Responsive Banner

Efektivitas program GEMPAR dalam mewujudkan Peraturan Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2015 Tentang Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Isbat Nikah: Studi pada Pengadilan Agama Tanjung

Rozikhin, Moch. Ferdy Nur (2022) Efektivitas program GEMPAR dalam mewujudkan Peraturan Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2015 Tentang Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Isbat Nikah: Studi pada Pengadilan Agama Tanjung. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
18210038.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Mahkamah Agung mengeluarkan PERMA No. 1 Tahun 2015. Pelayanan terpadu sidang keliling ini merupakan penerapan dari acces to justice yang bentuk pelayanannya berupa sidang diluar gedung pengadilan guna membantu masyarakat yang sulit untuk mendapatkan keadilan secara datang langsung ke kantor Pengadilan Agama. Namun bagaimana apabila bentuk pengimplementasian PERMA tersebut dipadukan dengan bakti sosial, seperti program GEMPAR yang dibuat oleh Pengadilan Agama Tanjung. Adanya program GEMPAR ini membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian, apakah dengan adanya sidang keliling isbat nikah yang dipadukan bakti sosial bisa menuai kefektifan.
Penelitian ini terdapat dua rumusan masalah yaitu: bagaimana pandangan Hakim Pengadilan Agama Tanjung dan masyarakat pedalaman Kabupaten Tabalong terhadap program GEMPAR dan bagaimana efektivitas kegiatan program GEMPAR dalam mewujudkan PERMA No. 1 Tahun 2015 kepada masyarakat pedalaman Kabupaten Tabalong. Penelitian ini merupakan jenis penelitian empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh di lapangan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan dalam proses pengolahan data menggunakan teknik edit, klasifikasi analisis dan kesimpulan. Proses analisis didukung dengan konsep teori efektivitas hukum menurut Soerjono Soekanto.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pandangan Hakim Pengadilan Agama Tanjung dan masyarakat pedalaman Kabupaten Tabalong terhadap program GEMPAR yakni program ini sudah berjalan sesuai denga PERMA No. 1 Tahun 2015 dan menurut masyarakat pedalaman program ini merupakan program yang bermanfaat dan sangat membantu mereka baik dari mendapatkan legalitas pernikahan maupun bantuan untuk pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu program ini juga ditinjau melalui 5 fakto teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto telah efektif, hanya saja ada satu faktor yakni faktor masyarakat dari hasil analisis, masyarakat disana kurang rasa kesadaran atas pentingnya nilai hukum.

ABSTRACT

To improve services to the community, the Supreme Court issued PERMA No. 1 of 2015. This mobile court integrated service is an application of access to justice whose form of service is in the form of hearings outside the court building to help people who find it difficult to get justice by coming directly to the office of the Religious Courts. But what if the form of PERMA implementation is combined with social services, such as the GEMPAR program created by the Tanjung Religious Court. The existence of the GEMPAR program has made researchers interested in conducting research, whether the existence of a marriage isbat circuit court combined with social service can reap effectiveness.
This research contains two problem formulations, namely: how are the views of the Tanjung Religious Court Judges and the interior communities of Tabalong Regency on the GEMPAR program and how the effectiveness of the GEMPAR program activities in realizing PERMA No. 1 of 2015 to the interior communities of Tabalong Regency. This research is a type of empirical research using a qualitative approach. Data obtained in the field by means of interviews, observation and documentation. While in the data processing using editing techniques, classification analysis and conclusions. The analysis process is supported by the concept of legal effectiveness theory according to Soerjono Soekanto.
The results of this study indicate that the views of the Tanjung Religious Court Judges and the interior communities of Tabalong Regency on the GEMPAR program, namely that this program has been running in accordance with PERMA No. 1 of 2015 and according to rural communities this program is a useful program and really helps them both from getting the legality of marriage and assistance to fulfill their basic daily needs. In addition, this program is also reviewed through 5 facts that Soerjono Soekanto's theory of legal effectiveness has been effective, it's just that there is one factor, namely the community factor from the results of the analysis, the people there lack a sense of awareness of the importance of legal values.

مستخلص البحث

لتحسين الخدمات المقدمة للمجتمع، أصدرت المحكمة العليا لائحة المحكمة العليا رقم 1 لعام 2015. خدمة المحكمة المتنقلة المتكاملة هذه هي تطبيق للوصول إلى العدالة التي تكون خدمتها في شكل جلسات استماع خارج مبنى المحكمة لمساعدة الأشخاص الذين يجدونها من الصعب تحقيق العدالة من خلال الحضور مباشرة إلى مكتب المحكمة. ولكن ماذا لو تم دمج شكل تنفيذ لوائح المحكمة العليا مع الخدمات الاجتماعية، مثل كمفار صادر عن محكمة تانجونج الدينية. إن وجود كمفار جعل الباحثين مهتمين بإجراء البحوث، ما إذا كان وجود محكمة دائرة عصبة الزواج جنبًا إلى جنب مع الخدمة الاجتماعية يمكن أن يجني الفعالية.
تحتوي هذه الدراسة على صيغتين للمشكلة، وهما: كيف هي وجهات نظر قضاة محكمة تانجونغ الدينية والمجتمعات الداخلية في تابالونغ ريجنسي حول كمفار وكيفية فعالية كمفار في تحقيق لوائح المحكمة العليا رقم 1 لعام 2015 إلى المجتمعات الداخلية في المقاطعت تابالونج. هذا البحث هو نوع من البحث التجريبي باستخدام نهج نوعي. البيانات التي تم الحصول عليها في الميدان عن طريق المقابلات والملاحظة والتوثيق. أثناء معالجة البيانات باستخدام تقنيات التحرير وتحليل التصنيف والاستنتاجات. عملية التحليل مدعومة بمفهوم نظرية الفعالية القانونية حسب سورجونو سوكانتو.
تشير نتائج هذه الدراسة إلى أن آراء قضاة محكمة تانجونغ الدينية والمجتمعات النائية في تابالونغ ريجنسي تجاه كمفار وأي أن هذا البرنامج يعمل وفقًا للوائح المحكمة العليا رقم 1 لعام 2015 ووفقًا للمجتمعات الريفية هذا البرنامج هو برنامج مفيد ويساعدهم حقًا في الحصول على شرعية الزواج وكذلك المساعدة على تلبية الاحتياجات اليومية الأساسية. بالإضافة إلى ذلك، تتم مراجعة هذا البرنامج أيضًا من خلال 5 عوامل كانت نظرية سورجونو سوكانتو للفعالية القانونية فعالة، فقط أن هناك عاملًا واحدًا، وهو العامل المجتمعي من نتائج التحليل، فالناس هناك يفتقرون إلى الشعور بالوعي بأهمية من القيم القانونية.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Azmi, Miftahuddin
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDAzmi, MiftahuddinUNSPECIFIED
Keywords: Efektivitas; GEMPAR; Isbat Nikah; Effectiveness; GEMPAR; Isbat Marriage; فاعلية; كمفار; إثبات الزواج
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180119 Law and Society
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180120 Legal Institutions (incl. Courts and Justice Systems)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180124 Property Law (excl. Intellectual Property Law)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Moch. Ferdy Nur Rozikhin
Date Deposited: 04 Jul 2022 14:58
Last Modified: 04 Jul 2022 14:58
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/37575

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item