Responsive Banner

Pemenuhan kewajiban nafkah tukang sampah terhadap keluarga perspektif Madzhab Syafi’i: Studi di Kelurahan Ngronggo Kota Kediri

Vandini, Henda Putra Beky Rian (2022) Pemenuhan kewajiban nafkah tukang sampah terhadap keluarga perspektif Madzhab Syafi’i: Studi di Kelurahan Ngronggo Kota Kediri. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
17210027.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Nafkah secara umum adalah sejumlah uang atau barang yang diberikan oleh seseorang untuk keperluaan hidup orang lain, seperti istri, anak, orang tua dan keluarga, dan sebagainya. Dalam hal ini membahas mengenai nafkah tukang sampah di Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota Kota Kediri. Mengenai bagaimana cara tukang sampah dalam memenuhi kebutuhan keluarganya serta bagaimana nafkah yang di berikan kepada keluarganya dengan menggunakan teori madzhab Syafi’i. Hal terserbut bertujuan untuk mengetahui bagaimana nafkah yang diberikan tukang sampah kepada keluarganya.

Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian hukum yurudis empiris, karena penelitian ini secara langsung mendatangi tukang sampah satu persatu di daerah Kelurahan Ngronggo. Dengan menggunakan metode wawancara untuk mendapatkan data primer. Kemudian data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan artikel penunjang lainnya. Lokasi penelitian ini terletak di Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, karena pada waktu penelitian sedang terjadinya physical distancing yang menjadikan tidak boleh berpergian jauh. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Karena, hanya 5 dari tukang sampah yang di wawancarai di Kelurahan Ngronggo.

Dari paparan analisis menunjukkan bahwa nafkah yang tukang sampah berikan untuk keluarganya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan. Sehingga mereka berupaya mencari pekerjaan sampingan berupa serabutan, dalam hal ini serabutan yang dimaksud adalah menerima pertolongan orang lain untuk membersihkan rumput dihalaman, membersihkan kamar mandi, dan lain sebagainya. Ada juga yang mengumpulkan rosok dari sampah yang telah dikumpulkannya untuk mencari penghasilan tambahan. Nafkah menurut madzhab Syafi’i Tukang sampah harus memberikan nafkah kepada istrinya sebanyak 1 mud perhari atau sama dengan 0,75kg beras atau dalam rupiahnya kisaran 10.000 rupiah. Akan tetapi nafkah yang telah diberikan masih terhitung kurang untuk kebutuhan sekunder seperti cicilan, pakaian, dan lain-lain. Maka dari itu mereka mencari pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan.

ABSTRACT

In general, livelihood is the amount of money or goods given by someone for the needs of other people's lives, such as wife, children, parents and family, etc. This case discusses the livelihood of garbage collectors in Ngronggo Village, Kota District, Kediri City. Regarding how the garbage collector fulfils his family's needs and how his family gives the livelihood according to the Syafi’i school. It aims to find out how the income given by the garbage collector to his family.

This research is included in empirical juridical law research because this research directly goes to the garbage collectors one by one in the Ngronggo Village area. By using the interview method to obtain data. Then secondary data was obtained from books, journals, and other supporting articles. The location of this research is located in the Ngronggo Village, Kota District, Kediri City. because at the time of the research there was physical distancing which made it impossible to travel far. This research uses a descriptive qualitative approach because only five garbage collectors were interviewed in Ngronggo Village.

The analysis shows that the income that the garbage collector provides for his family is only enough to meet food needs. So they try to find a side job in the form of odd jobs, in this case odd jobs are meant to receive help from other people to clean the grass in the yard, clean the bathroom, and so on. There are also those who collect trash from the garbage they have collected to look for additional income. By giving one mud per day or equal to 0.75 kg of rice or in rupiah, it is around 10,000 rupiah. However, for other needs, garbage collectors must look for other livelihoods to meet secondary conditions, such as electricity, instalments, and others. So they are looking for a side job to supplement their income.

مستخلص البحث

بشكل عام، قمة العيش هي مقدار المال أو السلع التي يقدمها شخص ما لاحتياجات حياة الآخرين، مثل الزوجة والأطفال والآباء والعائلة، وما إلى ذلك. في هذه الحالة، يناقش التقرير قمة العيش لرجل القمامة في قرية نجرونجو، منطقة المدينة، مدينة كيديري. ويشرح فيما يتعلق بكيفية وفاء رجل القمامة لحاجات عائلته وكيف وجود قمة العيش الذي يوفرها لعائلته وفقًا للشافعية. ويهدف إلى معرفة كيفية الدخل الذي يعطيه جامع القمامة لعائلته.

هذا البحث يتضمن في نوع البحث التجريبي في قانون القضائي، لأن هذا البحث ذهب مباشرة إلى رجل القمامة بصورة متتالية في منطقة قرية نجرونجو. باستخدام طريقة المقابلة للحصول على البيانات. و يستخدم هذا البحث المنهج النوعي الوصفي. لأنه تم إجراء مقابلات مع 5 فقط من رجل القمامة في قرية نجرونجو.

يتضح من التحليل أن رجل القمامة الدخل الذي يوفره جامع القمامة لعائلته يكفي فقط لتلبية احتياجاته الغذائية. لذلك يحاولون العثور على وظيفة جانبية في شكل وظائف فردية ، في هذه الحالة ، تهدف الوظائف الفردية إلى تلقي المساعدة من أشخاص آخرين لتنظيف العشب في الفناء وتنظيف الحمام وما إلى ذلك. هناك أيضًا من يجمع القمامة من القمامة التي جمعوها للعثور على دخل إضافي. بإعطاء طين واحد يوميًا أو ما يعادل 0.75 كجم من الأرز أو بالروبية يكون حوالي 10000 روبية. ومع ذلك، بالنسبة للاحتياجات الأخرى، يجب على رجل القمامة البحث عن سبل عيش أخرى من أجل تلبية الاحتياجات الثانوية، مثل الكهرباء والأقساط وغير لذا فهم يبحثون عن وظيفة جانبية لتكملة دخلهم.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Syuhadak, Syuhadak
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSyuhadak, SyuhadakUNSPECIFIED
Keywords: Nafkah; Tukang Sampah; Syafi’i; Livelihood; Dustman; Syafi’i; قمة العيش; رجل القمامة;، الشافعية
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012815 Nafaqah
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Henda Putra Beky Rian Vandini
Date Deposited: 25 May 2022 13:59
Last Modified: 25 May 2022 13:59
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/35550

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item