Responsive Banner

Rental mobil dan kerugian akibat kecelakaan tinjauan UU no. 22 tahun 2009 dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah: Studi Rental Mobil IDD Trans Malang

Izha, Zakka Yusril (2018) Rental mobil dan kerugian akibat kecelakaan tinjauan UU no. 22 tahun 2009 dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah: Studi Rental Mobil IDD Trans Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
14220079.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

مستخلص البحث

إن استئجار عقد الإيجار هو أمر شائع يقوم به المجتمع ، وهو أحد أشكال التفاعل الذي يتم في الغالب. يعتبر التأجير جانبا من استخدامه كأرض تجارية هو أيضا مصدر قلق اجتماعي بين المواطنين ، والذي يمكن القول بعد ذلك أن هذا النشاط هو أحد الحلول للرعاية الاجتماعية عندما ينظر إليه من فائدة ومنافع السلع المستأجرة. تراعي اتفاقات التأجير الحقوق والواجبات بين المستأجرين والمستأجرين.

في هذه الدراسة ، هناك صياغة للمشكلة ، وهي: 1) كيف هي الأحكام المتعلقة بحقوق والتزامات الأطراف في تنفيذ تأجير السيارات في IDD ترانس مالانج؟ 2) كيف يتم تسوية القضايا الناشئة عن الحوادث التي يقوم بها المستأجرون في اتفاقية تأجير سيارات نقل الدم عبر الحدود التي تم استعراضها من القانون رقم 22 لسنة 2009 وتجميع الشريعة الاقتصادية؟ هذا البحث هو نوع من البحث التجريبي مع نهج اجتماعي باستخدام أساليب المقابلة ، والوثائق.

من نتائج الدراسة خلصت إلى أن الأحكام المتعلقة بالحقوق والالتزامات في تنفيذ تأجير السيارات في IDD ترانس يرد في اتفاق الإيجار الذي ينص على الأحكام والشروط بما في ذلك الحقوق والالتزامات. تسوية الحالات بسبب حادث من قبل المستأجر في اتفاقية تأجير السيارات في IDD Trans مالانج في شكل الضرر و / أو التأخير ، أي الطرف المؤجر يشير إلى خطاب الاتفاق الذي يملكه IDD Trans مالانج. انطلاقا من مجموعة أحكام الشريعة الإسلامية المادة 269 التي تنص على ما يلي: "الضرر الذي يلحق بجسم الإجارة بسبب إهمال المستأجر هو مسؤولية المستأجر ، ما لم ينص العقد على خلاف ذلك" أيضا وفقا للقانون رقم 22 لسنة 2009 والمادة 234 التي تنص على "سائق ، مالك السيارة وتتحمل شركات النقل و / أو شركات النقل العام المسؤولية عن الخسائر التي يتعرض لها الركاب و / أو مالكو العقارات و / أو الأطراف الثالثة بسبب إهمال السائق ".

ABSTRACT

Rent is common thing do by the community and also one form interaction which is often done. Rent beside being used as business land, it is also a social care among fellow communities which can then be said that this activity is one of the solutions to social care when viewed from the use and benefits of the goods being rented. Leasing agreements give rise to rights and obligations between tenants and renters. Although it has been clearly regulated, but still there are events due to negligence by the parties that cause damage to the rental goods, in the agreement it is commonly known as the accident.

Focus of this study is: 1) What are the provisions regarding the rights and obligations of the parties in implementing car rental on IDD Trans Malang? 2) How is the settlement of cases arising from accidents carried out by tenants in the IDD Trans car rental agreement reviewed from Law No.22 of 2009 and compilation of sharia economic law? this research is a type of empirical research with a sociological approach using interview methods, and documentation.

The results of this study concluded that the provisions regarding the rights and obligations in the implementation of car rental in IDD Trans is contained in the lease agreement which stipulates the terms and conditions including rights and obligations. Settlement of cases due to accident by the tenant in the car rental agreement at IDD Trans Malang in the form of damage and / or delay, namely the rental party refers to the agreement letter owned by IDD Trans Malang. Judging from the Compilation of Sharia Economic Law Article 269 which states that: "damage to the ijarah object due to the negligence of the tenant is the responsibility of the tenant, unless otherwise specified in the contract" also in accordance with Law No.22 of 2009 Article 234 which reads "driver, vehicle owner motorized, and / or public transport companies are responsible for losses suffered by passengers and / or property owners and / or third parties due to driver negligence

ABSTRAK

Sewa menyewa merupakan hal yang lazim dilakukan oleh masyarakat dan merupakan salah satu bentuk interaksi yang sering dilakukan. Sewa menyewa selain digunakan sebagai lahan bisnis juga merupakan kepedulian sosial antar sesama masyarakat, yang kemudian dapat dikatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu solusi kepedulian sosial apabila dilihat dari kegunaan dan manfaat atas barang yang di sewakan. Perjanjian sewa-menyewa menimbulkan hak dan kewajiban antara penyewa dan yang menyewakan. Meskipun sudah diatur secara jelas akan tetapi tetap saja ada kejadian akibat kelalaian oleh para pihak yang menimbulkan kerusakan pada barang sewa, dalam perjanjian hal tersebut biasa dikenal dengan istilah kecelakaan.

Dalam penelitian ini, terdapat rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimana ketentuan mengenai hak dan kewajiban para pihak dalam pelaksanaan sewa menyewa mobil pada IDD Trans Malang ? 2) Bagaimana penyelesaian perkara yang timbul akibat kecelakaan yang dilakukan oleh penyewa pada perjanjian sewa-menyewa mobil IDD Trans ditinjau dari UU No.22 Tahun 2009 dan kompilasi hukum ekonomi syariah ? penelitian ini merupakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan sosiologis dengan menggunakan metode wawancara, dan dokumentasi.

Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ketentuan mengenai hak dan kewajiban dalam pelaksanaan sewa menyewa mobil di IDD Trans ini terdapat dalam surat perjanjian sewa-menyewa yang didalamnya diatur syarat dan ketentuan termasuk hak dan kewajiban. Penyelesaian perkara akibat kecelakan oleh penyewa pada perjanjian sewa-menyewa mobil di IDD Trans Malang berupa kerusakan dan/atau keterlambatan yaitu pihak rental mengacu kepada surat perjanjian yang dimiliki oleh IDD Trans Malang. Ditinjau dari Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Pasal 269 yang menyebutkan bahwa: “kerusakan obyek ijarah karena kelalaian pihak penyewa adalah tanggung jawab penyewa, kecuali ditentukan lain dalam akad” juga telah sesuai dengan UU No.22 Tahun 2009 Pasal 234 yang berbunyi “pengemudi, pemilik kendaraan bermotor, dan/atau perusahaan angkutan umum bertanggung jawab atas kerugian yang diderita oleh penumpang dan/atau pemilik barang dan/atau pihak ketiga karena kelalaian pengemudi”.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Yasin, Mohamad Nur
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDYasin, Mohamad NurUNSPECIFIED
Keywords: حادث; تجميع القانون الاقتصادي الإسلامي; اتفاقية; Accident; Compilation of Islamic Economic Law; Agreement; Kecelakaan, KHES; Perjanjian
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Mohammad Syahriel Ar
Date Deposited: 22 Mar 2019 15:22
Last Modified: 22 Mar 2019 15:22
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/13478

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item