Responsive Banner

Hak mendapatkan pekerjaan bagi Penyandang Disabilitas menurut undang-undang nomor 8 tahun 2016 dan konsep keadilan dalam Islam: Studi di PT. Cakra Guna Cipta Malang

Rahayu, Isti Puji (2022) Hak mendapatkan pekerjaan bagi Penyandang Disabilitas menurut undang-undang nomor 8 tahun 2016 dan konsep keadilan dalam Islam: Studi di PT. Cakra Guna Cipta Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
17220135.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK

Adanya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas memberikan jaminan kepada penyandang disabilitas untuk mendapatkan perlindungan, pemenuhan hak untuk mengembangkan diri dan mendayagunakan seluruh kemampuan untuk berkontribusi secara optimal, aman, dan leluasa salah satunya dalam bidang ketenagakerjaan. Meskipun dengan peraturan dan konstitusional yang jelas, pemenuhan hak tersebut belum berjalan secara maksimal. Sebagian penyandang disabilitas di Indonesia masih dalam keadaan yang rentan, tertinggal, dan atau miskin yang disebabkan oleh adanya pembatasan, pengurangan, dan penghilangan hak bagi mereka.

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 terhadap pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas dalam mendapatkan pekerjaan di PT. Cakra Guna Cipta, 2) mengetahui pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas dalam mendapatkan pekerjaan di PT. Cakra Guna Cipta menurut konsep keadilan dalam Islam.

Penelitian menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Penentuan subjek menggunakan metode purposive sampling. Sumber data yang digunakan data primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Adapun metode analisis data dengan pemeriksaan data, klasifikasi, verifikasi, analisis, dan kesimpulan.

Dari penelitian ini diperoleh dua kesimpulan. Pertama, PT. Cakra Guna Cipta belum sepenuhnya mengimplementasikan Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mengenai pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas dalam memperoleh pekerjaan, pemenuhan tersebut hanya sebatas pada penyamarataan kesempatan antara karyawan penyandang disabilitas dan karyawan non disabilitas, belum pada penyesuaian terhadap keberagaman disabilitas. Kedua, konsep keadilan yang dikemukakan oleh Ali Muhammad Ash-Shalabi bahwa keadilan tidak terbatas pada sekedar menahan diri untuk tidak merugikan orang lain dan memberikan haknya kepada setiap orang, melainkan mencakup sesuatu yang lebih dalam dan lebih jauh, yakni berupa keseimbangan antara kepentingan-kepentingan yang saling bertentangan dengan tujuan ketertiban bagi perdamaian dan kemajuan masyarakat.

ABSTRACT

The existence of Legal Law Number 8 of 2016 concerning about persons with disabilities, this legal product guarantees people with disabilities to get protection, fulfill the right to develop themselves and utilize all abilities to contribute optimally, safely, and freely, one of which is in the field of employment. Even with clear regulations and constitutional provisions, the fulfillment of these rights has not been carried out optimally. Some people with disabilities in Indonesia are still in a vulnerable, left behind, and/or poor condition due to restrictions, reductions, and elimination of their rights.

This study aims to: 1) find out the implementation of Legal Law Number 8 of 2016 toward fulfillment of the rights for persons with disabilities in getting a job at PT. Cakra Guna Cipta, 2) find out the fulfillment of rights for persons with disabilities in getting a job at PT. Cakra Guna Cipta according to the concept of justice in Islam.

The research used empirical juridical research methods using a sociological juridical approach. On determine the subject, the researcher used purposive sampling method. The data sources used are primary, secondary, and tertiary data. Data collection methods in the form of interviews and documentation. The data analysis method is data examination, classification, verification, analysis, and conclusion.

From this research, have two conclusions were obtained. First, PT. Cakra Guna Cipta has not fully implemented Legal Law Number 8 of 2016 concerning Person with Disabilities regarding the fulillment of the rights for persons with disabilities in obtaining employment, the fulillment is only limited to equalizing opportunities between employees with disabilities and non-disabilities employees, not yet adjusting to the diversity of disabilities. Second, the concept of justice by Ali Muhammad Ash-Shalabi explains that justice is not limited to just refraining from harming others and giving everyone their rights, but includes something deeper and farther, in the from of a balance between interests and conflict with the goals of order for peace and the progress of society.

مستخلص البحث

كان بوجود القانون رقم ٨ لعام ٢٠١٦ بشأن الأشخاص ذوي الإعاقة ضمانات للأشخاص ذوي الإعاقة للحصول على الحماية والوفاء بالحق في تطوير أنفسهم والاستفادة من جميع القدرات للمساهمة بالأمثل والأمان والحرية ، أحدها في مجال العمالة. بالرغم من وجود القانون والأحكام الدستورية الواضحة ، لم يتم وفاء هذه الحقوق بالشكل الأمثل. لا يزال بعض الأشخاص ذوي الإعاقة في إندونيسيا ضعيفين و أو متخلفين و أو مساكين بسبب القيود والتخفيضات والإزالات على حقوقهم

وأما أهداف هذا البحث هي: 1) لمعرفة تنفيذ القانون رقم 8 لسنة 2016 بشأن الوفاء بحقوق الأشخاص ذوي الإعاقة في الحصول على وظيفة في PT. Cakra Guna Cipta Malang ، 2) ولمعرفة الوفاء بحقوق الأشخاص ذوي الإعاقة في الحصول على وظيفة في PT. Cakra Guna Cipta Malangبناء على مفهوم العدالة في الإسلام

ويستخدم هذا البحث بطريقة البحث القانوني التجريبي باستخدام منهج قانوني اجتماعي. وتحديد الموضوع باستخدام طريقة أخذ العينات هادفة. ومصادر البيانات المستخدمة هي البيانات الأولية والثانوية والثالثية. وطرق جمع البيانات بشكل المقابلات والتوثيق. وطريقة تحليل البيانات هي فحص البيانات وتصنيفها والتحقق منها وتحليلها والاستنتاج
من هذا البحث نتيجتين. الأولى، PT. Cakra Guna Cipta Malang لم يطبق قانون رقم ٨ سنة ٢٠١٦ عن الأشخاض ذوي التشوية بنسبة على إنجاز حقوق الأسخاص ذوي التشوية في العمل، وهذا الإنجاز فقط تعميم الفرص بين الموظفون ذوي التشوية والموظفون الأخرون، ليس في تكييف التشوية المتنوعة بعد. والثانية، العدالة التي يقولها علي محمد الصابوني انّ العدالة لا يقتصر بامتناع التخسير لغيرهم وإعطاء الحقوق إليهم فقط، بل في الناحية أعمق وأبعد منه، يعني التوازن بين الأهميات المعارضة لإعطاء السلام والتقدم للمجتمع

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Nasyi'ah, Iffaty
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDNasyi'ah, IffatyUNSPECIFIED
Keywords: Kata kunci : Hak, Penyandang Disabilitas, Pekerjaan, Keadilan Islam Keywords: Rights, Persons with Disabilities, Employment, Islamic Justice الكلمات الرئيسية : الحقوق، الأشخاص ذو الإعاقة، الوظيفة، العدالة الإسلامية
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Isti Puji Rahayu
Date Deposited: 07 Jul 2022 14:22
Last Modified: 07 Jul 2022 14:22
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/38242

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item