Ghuyub, Sulthonul (2021) Legalitas hak pakai yang tidak terdaftar atas tanah negara perspektif undang-undang Pokok Agraria dan Hukum Islam: Studi di Desa Sepanjang, Kec. Sapeken, Kab. Sumenep. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
15220062.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (2MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Dalam ketentuan Perundang-undang bahwa hak pakai wajib di daftarkan dalam buku tanah pada kantor pertanahan. dengan arti lain bahwa ketika hak pakai itu tidak di daftarkan makan hak pakai itu tidak pernah terjadi. Ketidak sesuaian terjadi, Undang-undang yang berlaku tidak sesuai dengan fakta yang ada dilapangan. Atas dasar ini penyusun tertarik untuk melakukan penelitian ini. Beranjak dari judul Legalitas Hak Pakai yang Tidak terdaftar Atas Tanah Negara Perspektif Undang-Undang Pokok Agraria.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Yuridis Empiris yang secara keseluruhan merupakan jenis penelitian yang sah secara sosiologis dan dapat juga disebut penelitian lapangan, yang secara khusus menganalisis pengaturan-pengaturan yang sah dan sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi di mata masyarakat.Teknik metodologi pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi yuridis sosiologis dengan Wilayah penelitian ini berada di desa sepanjang, kecamatan Sapeken, kabupaten Sumenep.
Dari hasil peneliatan tedapat dua kesimpulan, Pertama, Bahwa Praktek legalitas hak pakai tanah Negara didesa sepanjang tidak sah seacara hukum. karena dalam prakteknya terjadi ketidak larasan antar teori yang ada dalam perundang-undangan dan fakta dilapangan. Dalam praktek lapangan, pemberian hak pakai itu diberikan oleh kepala desa kepada masyarakat. Bukan diterbitkan oleh mentri agrarian Setelah dikatagorikan kepada hak pakai yang tidak sah, maka tanah Negara yang menjadi objek hak pakai di desa sepanjang akan kembali pada kepenguasaan semula. dalam hal ini kembali menjadi tanah penguasaan oleh Negara. Serta tanah dibawah pengawasan kementrian agrarian
مستخلص البحث
وتنص أحكام القانون على وجوب تسجيل حق الانتفاع في دفتر الأرض في مكتب الأرض. بمعنى آخر ، عندما لا يتم تسجيل حقوق الانتفاع ، لا تحدث حقوق الانتفاع أبدًا. يحدث تضارب ، فالقانون المعمول به لا يتوافق مع الحقائق على الأرض. على هذا الأساس ، فإن المؤلفين مهتمون بإجراء هذا البحث. الانتقال من العنوان شرعية الاستخدام غير المسجل لحقوق الأرض على أراضي الدولة من منظور القانون الزراعي الأساسي
هذا النوع من البحث هو بحث تجريبي قانوني والذي يعد ككل نوعًا صالحًا من الناحية الاجتماعية من البحث ويمكن أيضًا أن يسمى البحث الميداني ، والذي يحلل على وجه التحديد الترتيبات القانونية ويتوافق مع ما يحدث بالفعل في نظر المجتمع. هذا البحث هو منهج علمي اجتماعي قانوني مع هذا المجال البحثي في قرية Sepanjang مقاطعة Sapeken منطقة Sumenep
من نتائج البحث ، هناك نتيجتان ، أولاً، أن ممارسة شرعية حقوق استخدام أراضي الدولة في القرية Sepanjang غير صالحة من الناحية القانونية. لأنه يوجد في الواقع اختلال بين النظريات الموجودة في التشريع والحقائق على الأرض. في الممارسة الميدانية ، يتم منح حقوق الانتفاع من قبل رئيس القرية إلى المجتمع. لم يصدر عن وزير الشؤون الزراعية بعد تصنيفها كحق استخدام غير قانوني ، فإن أراضي الدولة التي هي موضوع حق الانتفاع بالقرية Sepanjang ستعود إلى سيطرتها الأصلية. في هذه الحالة ، تصبح أرضًا تسيطر عليها الدولة. وكذلك أرض تحت إشراف وزارة الشئون الزراعية
ABSTRACT
In the provisions of the law that the right to use must be registered in the land book at the land office. in other words, when the usufructuary rights are not registered, the usufructuary rights never occur. Inconsistency occurs, the applicable law does not match the facts on the ground. Therefore, the writer is interested in conducting this research. Moving on from the title Legality of Unregistered Use of Land Rights on State Land from the Perspective of the Basic Agrarian Law.
This type of research is Juridical Empirical Research which as a whole is a sociologically valid type of research and can also be called field research, which specifically analyzes legal arrangements that are in accordance with what is actually happening in the eyes of the public. The methodological approach used in this study is a sociological juridical methodology.
From the results of the study, there are two conclusions, first, the practice of legality of state land use rights in Sepanjang village is not legally valid. Because in practice there is no harmony between the theory in the legislation and the facts on the ground. In practice in the field, the granting of usufructuary rights is given by the village head to the community. Not issued by the minister of agrarian after being categorized as an unauthorized use right, Then the state land which is the object of the usufructuary right in the village of Sepanjang will again become the control of the state land. As well as land under the supervision of the Ministry of Agrarian Affairs.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Nagfir, Nagfir | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | Legalitas Hak Pakai; Hak Pakai; Tanah Negara; UUPA; Hukum Islam. مشروعية حق الاستخدام ، حق الاستخدام ، أراضي الدولة, القانون الزراعي الأساسي ,الشريعة اإلسالمية Legality of Right of Use; Right of Use; State Land; Basic Agrarian Law; Islamic Law. | ||||||
Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1605 Policy and Administration > 160507 Environment Policy 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1605 Policy and Administration > 160599 Policy and Administration not elsewhere classified |
||||||
Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah | ||||||
Depositing User: | SUL THON Ghuyub | ||||||
Date Deposited: | 06 Jul 2022 19:36 | ||||||
Last Modified: | 12 Jul 2023 13:46 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/37066 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |