Perancangan pusat reparasi kapal nelayan di Kabupaten Lamongan: Tema analogi

Bahari, Nurul (2017) Perancangan pusat reparasi kapal nelayan di Kabupaten Lamongan: Tema analogi. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11660018.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (13MB) | Preview

Abstract

INDOENSIA:

Banyak rakyat pesisir di Indonesia yang bermatapencaharian sebagai nelayan khususnya di daerah Kecamatan Paciran Lamongan Jawa Timur yang mayoritas bermatapencarian sebagai nelayan ditambah dengan potensi perikanan cukup besar di Kabupaten Lamongan.

Selanjutnya, Kabupaten Lamongan sebagai pemilihan tapak perancangan merupakan daerah yang kebanyakan penduduknya merupakan seorang nelayan, mulai nelayan kecil sampai nelayan nusantara. Saat ini Kabupaten Lamongan sendiri masuk dalam pola pengembangan tata ruang Jawa Timur yang tergabung dalam satuan wilayah pengembangan GERBANG KERTASUSILA (Gersik, Jombang, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan). Sementara itu fasilitas umum yang tersedia masih harus terus ditingkatkan seperti kualitas jalan, jarak tempuh, dan pengenbangan lainnya. Oleh karena itu, perancangan Pusat Reparasi Kapal Nelayan di Kabupaten lamongan ini diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk menambah fasilitas nelayan, khususnya sebagai tempat perbaikan kapal.

Kita sebagai muslim harus saling menjaga dan mencintai sesama makhluk Allah. Wujud saling mengasihi tersebut dapat dilakukan dengan banyak cara, seperti dengan menambah lapangan pekerjaan serta membantu sesama yang kesulitan. Perancangan Pusat Reparasi Kapal Nelayan ini mempunyai banyak manfaat, seperti penyediaan kebutuhan nelayan serta perbaikan kapal.

Pusat merupakan poros inti atau induk atau wadah utama dari sebuah pelayanan. Pusat dapat diartikan sebagai titik tengah sebagai pokok tumpuan dalam melakukan sesuatu. Pusat identik dengan tempat untuk berkumpul dan bersosialisasi. Islam telah mengajarkan kepada manusia melalui kitab al-Qur’an sebagaimana dijelaskan dalam surat Al Hujaarat ayat 10 dan 13, "Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat." (Q.s Al hujuraat: 10) kemudian Allah SWT berfirman yang artinya: "Haimanusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan berbangsa-bangsa, dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antaramu disisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maham engenal." (Q.S al hujuraat: 13). Inti dari pengambilan makna surat ini adalah agar kita senantiasa mengenal dan saling bersilaturahmi antar sesama manusia dengan perancangan pusat reparasi kapal ini sebagai wadahnya. Reparasi kapal sendiri merupakan fasilitas dimana kapal diperbaiki. Tempat interaksi antar sesama.

Tema analogi bentuk kapal diterapkan untuk memberi kesan didalam kapal sehingga dengan sendirinya pengunjung akan merasa seperti didalam kapal. Hal itu akan memberi perasaan yang berbeda dan juga perasaan puas.

ENGLISH:

Coastal people in indonesia who work as fishermen particularly in regions paciran sub-district lamongan east java which the majority of work as fishermen coupled with fisheries potential big enough lamongan in the district.

Next, district lamongan as an election tread design is a majority of the population is a fisherman, started fishermen until fishermen nusantara. At present district lamongan myself in a pattern the development of the space east java joined in the area unit development gerbang kertasusila (gersik, jombang, mojokerto, surabaya, sidoarjo, and lamongan). Meanwhile public facilities are still must be increased in as the quality of the road, mileage, and other development. Hence, design reparations fishing vessel central district lamongan is expected to be one of a forum to increase their fishermen, especially as the repairs ships.

Us as muslim need to maintain the and love fellow creation. The form love one another can be done by many ways, as by adding job opportunities and help others those who need it. Design central a serviceman fishing vessel has many benefits, as supplying needs fishermen and repairs ships.

The center of a shaft core or parent or container principal of a service. The center can be interpreted as the midpoint toehold as the highlight of doing something. Central synonymous with place to assemble and sociable.Islam has taught humans by the al-qur’an as explained in it Al-hujaarat ayat 10 and 13, ' indeed orang-orang believe are brothers therefore make things right among your brothers and fear of god you may rahmat. '( Q.S Al-hujuraat: 10 ) then say which means: 'haimanusia, we have created you from a laki-laki and female, and made Nations and tribes that you may know one another. The noblest you with god is the most righteous. God is aware and maham engenal.'(Q.S Al-hujuraat: 13). The nucleus from the meaning this letter is so we always know and each other strengthen relationship between people people by design central a serviceman this ship as its container. A serviceman a ship itself is where the facilities repaired .Place interaction between people.

The theme of the analogy of a form of vessel applied to give an impression on a boat so consequently visitors will feel like on a boat. It will give a feeling of different and also a feeling of satisfaction.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Sedayu, Agung and Wismantara, Pudji Pratitis
Keywords: Perancangan Pusat Reparasi Kapal Nelayan; analogi; central design of a serviceman fishing vessel; the analogy
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Teknik Arsitektur
Depositing User: Ismail Alim Prayogi
Date Deposited: 31 Mar 2018 08:46
Last Modified: 31 Mar 2018 08:46
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/9798

Actions (login required)

View Item View Item