Responsive Banner

Tinjauan Yuridis pemeriksaan setempat (descente) dalam Hukum Acara Perdata Sidang Perkara Izin Poligami: Studi Kasus Di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri

Zamzami, Zakki Safrizal (2018) Tinjauan Yuridis pemeriksaan setempat (descente) dalam Hukum Acara Perdata Sidang Perkara Izin Poligami: Studi Kasus Di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
14210034.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

مستخلص البحث

الزواج هو الرابطة باطنا وظاهرا بين رجل وامرأة للزوج والزوجة بهدف تكوين الأسرة (أسرة) والغرض منه سعداء أبدي استنادا الله . لذلك الزواج شرعي بالقوانين إذا تم تنفيذه حسب الدين والمعتقد. ومع ذلك ، من أجل تحقيق الاعتراف بقانون الزواج ، يتم تسجيله في وجود مسؤولين من مكتب الشؤون الدينية . صياغة المشكلة في هذا البحث هو سبب حكم القاضي القيام بالفحص المحلي على حكم رقم 3400/Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr ونظر القاضي في رفض تصريح تعدد الزوجات في حكم رقم 3400/Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr ، الغرض من هذه الدراسة هو معرفة سبب قيام القاضي بإجراء فحص محلي في الحالة رقم3400/Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr وعرفةنظر القاضي برفض إجازة تعدد الزوجات في القضية.

هذه الدراسة تأتي من حكم رقم 3400/Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr باستخدام نهج نوعي ونوع أبحاث دراسة الحالة .أن معطيات التي تم جمعها في شكل امعطيات ابتدائي ومعطيات الثانوية التي جمعها المقابلة.والوثائق. ثم يتم تحرير معطيات والتحقق منها وترتيبها بعناية وترتيبها بحيث يتم تحليلها باستخدام وصف وصفي نوعي.

نتيجة هذا البحث هو أن القاضي يريد الحصول على المعلومات مباشرة من الملتمس من خلال الفحص المحلي والتأكد من أن مقدم الطلب قانوني أو لا لتعدد الزوجات ونظر القاضي في رفض الدعوى رقم 3400/Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr هو أن الطرف المطلوب لا يمنح الإذن للدخول في تعدد الزوجات وأن الطرف المطلوب لا يزال يؤدي واجبه كزوجة

ABSTRACT

Marriage is a physical and spiritual bond between a man and a woman as a husband and a wife with the intention of creating a family (a household) that is happy and everlasting based on believe in The One and Only God. Therefore, marriage is valid if it is held based on each religion and belief. However, to get the marriage law acknowledgment, it should be recorded and done in front of an officer of Religious Affair Office. This Problem formulation in this research is Reason of Judge to conduct local inspection Number 3400 / Pdt.G / 2016 / PA.Kab.Kdr and Judge's consideration in refusing polygamy permit in case Number 3400 / Pdt.G / 2016 / PA.Kab.Kdr . The purpose of this research is to know the reason of the judge in conducting the local inpection in case Number 3400 / Pdt.G / 2016 / PA.Kab.Kdr and know the judge's consideration in refusing polygmy permit in the case.

This research is based on case No. 3400/Pdt.G/2016/Pa.Kab.Kdr with qualitative approach and categorized as case study research. The data collected are both primary and secondary data that is collected by means of interview and documentation, and then the data is edited, examined, and arranged carefully as well as sorted in such way so that the research is categorized as descriptive qualitative.

The result of this research is that the Judge wants to get information directly from the petitioner through the local inpection and to make sure the petitioner is legally grounded or not to be polygamous while the judge's consideration in rejecting the case Number 3400 / Pdt.G / 2016 / PA.Kab.Kdr is that the defendant did not give the permission of the applicant to engage in polygamy and the requested party still performs his duty as a wife.

ABSTRAK

Pernikahan adalah adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai pasangan suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Oleh karenanya pernikahan adalah sah apabila dilaksanakan menurut agama dan kepercayaannya itu. Namun, untuk mencapai pengakuan hukum pernikahan, dicatatkan dilaksanakan dihadapan pejabat Kantor Urusan Agama. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Alasan Hakim melakukan pemeriksaan setempat pada perkara Nomor 3400/Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr dan pertimbangan Hakim dalam menolak izin poligami pada perkara Nomor 3400/Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan hakim dalam melakukan pemeriksaan setempat dalam perkara Nomor 3400/Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr dan mengetahui pertimbangan hakim dalam menolak izin poligmi dalam perkara tersebut.

Penelitian ini bersumber dari perkara Nomor. 3400/Pdt.G/2016/Pa.Kab.Kdr dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian case study. Sedangkan data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder yang dilakukan dengan teknik wawancara, dan dokumentasi yang kemudian data tersebut diedit, diperiksa, dan disusun secara cermat serta diatur sedemikian rupa yang kemudian dianalisis dengan deskriptif kualitatif.

Hasil dalam penelitian ini adalah Hakim ingin mendapat keterangan secara langsung dari termohon melalui pemeriksaan setempat dan memastikan termohon beralasan hukum atau tidak untuk dipoligami. Secara teori izin isteri dalam perkara poliami hakim harus mendengar sendiri sekalipun telah ada izin tertulis.Pertimbangan hakim dalam menolak perkara Nomor 3400/Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr adalah bahwa termohon tidak memberikan izin terhadap pemohon untuk melakukan poligami dan termohon masih menjalankan kewajibannya sebagai istri

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Saifullah, Saifullah
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSaifullah, SaifullahUNSPECIFIED
Keywords: قانون الإجراءات المدنية; الفحص المحلي; تصريح تعدد الزوجات; Law of Civil Procedures; Examination at Location; Polygamy Permission; Hukum Acara Perdata; Pemeriksaan Setempat; Izin Poligami
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mohammad Syahriel Ar
Date Deposited: 14 Sep 2018 15:50
Last Modified: 14 Sep 2018 15:50
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/12255

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item