Ramadhan, Muhammad Alif Ilham (2019) Permohonan perubahan biodata akta nikah karena murtad: Studi putusan perkara nomor 0084/Pdt.P/2019/PA.Kab.Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
![]() |
Text (Fulltext)
13210100.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (3MB) |
Abstract
INDONESIA:
Permohonan perubahan biodata yang ditujukan ke Pengadilan Agama Kabupaten Malang sejatinya merupakan perkara sederhana, permohonan Perkara Nomor 0084/Pdt.P/2019/PA. KAB.MLG menjadi menarik dikaji dikarenakan para pemohon baik suami dan istri telah berpindah Agama dan pada melangsungkan perkawinan di KUA terjadi kesalahan pencatatan pada nama pasangan suami istri tersebut. Dalam putusan perkara ini majlis Hakim menolak putusan tersebut, namun terjadi dissenting opinion, Ketua Majelis Hakim dalam pertimbangannya menerima permohonan tersebut, sedangkan dua hakim anggotanya menolak perkara tersebut.
Penelitian ini berujuan untuk mendeskripsikan Pandangan Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Malang terkait Permohonan Perubahan Biodata Karena Murtad Dalam Putusan Perkara Nomor 0084/Pdt.P/2019/PA.Kab Malang dan menganalisa legal standing para pemohon pada perkara ini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris, pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif. Dalam metode pengumpulan data peneliti menggunakan metode wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Editing, klarifikasi, verifikasi¸ analisis, dan pembuatan kesimpulan.
Berdasarkan hasil riset, peneliti menemukan bahwa pandangan hakim Pengadilan Agama Kabupaten Malang terhadap permohonan Perkara Nomor 0084/Pdt.P/2019/PA. KAB.MLG adalah terdapat hakim yang menolak perkara ini atas dasar secara hukum Islam pernikahan mereka telah fasakh atau batal dan buku nikah yang mereka ajukan telah batal demi hukum. Sedangakan Hakim yang menerima perkara ini berpandangan para pemohon berhak untuk mencari keadilan di Pengadilan Agama Kab. Malang atas dasar yang dijadikan acuan adalah peristiwa hukum di awal yaitu pernikahan di KUA dibuktikan adanya buku nikah maka penyelesaian perkaranya di Pengadilan Agama dan yang dilihat adalah kebenaran formil bukan kebenaran materil. Adapun legal standing para pemohon, Hakim yang menolak menyatakan bahwa para pemohon tidak memiliki legal standing dikarenakan sudah tidak berstatus Islam hal ini bertentangan dengan asas personalitas ke Islaman dan pernikahan mereka telah Fasakh. Sedangakan Hakim yang menerima menyatakan bahwa para pemohon memiliki legal standing berdasarkan kewenangan absolut dan relatif. Secara absolut para pemohon memiliki legal standing karena secara formil mereka masih Islam dan mengacu pada isi surat Mahkamah Agung tanggal 31 Agustus 1983 ditujukan Pengadilan Tinggi Ujung Pandang yang intinya kewenangan Pengadilan Agama dilihat pada hukum di awal pernikahan. Secara kewenangan relatif, para pemohon berdomisili di kabupaten Malang.
ENGLISH:
Application for change of Biodata addressed to the religious court of Malang District is actually a simple matter, application of the number 0084/PDT. P/2019/PA. Kab. MLG became interesting to be examined because the applicants both husband and wife have converted to religion and in marriage in the KUA there is an error recording in the name of the spouse of the husband. In this case the judge rejected the ruling, but there was a dissentinng opinion, the Chairman of the Council of judges in his consideration of accepting the request, while the two judges rejected the matter
This research is threaded to describe the view of the judges religious Court of Malang in relation to the application for change of Biodata due to apostate in case Decision No. 0084/Pdt. P/2019/PA. District of Malang and analyzes the legal standing of the applicant in this matter. This research uses the type of empirical research, the approach used is a qualitative approach. In the method of collecting the researchers data using interview methods, and documentation. Then the obtained data is analyzed using the Editing method, clarification, verification ̧ analysis, and the creation of conclusions.
