yaitu analisis yang mengambarkan atau melukiskan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diteliti. Ada dua media pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: wawancara dan dokumentasi, sedangkan mentode pengolahan data melalui beberapa tahap hingga menghasilkan data yang akurat, yaitu: editing, classifiying, verifying, analyzing dalam analyzing menggunakan metode triangulangsi, concluding.

Fokus bahasan dalam penelitian ini adalah mengenai tradisi Langkahan, peneliti mendeskripsikan bagaimana tradisi langkahan yang berkembang dalam masyarakat Dusun Ngringin, mengenai tata cara pelaksanaan, persyaratan, dan perlengkapan yang digunakan, pelaksanaan dan mitos-mitos yang menjadi dasar dilestarikannya tradisi langkahan ini. Dan menganalisisnya menggunkan hukum fiqih dan Kompilasi Hukum Islam yang menjadi dasar hukum pernikahan dalam ajaran agama Islam.

Data yang diperoleh peneliti dari berbagai informan memiliki dua persepsi, yaitu: pro terhadap tradisi langkahan yaitu dari kalangan kejawen yang dipercayai dengan adanya tradisi langkahan ini akan menjauhkan keluarga dari mitos-mitos yang ada dalam masyarakat. Kontra dari para tokoh agama yang memandang tradisi ini tidak ada dalam ajaran agama Islam. Namun trasisi ini bukanlah hal yang menyimpang dari ajaran agama yang menyebabkan kemusyrikan hanya sebatas penghormatan kepada saudara tua.

ENGLISH:

The problem of this research is focused to two main explanations, those are: the citizen’s of dusun Ngringin perspective toward Langkahan tradition in Desa Jatipurwo, Kecamatan Jatiporo, Kabupaten Karanganyar, Surakarta. This research means to dig the information deeper about citizen’s perception toward the tradition. The second is the obedient of citizen to held Langkahan tradition, and it’s transparency that accepted Langkahan tradition as Javanese wedding ceremony tradition.

The purpose of this research is to get deeper knowledge about the reason behind citizens obedient in holding Langkahan tradition, and for knowing the Islamic law’s perspective for this tradition.

This research is using qualitative method also known as Naturalistic that use its approach to answer the problem of research with deepening understanding about object of research. From the research characteristic, this research is called descriptive, that is the analysis that draws systematically, factual and keeps the data accuracy of the facts and the relation between researched phenomena. The collecting data method used in this research is interview and documentation, while the analysis data of this research is used through some step so that result in accurate data. The steps are: editing, classifying, verifying, analyzing using triangulasi method and concluding.

The main focus in this research is about Langkahan tradition; researcher describes how this tradition is developed in society of Dusun Ngringin, and also describes how the tradition is held, step by step to hold this tradition and the tools needed for it and the myths that became the basic believed to hold this tradition. The last main focus in this research is to analyze this tradition according fiqh, and Islamic law compilation that became the basic of marriage law in Islamic taught.

The data collected by researcher are coming from many different informants that represented two perception of Langkahan tradition, the first is informant that believed and supported Langkahan tradition, because they believed that this tradition is giving the benefit to the family and to avoid bad luck. The second is the religion figure that believed that there is no such tradition as Langkahan in Islam, but this transition is not a deviance in Islamic believes that caused polytheism, but it is held just for honoring the elder sister.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fadil, Fadil
Keywords: Tradisi; Hukum Islam; Tradition; Islamic Law; Langkahan
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012829 Islamic Family Issues & Local Tradition
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Location: 18012829
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 08 Sep 2015 01:38
Last Modified: 08 Sep 2015 01:38
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1916

Actions (login required)

View Item View Item