Responsive Banner

Pengaruh religiusitas, literasi non-keuangan, dan kepercayaan terhadap keputusan pembiayaan di bank syariah yang dimediasi minat: Studi pada masyarakat di Desa Rejoagung, Ngoro, Jombang

Zaenal Aripin, Muhammad (2026) Pengaruh religiusitas, literasi non-keuangan, dan kepercayaan terhadap keputusan pembiayaan di bank syariah yang dimediasi minat: Studi pada masyarakat di Desa Rejoagung, Ngoro, Jombang. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
240504210019.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

(3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Penelitian ini berangkat dari sebuah paradoks yang menarik: religiusitas masyarakat pedesaan yang kuat ternyata tidak serta-merta berbanding lurus dengan besarnya minat mereka menggunakan pembiayaan bank syariah. Studi ini menelusuri bagaimana religiusitas, literasi non-keuangan, dan kepercayaan membentuk keputusan pembiayaan syariah, baik secara langsung maupun melalui minat sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada masyarakat Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik simple random sampling. Data dihimpun melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) berbantuan SmartPLS.

Hasil penelitian mengungkap bahwa religiusitas dan literasi non-keuangan tidak serta-merta mendorong keputusan pembiayaan secara langsung; pengaruh keduanya baru terasa nyata setelah lebih dahulu menumbuhkan minat masyarakat. Sebaliknya, kepercayaan terbukti mampu mendorong keputusan pembiayaan secara langsung sekaligus melalui minat. Minat sendiri terbukti menjadi jembatan penting yang menghubungkan nilai religius, pemahaman non-keuangan, dan kepercayaan dengan keputusan pembiayaan yang sesungguhnya.

Temuan ini menegaskan bahwa keputusan menggunakan pembiayaan syariah pada masyarakat pedesaan bukan hasil instan dari kesalehan semata, melainkan proses bertahap yang melibatkan pemahaman, keyakinan institusional, dan kesiapan psikologis. Bank syariah perlu membangun kepercayaan dan literasi masyarakat secara bersamaan agar nilai religius dapat benar-benar terkonversi menjadi keputusan pembiayaan yang nyata.

ENGLISH:

This study begins with a striking paradox: strong religious devotion in a rural community does not automatically translate into a proportionate appetite for Islamic bank financing. It examines how religiosity, non-financial literacy, and trust shape financing decisions, both directly and through interest as a mediating variable. The research was conducted among residents of Rejoagung Village, Ngoro Subdistrict, Jombang Regency, using an explanatory quantitative approach with simple random sampling. Data were gathered through a Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS.

The findings reveal that religiosity and non-financial literacy do not directly drive financing decisions; their influence only becomes tangible once they first cultivate interest. Trust, by contrast, proves capable of shaping financing decisions both directly and through interest. Interest itself emerges as the critical bridge connecting religious values, procedural understanding, and institutional trust to the actual decision to finance.

These results affirm that choosing Islamic financing in rural communities is not an instant outcome of piety alone, but a gradual process shaped by understanding, institutional confidence, and psychological readiness. Islamic banks must therefore cultivate trust and literacy in tandem, so that religious values can genuinely translate into real financing decisions.

ARABIC:

تنطلق هذه الدراسة من مفارقة لافتة: التدين القوي في المجتمعات الريفية لا يتحول تلقائيًا إلى إقبال متناسب على التمويل المصرفي الإسلامي. وتبحث الدراسة في كيفية تشكيل التدين والمعرفة غير المالية والثقة لقرارات التمويل، سواء بشكل مباشر أو من خلال الاهتمام بوصفه متغيرًا وسيطًا. أُجريت الدراسة بين سكان قرية رجوأغونغ، بمنطقة نغورو الفرعية، محافظة جومبانغ، باستخدام منهج كمي تفسيري واعتماد أسلوب المعاينة العشوائية البسيطة. وجُمعت البيانات عبر استبانة وفق مقياس ليكرت، وحُللت باستخدام نمذجة المعادلة البنائية بطريقة المربعات الصغرى الجزئية (SEM-PLS) بواسطة برنامج SmartPLS.

وتكشف النتائج أن التدين والمعرفة غير المالية لا يدفعان قرار التمويل مباشرة، بل يظهر أثرهما فقط بعد أن يُنمِّيا الاهتمام لدى الأفراد أولًا. في المقابل، أثبتت الثقة قدرتها على التأثير في قرار التمويل بشكل مباشر وغير مباشر عبر الاهتمام في آن واحد. ويتضح أن الاهتمام يمثل الجسر الجوهري الذي يربط القيم الدينية والفهم الإجرائي والثقة المؤسسية بقرار التمويل الفعلي.

وتؤكد هذه النتائج أن اختيار التمويل الإسلامي في المجتمعات الريفية ليس نتيجة فورية للورع وحده، بل عملية تدريجية تتشكل عبر الفهم والثقة المؤسسية والاستعداد النفسي. لذا ينبغي للبنوك الإسلامية أن تبني الثقة والمعرفة لدى المجتمع في آن معًا، حتى تتحول القيم الدينية فعليًا إلى قرارات تمويل حقيقية

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Hasan, Irmayanti and Ekowati, Vivin Maharani
Keywords: religiusitas; literasi non-keuangan; kepercayaan; minat; keputusan pembiayaan; bank syariah; religiosity; non-financial literacy; trust; interest; financing decision; islamic bank; الالتزام الديني; الثقافة غير المالية; الثقة; الرغبة; قرار التمويل; البنك الإسلامي
Subjects: 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140207 Financial Economics
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister Ekonomi Syariah
Depositing User: Muhammad Zaenal Aripin
Date Deposited: 06 Jul 2026 09:09
Last Modified: 06 Jul 2026 09:09
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/88816

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item