Based on the results of the research, researchers found that the view of judges of the District religious Court of Malang against the petition number 0084/PDT. P/2019/PA. Kab. MLG is a judge who rejects this matter on the basis of Islamic law their marriage has been for or void and the book of marriage they have filed has been null and void. In the case of the judges who accept this, the applicant has the right to seek justice in the Kab religious court. As for the legal standing of the applicant, the judge refused to declare that the applicants do not have legal standin because it is not Islamic status is contrary to the principle of personality to Islaman and their marriage has Fasakh. The receiving judge states that the applicant has a legal standing based on absolute and relative authority. In absolute the applicant has a legal standing because formil they are still Muslim and refers to the contents of the letter of the Supreme Court dated 31 August 1983 addressed the Supreme Court of the point of view which is essentially the authority of the religious court seen in law in Early marriage. By relative authority, the applicant domiciled in Malang District
ARABIC:
طلب تغيير شهادة الزواج الموجهة إلى المحكمة الدينية في مقاطعه مالانغ هو في الواقع مساله بسيطه, وتطبيق عدد 0084/PDT. P/2019/PA. KAB. MLG. أصبحت مثيره للاهتمام ليتم فحصها لان المتقدمين علي حد سواء الزوج والزوجة قد تحولت إلى الدين والزواج في KUA هناك خطا تسجيل باسم زوج الزوج. وفي هذه القضية ، رفض القاضي الحكم ، ولكن كان هناك راي بشانه ، هو رئيس مجلس القضاة عند نظره في قبول الطلب ، في حين رفض القضاة الأمرين.
يهدف هذا البحث إلى وصف وجهه نظر قضاه المحكمة الدينية المحلية في مالانغ فيما يتعلق بطلب تعديل بيوداتا بسبب المرتد في حاله المرسوم رقم 0084/PDT. P/2019/PA منطقه مالانغ ويحلل المكانة القانونية لمقدم الطلب في هذه المسالة. ويستخدم هذا البحث نوع البحوث التجريبية ، والنهج المستخدم هو نهج نوعي. في طريقه جمع البيانات الباحثين باستخدام أساليب المقابلة ، والوثائق. ثم يتم تحليل البيانات التي تم الحصول عليها باستخدام طريقه التحرير ، والتوضيح ، والتحقق ̧ التحليل ، وإنشاء الاستنتاجات.
واستنادا إلى نتائج البحث ، وجد الباحثون ان راي القضاة في المحكمة الدينية المحلية في مالانغ ضد العريضة رقم 0084/PDT. P/2019/PA. Kab. والوزارة هي القاضية التي ترفض هذه المسالة علي أساس الشريعة الاسلاميه التي كان زواجها باطلا. وكان كتاب الزواج الذي قدمته باطلا ولاغيا. وفي حاله القضاة الذين يقبلون بذلك ، يحق لمقدم الطلب ان يلتمس العدالة في المحكمة الدينية في مالانغ. اما بالنسبة للوضع القانوني لمقدم الطلب ، فقد رفض القاضي الإعلان بان مقدمي الطلبات ليس لديهم الحق في المثول امام القانون لأنه ليس الوضع الإسلامي مخالفا لمبدا الشخصية للإسلام وان زواجهم هو فاساخ. ويذكر القاضي المتلقي ان لمقدم الطلب مركزا قانونيا قائما علي السلطة المطلقة والنسبية. وفي المطلق ، يكون لمقدم الطلب مركز قانوني لأنه لا يزال مسلما ويشير إلى محتويات رسالة المحكمة العليا المؤرخة 31 أب/أغسطس 1983 التي وجهتها إلى المحكمة العليا من وجهه النظر التي هي أساسا سلطه المحكمة الدينية التي ينظر اليها في القانون في الزواج المبكر. بالسلطة النسبية ، مقدم الطلب المقيم في منطقه مالانغ.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Supervisor: | Zuhriah, Erfaniah |
Keywords: | Perubahan Biodata; Akta Nikah; Murtad; Change of Biodata; Marriage Certificate; Apostate; تغيير سيره ;شهادة الزواج ;مرتد |
Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
Depositing User: | Ella Elysia Yunitasari |
Date Deposited: | 20 Sep 2024 08:38 |
Last Modified: | 20 Sep 2024 14:57 |
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/68882 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |