Responsive Banner

Pengaruh komunikasi organisasi terhadap prestasi belajar santri Di Pondok Pesantren Modern Darussalam Lawang – Malang

Sofyan, Adi Hendra (2015) Pengaruh komunikasi organisasi terhadap prestasi belajar santri Di Pondok Pesantren Modern Darussalam Lawang – Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
08510131_Pendahuluan.pdf

Download (636kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
08510131_Indonesia.pdf

Download (50kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
08510131_Inggris.pdf

Download (79kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
08510131_Arab.pdf

Download (319kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
08510131_Bab_1.pdf

Download (327kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
08510131_Bab_2.pdf

Download (627kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
08510131_Bab_3.pdf

Download (557kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
08510131_Bab_4.pdf

Download (659kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
08510131_Bab_5.pdf

Download (231kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
08510131_Daftar Pustaka.pdf

Download (241kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
08510131_Lampiran.rar

Download (194kB)
[img]
Preview
Text (Summary)
08510131_Ringkasan.pdf

Download (350kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Pada hakikatnya manusia memerlukan komunikasi dalam berhubungan dengan orang lain. Komunikasi adalah faktor terpenting dalam interaksi antar manusia secara individu maupun antar individu dengan kelompok organisasi atau lembaga. Tanpa komunikasi, fungsi organisasi tidak akan mungkin berjalan. Jadi komunikasi adalah jantung sebuah organisasi maupun lembaga. Jika dikaitkan dengan kehidupan suatu organisasi atau lembaga, maka komunikasi yang berlangsung didalamnya disebut komunikasi organisasi yang merupakan arus informasi. Didalam suatu lembaga pendidikan kajian terhadap komunikasi organisasi merupakan hal yang paling relevan dalam mencapai tujuan utama yang diharapkan adalah meningkatkan prestasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah komunikasi organisasi berpengaruh simultan dan secara parsial terhadap prestasi belajar santri.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan datanya menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistic (berhubungan dengan angka-angka), dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan secara sistematis dengan fokus penelitian komunikasi organisasi yang terdiri dari komukasi vertikal, horizontal, informal terhadap prestasi belajar. Dalam penelitian ini metode pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS for Windows versi 20.0, model analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.

Hasil analisis variabel Komunikasi Vertikal, Komunikasi Horisontal, dan Komunikasi Informal secara bersama-sama mempunyai pengaruh simultan yang signifikan terhadap Prestasi belajar. Secara parsial, Komunikasi Horisontal memiliki nilai t hitung sebesar 2,448 dengan koefisien beta 0,467 paling besar dan signifikan serta berpengaruh terhadap Prestasi belajar, dibandingkan dengan Komunikasi Vertikal yang hanya memiliki nilai t hitung 0,902 dengan koefisien beta 0,163 dan Komunikasi Informal 0,570 dengan koefisien beta 0,086, sehingga komunikasi vertikal dan komunikasi informal tidak signifikan serta belum cukup bukti untuk menyatakan secara parsial.

ENGLISH:

Humans basically require communication in dealing with others. It becomes the most important factor in the interaction between two individuals and among individuals in an organization or institution. Without it, it is impossible for organization to run its function. In other words, communication is the key element of an organization or institution. Related to the life of an organization or institution, the organizational communication occurring inside is as information flow. In an educational institution, communication is the most relevant thing to study to realize its main purpose to improve students’ achievement. The study aims at determining whether organizational communication has a partially and simultaneous effect on students’ learning achievement.

The study employs a quantitative approach to examine a certain population or sample. Its data collection uses research instruments analyzed using a quantitative or statistic data analysis (related to numbers) to test its hypothesis. The focus of the research is the influence of informal vertical and horizontal communications on learning achievement. In analyzing data, the researcher employs SPSS for Windows 20.0 to carry out a multiple linear regression analysis.

The results show that Vertical Communications, Horizontal Communication, and Informal Communication variables simultaneously have significant influence on learning achievement. Partially, the t value of Horizontal Communication is 2.448 and its beta coefficient is 0.467. It becomes the largest and the most significant effect on the achievement. Vertical Communication has a smaller effect and only has a t value of 0.902 and a beta coefficient of 0.163. The t value of Informal Communications is 0.570 and its beta coefficient is 0.086. Therefore, vertical and informal communication have no significant influence on students’ achievement and there is no enough evidence to affirm the influence partially.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Supriyanto, Achmad Sani
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSupriyanto, Achmad SaniUNSPECIFIED
Keywords: Komunikasi Organisasi; Prestasi Belajar; Organizational Communication; Learning Achievement
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1503 Business and Management > 150312 Organisational Planning and Management
Departement: Fakultas Ekonomi > Jurusan Manajemen
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 17 Aug 2015 08:53
Last Modified: 17 Aug 2015 08:53
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1461

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item