Responsive Banner

Pandangan Kiai Nahdlatul Ulama (NU) Kota Malang tentang wanita karier

Mustofa, M. Sofyan (2007) Pandangan Kiai Nahdlatul Ulama (NU) Kota Malang tentang wanita karier. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (fulltext)
03210083.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (718kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Pengaruh global, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta realitas sosial, telah membawa dampak dalam kehidupan rumah tangga dimana kebutuhan semakin kompleks. Akibatnya kebutuhan keluarga dirasa tidak mampu tercukupi jika hanya suami yang bekerja. Untuk itulah peran isteri sangat diperlukan. Akhirnya banyak wanita yang bekerja di sektor-sektor publik, menjadi wanita karier dan bersaing dengan kaum laki-laki. Menanggapi wanita karier para ulama berbeda pendapat, ada yang banyak yang menolak, akan tetapi tidak sedikit pula yang mendukungnya. Hal ini menimbulkan kerancuan dan kebimbangan hukum bagi masyarakat, khususnya kaum muslimin.

Penelitian ini membahas tentang bagaimana pandangan Kiai Nahdlatul Ulama (NU) Kota Malang tentang wanita karier dan bagaimana dampaknya terhadap keluarga Masyarakat dan agama. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan kiai Nahdlatul Ulama (NU) Kota Malang tentang wanita karier dan dampak wanita akrier terhadap keluarga, masyarakat dan agamanya.

Adapun paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma interpretif, dengan pendekatan diskriptif kualitatif dan jenis penelitiannnya adalah studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Kemudian data diolah dengan melalui Editing, Classifying, Verifying, Analisying, Concluding. Teknik Analisis data yang digunakan dalkam penelitian ini adalah diskriptif kualitatif.

Hasil dari penelitian ini adalah bahwa wanita karier hukum asalnya adalah mubah (boleh), akan tetapi wanita hukumnya dapat menjadi wajib jika menjadi wanita karier adalah untuk menjaga atau menyelamatkan jiwanya. Sebaliknya wanita karier hukumya dapat menjadi haram jika pekerjaan yang dilakukan bertentangan dengan syari’at Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Tamrin, Dahlan
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDTamrin, DahlanUNSPECIFIED
Keywords: Pandangan Kiai; wanita karier
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 03 Feb 2023 14:32
Last Modified: 03 Feb 2023 14:32
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/46115

Downloads

Downloads per month over past year

Loading...

Actions (login required)

View Item View Item