Nurhasanah, Aida (2021) Praktek tukang gigi ditinjau dari Permenkes nomor 39 tahun 2014 tentang pembinaan, pengawasan dan perizinan pekerjaan tukang gigi: Studi di tempat praktek tukang gigi Kec. Lowokwaru Kota Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
16220177.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (1MB) | Preview |
Abstract
INDONESIA:
Kota malang merupakan salah satu kota yang cukup mudah untuk mejumpai tukang gigi. Tetapi masih ditemukan tempat praktek tukang gigi yang ilegal. Padahal sesungguhnya menurut peraturan yang berlaku tukang gigi merupakan pekerjaan yang legal. Sehingga permasalahan dalam skripsi ini adalah Praktek Tukang Gigi Ditinjau Dari Permenkes Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Pembinaan, Pengawasan dan Perizinan Pekerjaan Tukang Gigi (Studi Kasus Di Tempat Praktek Tukang Gigi Kec. Lowokwaru Kota Malang).
Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian yuridis empiris, melakukan penelitian dengan cara terjun secara langsung ke lapangan untuk menemukan fakta dan memgambil data yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis serta memperoleh data dari sumber data primer yaitu dengan cara melakukan wawancara dengan pihak yang bersangkutan dan menggunakan data sekunder berupa Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2014 serta artikel atau jurnal yang berhubungan dengan penelitian ini.
Adapun hasil penelitian ini dilihat dari segi perizinan tukang gigi kurang sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Pembinaan, Pengawasan dan Perizinan Pekerjaan Tukang Gigi. Karena dari tiga sampel tempat praktek tukang gigi yang diambil oleh peneliti, semuanya tidak melakukan perizinan atau tidak mendaftarkan diri sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya kebijakan dari pemerintah. Akibat tidak adanya kebijakan dari pemerintah yaitu membuat tukang gigi melakukan praktek atau tindakan melebihi kewenangannya. Dampak dari tukang gigi yang melakukan praktek atau tindakan melebihi kewenangannya, hal tersebut tidak sesuai dengan Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945 karena telah merugikan konsumen yang melakukan perawatan gigi kepada tukang gigi tersebut. Sehingga tukang gigi yang telah merugikan konsumen tersebut harus bertanggungjawab, hal tersebut sesuai dengan Pasal 19 Undang-Undang Nomor 8 Tentang Perlindungan Konsumen.
Maka hasilnya adalah sebaiknya pemerintah untuk bisa memberikan tindakan pengawasan dan penegasan yang lebih terorganisir terhadap tukang gigi di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
ENGLISH:
Malang city is one of the cities that is quite easy to find dental artisans. Unfortunately, there are still illegal dental practice places. In fact, according to applicable regulations, dental work is a legal job. Thus, the problem in this thesis is dental practice viewed from the minister of health regulation number 39 of 2014 concerning the guidance, supervision and licensing of dental work (a case study at dental practice place, lowokwaru subdistrict, malang city).
In this study, the researcher uses empirical juridical research methods. The researcher carries out research by plunging directly into the field to find facts and retrieve the necessary data. This research uses a sociological approach. The researcher obtaines data from primary data sources by conducting interviews with the parties concerned. Not only that, the researcher uses secondary data in the form of the Regulation of the Minister of Health Number 39 of 2014 as well as articles or journals related to this research.
The results of this research indicates that in terms of licensing, dentists are not in accordance with the Regulation of the Minister of Health Number 39 of 2014 concerning the Guidance, Supervision and Licensing of Dental Worker. The three samples of dentists' practices taken by the researcher, all of them did not have a permit or did not register themselves in accordance with the applicable regulations. This is because there is no policy from the government. As a result of the absence of a policy from the government, this makes dentists’ practice or act beyond their authority. A dentist who practices or acts beyond his authority is not in accordance with Article 28 of the 1945 Constitution. The dentist is considered to be detrimental to consumers who perform dental care. Thus, the dentist who has harmed the consumer must be held responsible, this is in accordance with Article 19 of Law Number 8 concerning Consumer Protection.
So, the result is that the government should be able to provide more organized supervision and affirmation actions against dentist in Lowokwaru Subdistrict, Malang City.
ARABIC:
مدينة مالانج هي الإحدى من المدينة التي يكفي سهلا لإلتقاء دكتور الأسنان. بل، مازله يكتشف مكان المزاولة غير القانوني. حقيقة، عند التنظيم الدارج، أهل الأسنان هو العمل القانوني حتى المسألة في هذا البحث العلمي هي مزاولة أهل الأسنان عند تنظيم الوزارة الصحة (Permenkes) رقم 39 عام 2014 عن تدمير، إشراف، وإذن عمل أهل الأسنان (دراسة الحالة في مكان مزاولة أهل الأسنان بالمناطق الفرعية لوووكوارو مدينة مالانج).
في هذا البحث، تستخدم الكاتبة طريقة القانوني التجريبي، يفعل البحث بكيفية الغرق مباشرة بملعب لاكتشاف الواقع وأخذ البيانات التي تحتاج. يستخدم هذا البحث نهج الإجتماعية ونيل البيانات من مصادر الرئيسية هي بكيفية المقابلة مع النفر الوثيق ويستخدم البيانات الثانوية تنظيم الوزارة الصحة (Permenkes) رقم 39 عام 2014 والمقال أو المجلة العلمية التي ترتبط بهذا البحث.
أما حصيلة البحث في هذا، ينظر من ناحية إذن أهل الأسنان غير مناسب بتنظيم الوزارة الصحة (Permenkes) رقم 39 عام 2014 عن تدمير، إشراف، وإذن عمل أهل الأسنان لأنها من 3 أنموذج مكان مزاولة أهل الأسنان التي تؤخذ الباحثة، كلها لاتفعل الإذن أو لاتدرج كما التنظيم الدارج. ذالك الحال لأن ما تكون السياسة من الحكومة. بسبب ذالك، يستطيع أهل الأسنان ان يفعل المزاولة أو فعالة زيادة حقهم. أثرها، لا تناسب بفصل 28 القانون الأساسي 1945 لأنها أتلفت المستهلك الذي فعل حضانة الأسنان إليهم حتى اهل الأسنان الذي أتلف المستهلك لابد لمسؤولية، تناسب ذالك الحال بفصل 19 القانون رقم 8 عن حفظ المستهلك.
فحصيلتها هي أحسن لحكومة يستطيع ان يعطي عمل الإشراف وتأكيد الإنتظام على أهل الأسنان بالمناطق الفرعية لوووكوارو مدينة مالانج.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Nasyi'ah, Iffaty | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | Permenkes; tukang gigi; perizinan praktek tukang gigi; konsumen; dentist; license to dental practice; consumer; تنظيم الوزارة الصحة (Permenkes)، أهل الأسنان، وإذن مزاولة أهل الأسنان، المستهلك. | ||||||
Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180119 Law and Society | ||||||
Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah | ||||||
Depositing User: | Aida Nur Hasanah | ||||||
Date Deposited: | 02 Nov 2021 14:52 | ||||||
Last Modified: | 02 Nov 2021 14:52 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/31261 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |