Responsive Banner

Strategi Skafolding Metakognitif untuk mengatasi Lubang Konstruksi Konsep Matematika dalam pemecahan masalah pada Siswa Sekolah Menengah Atas

Huda, Nur Fuad Kholiqul (2024) Strategi Skafolding Metakognitif untuk mengatasi Lubang Konstruksi Konsep Matematika dalam pemecahan masalah pada Siswa Sekolah Menengah Atas. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
200108210005.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Memahami konsep mutlak diperlukan untuk memecahkan persoalan matematis. Berbagai upaya dapat dieksplorasi untuk peningkatan siswa dalam memahami konsep di antaranya dengan meningkatkan kemampuan siswa memecahkan masalah. Salah satu kendala siswa dalam pemecahan masalah adalah adanya kesalahan konstruksi konsep matematis berupa lubang konstruksi. Lubang konstruksi adalah konstruksi konsep atau penyelesaian masalah ketika skema yang terbentuk dalam proses konstruksi ada yang belum lengkap. Salah satu usaha terbaik dalam mengatasi hal ini adalah diberikannya bantuan dari orang yang lebih mampu berupa skafolding. Untuk mendukung kemandirian siswa dalam menjawab soal, dibutuhkan pengaturan kognitif oleh siswa sendiri sehingga perlu diberikan bantuan berupa skafolding metakognitif yang dapat menggeser Zone of Proximal Development (ZPD) siswa agar kemampuan potensial siswa berubah menjadi kemampuan aktual.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian berasal dari siswa kelas XI MA Mr.BOB Madiun dan SMA Islam Integratif Al-Amin Malang. Subjek terpilih adalah siswa yang mengalami lubang konstruksi. Suber data berasal dari hasil tes dan hasil wawancara semi terstruktur. Data yang diperoleh ditranskrip untuk dianalisis lebih lanjut, direduksi, disajikan, untuk kemudian ditarik kesimpulan.
Strategi skafolding metakognitif tipe 1 yang diberikan kepada subjek lubang konstruksi tipe 1 berupa skafolding level 2 dan diikuti pertanyaan metakognitif tahap planning, monitoring, dan evaluasi. Sedangkan untuk lubang konstruksi tipe 2 diberikan strategi skafolding metakognitif tipe 2 yaitu berupa skafolding level 1, 2, dan 3 diikuti pertanyaan metakognitif tahap monitoring dan evaluasi. Subjek yang membutuhkan skafolding berulangkali perlu diberikan counter example supaya dapat membenahi kesalahan berpikir. Lubang konstruksi tipe 2 membutuhkan penanganan skafolding yang lebih intens karena subjek sangat minim dalam mengkonstruksi konsep. Tipe 1 dan tipe 2 diakibatkan karena gagal mengatasi stimulus dan juga kurangnya pengetahuan awal, sehingga skafolding metakognitif yang diberikan menjadi beragam. Indikasi tertutupnya lubang konstruksi yaitu jika subjek mampu melewati tiga fase skafolding secara tuntas yaitu fase contingency, fading, dan transfer of responsibility dan mampu memperbaiki jawabannya serta mengerjkan soal sejenis.

مستخلص البحث

?????????????????????????????????????????????????????

ABSTRACT

?????????????????????????????????????????????????????

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Turmudi, Turmudi and Susanti, Elly
Keywords: Skafolding Metakognitif, Lubang Konstruksi, Pemecahan Masalah
Subjects: 13 EDUCATION > 1303 Specialist Studies In Education > 130313 Teacher Education and Professional Development of Educators
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Matematika
Depositing User: Nur Fuad Kholiqul Huda
Date Deposited: 21 Aug 2024 10:20
Last Modified: 21 Aug 2024 10:20
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/68579

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item