Adani, Amalia Tiara (2025) Analisis pengaruh polifarmasi terhadap risiko jatuh pada jemaah haji lansia. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
220703110059.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only until 30 December 2027. (2MB) | Request a copy |
Abstract
INDONESIA:
Polifarmasi dengan Fall Risk Increasing Drugs (FRID) merupakan salah satu tantangan yang sering dihadapi oleh pasien lansia, terutama jemaah haji yang memiliki masalah kesehatan kompleks karena dapat meningkatkan risiko efek samping, termasuk risiko jatuh. Kondisi ini menjadi perhatian penting karena aktivitas fisik selama ibadah haji menuntut kestabilan tubuh yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh polifarmasi terhadap risiko jatuh pada jemaah haji lansia di Kota Batu. Metode yang digunakan yakni analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Analisis statistik yang digunakan yakni analisis regresi linier sederhana. Pengumpulan data dilakukan pada 23 responden dari 186 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan adalah Falls Efficacy Scale–International (FES-I) berbahasa Indonesia yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara polifarmasi terhadap risiko jatuh (p < 0,001, R = 0,793). Hasil ini menunjukkan korelasi positif yang kuat, di mana semakin banyak obat yang dikonsumsi pasien, semakin tinggi risiko jatuhnya, terutama ketika obat yang digunakan tergolong Fall Risk Increasing Drugs. Dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa polifarmasi dengan Fall Risk Increasing Drugs (FRID) memiliki pengaruh yang besar dan Polifarmasi dengan Fall Risk Increasing Drugs (FRID) merupakan salah satu tantangan yang sering dihadapi oleh pasien lansia, terutama jemaah haji yang memiliki masalah kesehatan kompleks karena dapat meningkatkan risiko efek samping, termasuk risiko jatuh. Kondisi ini menjadi perhatian penting karena aktivitas fisik selama ibadah haji menuntut kestabilan tubuh yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh polifarmasi terhadap risiko jatuh pada jemaah haji lansia di Kota Batu. Metode yang digunakan yakni analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Analisis statistik yang digunakan yakni analisis regresi linier sederhana. Pengumpulan data dilakukan pada 23 responden dari 186 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan adalah Falls Efficacy Scale–International (FES-I) berbahasa Indonesia yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara polifarmasi terhadap risiko jatuh (p < 0,001, R = 0,793). Hasil ini menunjukkan korelasi positif yang kuat, di mana semakin banyak obat yang dikonsumsi pasien, semakin tinggi risiko jatuhnya, terutama ketika obat yang digunakan tergolong Fall Risk Increasing Drugs. Dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa polifarmasi dengan Fall Risk Increasing Drugs (FRID) memiliki pengaruh yang besar dan kuat terhadap peningkatan risiko jatuh pada jemaah haji lansia. Apoteker perlu memantau pengobatan untuk meminimalkan efek samping pada jemaah haji lanjut usia. kuat terhadap peningkatan risiko jatuh pada jemaah haji lansia. Apoteker perlu memantau pengobatan untuk meminimalkan efek samping pada jemaah haji lanjut usia.
ENGLISH:
Polypharmacy with Fall Risk Increasing Drugs is one of the challenges that usually faced of elderly patients, especially pilgrims that have complex healthy problem because it can be increasing of side effect risks, including of fall risk. This condition become the important attention because physical activities during pilgrimage demands of good physical balancing. This research aims to analyze the influences of Polypharmacy towards the fall risk of elderly pilgrims in Batu City. The Method used is correlational analytic with an approach cross-sectional. The statistical analysis used is simple linear regression analysis. Data collection was collected on 23 respondents out of 186 respondent that fill the criterias of inclusion and exclusion. The Instrument used is Falls Efficacy Scale–International (FES-I) by using valid and reliable Indonesian. The results showed a significant effect of polypharmacy on the risk of falling (p < 0.001, R = 0.793). These results indicate a strong positive correlation, whereby the more drugs a Patient takes, the higher their risk of falling, especially when the drugs used are classified as Fall Risk Increasing Drugs. In this research, indicates that polypharmacy with Fall Risk Increasing Drugs (FRID) has significant effects of of the fall risk on elderly pilgrims. It is necessary for pharmacists to monitor medication to minimize side effects in elderly pilgrims.
ARABIC:
الماجستير. عدني، أ.ت. يعدّ تعدد الأدوية مع الأدوية التي تزيد من خطر السقوط (FRID) من ما يمثل التحديات الشائعة التي يواجهها المرضى المسنون، وخاصة الحجاج الذين يعانون من مشاكل صحية معقدة، لأنه يمكن أن يزيد من خطر الآثار الجانبية، من ضمنه خطر السقوط. كما تُعد هذه الحالة مدعاة للانتباه لأنها تقتضى وتتطلب توازنًا جيدًا للجسم أثناء النشاط البدني في أداء مناسك الحج. يستهدف هذا البحث إلى تحليل تأثير تعدد الأدوية على خطر السقوط لدى الحجاج المسنين في مدينة باتو Batu. الطريقة المستخدمة هي التحليل الترابطي مع منهجية مقطعية. تم جمع البيانات من 23 مشاركًا استوفوا معايير الإدراج والاستبعاد. الأداة المستخدمة هي مقياس فعالية السقوط الدولي (FES-I) باللغة الإندونيسية، والذي يعتبر صالحًا وموثوقًا. أظهرت نتائج البحث وجود تأثير معنوي بين تعدد الأدوية وخطر السقوط بقيمة معنوية < 0.001، وقيمة t المحسوبة (5.970) > t الجدولي (2.079). وتشير قيمة معامل الارتباط (R) البالغة 0.793 إلى وجود علاقة قوية، مع معامل التحديد (R²) البالغ 0.629، مما يعني أن تعدد الأدوية يؤثر بنسبة 62.9٪ على خطر السقوط لدى الحجاج كبار السن، بينما تعتمد النسبة المتبقية 37.1٪ على عوامل أخرى. ويدل هذا البحث على أن تعدد الأدوية مع أدوية زيادة خطر السقوط (FRID) له تأثير كبير وقوي على زيادة خطر السقوط لدى الحجاج المسنين.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Supervisor: | Febriyanti, Alifia Putri and Syarifuddin, Sadli |
| Keywords: | Polifarmasi; Lansia; Jemaah Haji; FRID; FES-I |
| Subjects: | 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111708 Health and Community Services |
| Departement: | Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Farmasi |
| Depositing User: | Amalia Tiara Adani |
| Date Deposited: | 01 Jan 2026 19:31 |
| Last Modified: | 01 Jan 2026 19:31 |
| URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/82372 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |
