Korelasi antara perubahan organisasi dengan stres kerja di Divisi Munisi PT. Pindad (Persero) Turen Malang

Rahardian, Bagus Ryan (2013) Korelasi antara perubahan organisasi dengan stres kerja di Divisi Munisi PT. Pindad (Persero) Turen Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
08410037_Pendahuluan.pdf

Download (560kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
08410037_Indonesia.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
08410037_Inggris.pdf

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
08410037_Arab.pdf

Download (239kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
08410037_Bab_1.pdf

Download (304kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
08410037_Bab_2.pdf

Download (684kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
08410037_Bab_3.pdf

Download (547kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
08410037_Bab_4.pdf

Download (655kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
08410037_Bab_5.pdf

Download (299kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
08410037_Daftar_Pustaka.pdf

Download (162kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
08410037_Lampiran.rar

Download (717kB)

Abstract

INDONESIA:

Perubahan selalu akan di ikuti oleh manusia yang hidup dan merupakan suatu langkah menuju arah yang lebih baik. Langkah itu juga di ikuti oleh perusahaan yang bergerak dibidang militer yang berada di Turen Malang. Perusahaan tersebut telah melakukan perubahan terhadap organisasinya, dimana perusahan mengembangkan kembali struktur organisasi namun juga mengurangi orang yang bekerja di perusahaan tersebut. Divisi Munisi PT. Pindad (Persero) Turen Malang melakukan perubahan demi mengikuti perkembangan jaman.

Menurut tokoh Winardi (2005:2) Perubahan organisasi adalah beralihnya suatu organisasi dari kondisi yang berlaku kini menuju kondisi yang akan datang menurut yang di inginkan guna meningkatkan efektifitasnya. Sedangkan Factor pendorong perubahan organisasi menurut Sobirin(2005:2) ada dua yaitu faktor ekstern seperti perubahan teknologi dan semakin terintegrasinya ekonomi internasional serta faktor intern organisasi yang mencakup dua hal pokok yaitu (1) perubahan perangkat keras organisasi (hard system tools) (2) Perubahan perangkat lunak organisasi (soft system tools) atau perubahan kultural.

Tujuan dari penelitian ini adalah (1)Untuk mengetahui tingkat perubahan organisasi yang dilakukan oleh Divmu PT. Pindad(Persero). (2)Untuk mengetahui tingkat stress kerja yang dialami oleh karyawan Divmu PT. Pindad (Persero). (3)Untuk menegetahui korelasi antara perubahan organisasi dengan stress kerja pada karyawan di Divmu PT. Pindad (Persero). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan dua variabel, variable bebas (X) adalah perubahan organisasi dan variabel terikat (Y) adalah stress kerja. Dalam penelitian ini sampel yang diambil berjumlah 80 orang karyawan. Skala yang digunakan adalah dengan skala likert dan teknik sampling yang digunakan untuk penelitian ini adalah teknik random. Perhitungan yang digunakan adalah korelasi product momen dengan dibantu dengan software SPSS 16.0 for windows.

Hasil dari penelitian ini perubahan organisasi yang dialami oleh para karyawan dari 80 responden, 9 karyawan (11,25%) mengalami dampak perubahan organisasi yang tinggi, 61 karyawan (76,25%) mengalami dampak perubahan organisasi yang sedang, dan 10 karyawan (12,5%) meng alami dampak perubahan organisasi yang rendah. Sedangkan stress kerja yang di alami karyawan yang ada di Divisi Munisi PT. Pindad (Persero) Turen Malang. Dari 80 responden 2 karyawan mengalami stress kerja tinggi, 16 karyawan mengalami stress kerja yang sedang, dan 53 karyawan mengalami stress kerja yang rendah dan 9 karyawan mengalami stress kerja yang lemah. Besar korelasi yang didapatkan adalah - 0.430. Nilai ini lebih tinggi dari r tabel dengan n=80 yang sebesar 0.220. Signifikansi hasil korelasi yang didapatkan adalah sebesar 0.000. r hitung > r tabel dan signifikansi < alpha 0.05 maka terbukti terdapat korelasi yang disignifikan antara perubahan organisasi dengan stress kerja. Tanda koefisien korelasi yang negative menunjukkan bahwa hubungan yang terbentuk adalah hubungan yang berlawanan arah, di mana berarti semakin baik perubahan organisasi maka stress kerja akan semakin rendah. Jadi hipotesis yang di ajukan dalam penelitian ini adalah ditolak.

ENGLISH:

Changing will be always followed by human who lives and it is a step to gain better future. The step is also followed by factory which works in military sector such as in Turen Malang. The factory has already made changing in its organization where it not only develops the structural organization back but also reduces the employees there. Munition Division of PT. Pindad (Persero) Turen Malang does changing for following world development.

According to Winardi (2005:2) changing organization is organization movement from present condition to future condition occurred which is wanted for improving its effectiveness. While supporting factor of changing organization, Sobirin (2005:2) states that it consists of two factors: extern such as technology changing and more integrated international economic. Then, intern organization which covers two main elements. Those are (1) changing of hard system tools (2) changing of soft system tools.

The purposes of this research are (1) For investigating organization level changing which is done by Divmu PT. Pindad (Persero). (2) For investigating stress level of work which is experienced by the employees in Divmu PT. Pindad (Persero). (3) For investigating the correlation between organization level changing and stress level of work in Divmu PT. Pindad (Persero). This research applies descriptive quantitative by using two variables, free variable (X) is changing of organization and bound variable (Y) is work stress. This research takes 80 employees as the sample. It employs likert scale and sampling technique (random). Count system which is employed is product moment correlation and it is helped by software SPSS 16.0 for windows.

The results of this research show that organization changing which is experienced by 80 respondent: 9 employees (11,25%) experience the effect of high level organization changing, 61 employees (76,25%) experience the effect of average level organization changing, and 10 employees (12,5%) experience the effect of low level organization changing. Meanwhile, work stress which is experienced by 80 respondent show that 2 employees experience high work stress level, 16 employees experience average work stress level, 53 employees experience low work stress level, and 9 employees experience weak work stress level. The number of correlation which is obtained is -0.430. This value is higher from r table with n=80(0.220). Significant result of the correlation which is obtained is 0.000. r count > r table and significance < alpha 0.05 therefore it is proved that there is correlation which is significant between organization changing and stress work. Coefficient correlation negative sign shows that the relation made is relation of contradictory direction where better organization changing, so lower work stress. Therefore the hypothesis which is purposed is rejected.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Kurniawati, Endah
Keywords: Perubahan Organisasi Dengan Stress Kerja; Organization Changing and Stress Work
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170107 Industrial and Organisational Psychology
Departement: Fakultas Psikologi
Location: 170107
Depositing User: Dwi Aprilia Gendhis
Date Deposited: 11 Sep 2015 02:52
Last Modified: 11 Sep 2015 02:52
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1844

Actions (login required)

View Item View Item