Responsive Banner

Studi kinetika Adsorpsi Merkuri (II) pada biomassa daun enceng gondok (Eichhornia crassipes)

Rohmawati, Lilik (2008) Studi kinetika Adsorpsi Merkuri (II) pada biomassa daun enceng gondok (Eichhornia crassipes). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
03530003.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Merkuri, selain memberikan dampak positif, juga memberikan dampak negatif pada manusia. Merkuri merupakan suatu logam, selain merkuri logam lainnya adalah besi. Kedua unsur logam ini, dapat berdampak positif sekaligus negatif. Sebagaimana firman Allah, “Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu)” (Qs. al-Hadîd/57: 25). Salah satu cara untuk mengurangi dampak negatif yang disebabkan merkuri (II), dapat dilakukan dengan metode adsorpsi menggunakan biomassa daun enceng gondok. Penelitian ini akan mempelajari karakteristik ikatan antara merkuri (II) dengan biomassa daun enceng gondok serta model kinetika adsorpsi.

Penelitian ini meliputi penentuan perubahan karakter ikatan pada biomassa daun enceng gondok sebelum dan sesudah diinteraksikan merkuri (II) dengan menggunakan FTIR. Kemudian dilanjutkan dengan penentuan model kinetika adsorpsi dengan cara menginteraksikan 25 ml larutan merkuri (II) dengan konsentrasi 100 mg/L pada pH 6 selama 5, 10, 20, 40, 60, 90, 120 dan 150 menit analisis merkuri (II) dilakukan dengan menggunakan AAS.

Hasil analisis karakter ikatan yang diperoleh dari spektra FTIR biomassa daun enceng gondok sebelum dan sesudah diinteraksikan dengan merkuri (II) dapat diperkirakan bahwa tipe ikatan antara situs aktif dengan merkuri (II) beraneka ragam antara lain M-N, M-CO, COOM, OM, dengan M adalah merkuri (II). Situs aktif yang terdapat pada biomassa secara kualitatif adalah heterogen. Model kinetika adsorpsi merkuri (II) pada biomassa daun enceng gondok secara kuantitatif dapat dijelaskan melalui model kinetika Langmuir pada tiap tahap laju linier. Pada tahap I nilai konstanta laju adsorpsi (k) = 4,1.10-2 menit-1, konstanta keseimbangan (K) = 287,35 (mol/L)-1, energi adsorpsi (∆Eads) = 14,119 kJ/mol, tahap II nilai konstanta laju adsorpsi (k) = 8.10-4 menit-1, konstanta keseimbangan (K) =2381,4 (mol/L)-1, energi adsorpsi (∆Eads) = 19,394 kJ/mol dan tahap III nilai konstanta laju adsorpsi (k) = 4.10-5 menit-1, konstanta keseimbangan (K) = 2602,1 (mol/L)-1, energi adsorpsi (∆Eads) sebesar 19,615 kJ/mol. Berdasarkan nilai energi adsorpsi dapat diketahui bahwa ikatan yang terjadi antara merkuri (II) dengan biomassa daun enceng gondok kebanyakan berikatan secara fisisorpsi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Barroroh, Himmatul and Abidin, Munirul
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDBarroroh, HimmatulUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDAbidin, MunirulUNSPECIFIED
Keywords: Enceng Gondok (Eichhornia crassipes); Merkuri; Kinetika Adsorpsi
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Kimia
Depositing User: Desy Putri Andika
Date Deposited: 16 Aug 2016 12:19
Last Modified: 16 Aug 2016 12:19
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4521

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item