Jayanti, Mimit Dwi (2012) Pelaksanaan pendidikan karakter dalam membina akhlak siswa di SMP Negeri 7 Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
![]() |
Text (Fulltext)
08110179.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK
Kualitas hidup seseorang ditentukan oleh nilai-nilai, yang dihayati sebagai pemandu serta penentu sikap dan perilakunya. Watak dan kepribadian seseorang dibentuk oleh nilai-nilai yang dipilih, diusahakan, dan secara konsisten dihayati dalam tindakan.
Suatu nilai yang diwujudkan dalam bentuk perilaku anak itulah yang disebut karakter. Sedangkan pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap
Tuhan Yang Maha Esa (YME), diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian diantaranya: Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Malang, guru
PAI, guru BP/BK, serta beberapa pegawai. Proses pengambilan data dilakukan sejak bulan Mei 2012 sampai Juli 2012, dengan wawancara terstruktur, observasi partisipan dan metode dokumentasi, yang dilakukan secara berkala, fokus masalah dan berkesinambungan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa: Nilai-nilai pendidikan karakter yang ada di SMP Negeri 7 Malang, secara garis besar pengembangan nilai-nilai karakter tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran, pengembangan diri, dan budaya sekolah. Setiap mata palajaran mempunyai nilai-nilai tersendiri yang akan ditanamkan dalam diri peserta didik. Hal ini disebabkan adanya keutamaan fokus dari tiap mata pelajaran yang tentunya mempunyai karakteristik yang berbeda.
Strategi di sini dapat dimaknai dalam kaitannya dengan kurikulum, yaitu mengintegrasikan pendidikan karakter dalam bahan ajar. Artinya, tidak membuat kurikulum pendidikan karakter tersendiri. Dalam menjalankan kurikulum, karakter pengajaran tentang nilai-nilai berhubungan dengan sistem sekolah secara keseluruhan, diajarkan sebagai subjek yang tidak berdiri sendiri namun diintegrasikan dalam kurikulum sekolah secara keseluruhan.
Hambatan yang ada dalam pelaksanaan pendidikan karakter disini adalah
pertama, anak-anak yang belum cukup umur menjadi korban tayangan-tayangan yang tidak terfilterisasi oleh norma-norma budaya setempat. Kedua, ketidakmampuan melawan pertarungan zaman, tidak mampu memfilter atau malah kalah tunduk akibat pergesekan budaya yang sebenarnya tidak sesuai dengan nilai dan norma budaya yang berlaku atau bahkan sangat bertentangan dengan ajaran- ajaran kebaikan. Ketiga, ditemukan ada beberapa orangtua yang kurang begitu peduli terhadap pendidikan anak terutama untuk pendidikan akhlaknya.
Solusi untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan pendidikan karakter yaitu dewan sekolah membahas cara yang harus ditempuh guna menilai dan merancang kurikulum pendidikan untuk masa mendatang. Pertama, mempelajari aneka implikasi dari berbagai keinginan masyarakat untuk merevisi kurikulum sekaligus pembaruan pendidikan. Kedua, mempelajari aneka kelemahan yang terkandung dalam kurikulum sekarang, yang dipandang ikut melahirkan berbagai kekurangan dan kelemahan bangsa. Ketiga, mempelajari berbagai keharusan yang tidak dapat dihindari dalam menyusun kurikulum.
ABSTRACT
Quality of life is determined by the values, which lived as a guide and determine attitudes and behavior, both in relationships with self, others, environment, and in relationship with God. Character and personality is shaped by the values selected, cultivated, and has consistently lived out in action.
A value that is realized in the form of a child's behavior is what is called character. While character education is a growing system of character values to the citizens of the school which includes the components of knowledge, awareness or volition, and action to implement these values, both to the Almighty God (Almighty), ourselves, others, environment, and nationality so that a man perfect man.
The method used in this study is a qualitative descriptive, with subjects including: Principal Junior High School 7 Malang, PAI teacher, guidance counselor, and some employees. Data collection conducted from May 2012 to July 2012, with structured interviews, participant observation and documentation methods, conducted on a regular basis, and continuous focus on the issue.
Based on the results of research conducted can be concluded that, This study aims to: Implementation of character education in fostering student’s moral SMP 7
Malang outline character development values are not included as a subject but is integrated into the subject, self-development, and school culture. Every eye palajaran has its own values to be instilled in students. This is caused by the virtue of the focus of the course, each subject has different characteristics. This means that the implementation of character education at the Junior High School 7 Malang has been able to run well and the need to provide more insight and understanding for students who are less concerned about the importance of the practice of the values embodied in the character education into the next generation so that children with dignity, moral, civilized, and ethical.
Barriers that exist in the implementation of character education here is first, the kids are not old enough to be victims of impressions, impressions that are not filterized by local cultural norms. Second, the inability of the fight against time, not able to filter out or even less subject to friction caused by the culture that does not really fit with the values and cultural norms in force or even the very contrary to the teachings of kindness. Third, there are some parents who are found not so concerned about children's education, especially for moral education, so this is what needs to be done guidance and approaches for better things.
The solution adopted by the board of Junior High School 7 Malang to
achieve successful implementation of character education that the school board to discuss ways that must be taken to assess and design the curriculum for the future. First, study the various implications of various people's desire to revise the curriculum as well as educational reform. Second, the study contained a variety of weaknesses in the curriculum now, which is considered part spawned a variety of shortcomings and weaknesses of the nation. Third, learn the necessity that can not be avoided in preparing the curriculum.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Sahlan, Asmaun | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | Pelaksanaan Pendidikan Karakter; Membina Akhlak; Implementation of Character Education; Fostering Virtue | ||||||
Departement: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam | ||||||
Depositing User: | Fadlli Syahmi | ||||||
Date Deposited: | 28 Nov 2022 11:14 | ||||||
Last Modified: | 28 Nov 2022 11:15 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/41790 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |