Responsive Banner

Pengaruh kebersyukuran terhadap kepuasan kerja pada Generasi Z yang bekerja di SPPG Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban

Saputra, Rizky Pratama (2026) Pengaruh kebersyukuran terhadap kepuasan kerja pada Generasi Z yang bekerja di SPPG Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
220401110011.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

(5MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Bedasarkan data BPS menyebutkan bahwa sekitar 27.94% tahun 2023 hingga tahun 2025 generasi z mendominasi populasi indonesia terbesar dengan rentang kelahiran antara tahun 1997-2012. Rata-rata usia pada kelahiran tersebut sekitar 15-19 tahun yang sudah memulai untuk memasuki dunia kerja. Generasi Z atau gen Z atau yang juga biasa disebut sebagai centennials. Berdasarkan hasil survei, Tercatat bahwa 41% generasi Z memilih mengundurkan diri dari pekerjaannya karena gaji yang diterima belum memuaskan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebersyukuran, tingkat kepuasan kerja pada generasi z yang bekerja di SPPG Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian populasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 41 orang dan seluruhnya dijadikan responden menggunakan teknik sampel jenuh atau total sampling. Menurut Suharsimi Arikunto, apabila jumlah populasi kurang dari 100 maka seluruh populasi dapat dijadikan sebagai subjek penelitian. Data penelitian dikumpulkan menggunakan skala QG-6 dan JSS yang telah melalui expert judgment oleh dosen ahli serta telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji regresi linier sederhana.
Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat kebersyukuran memiliki nilai rata-rata (M) = 47,49 dengan standar deviasi (SD) = 4,749, sedangkan kepuasan kerja memiliki nilai rata-rata (M) = 99,68 dengan standar deviasi (SD) = 10,655. Sebagian besar responden memiliki tingkat kebersyukuran tinggi (73,2%) dan kepuasan kerja tinggi (82,9%). Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa kebersyukuran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (t = 4,055; p < 0,001). Koefisien regresi sebesar B = 1,222 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan kebersyukuran meningkatkan kepuasan kerja sebesar 1,222 satuan. Nilai Standardized Beta = 0,545 menunjukkan kekuatan hubungan yang sedang, sedangkan koefisien determinasi (R² = 0,297) menunjukkan bahwa kebersyukuran memberikan kontribusi sebesar 29,7% terhadap kepuasan kerja, sementara 70,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kebersyukuran yang dimiliki pekerja Generasi Z, maka semakin tinggi pula kepuasan kerja yang mereka rasakan.

ENGLISH:

Data from BPS (Statistics Indonesia) indicate that Generation Z accounted for approximately 27.94% of Indonesia's population between 2023 and 2025, making it the country's largest demographic cohort. The generation comprises individuals born between 1997 and 2012, many of whom enter the workforce between the ages of 15 and 19. Generation Z, or Gen Z, is also known as centennials. According to the survey, 41% of them resigned because they considered their salaries unsatisfactory.
The research aims to examine the levels of gratitude and job satisfaction among Generation Z employees at SPPG in Merakurak District, Tuban Regency. The researcher employed a quantitative approach using a population research design. The research population consisted of 41 respondents selected through total sampling. According to Suharsimi Arikunto, if the population size is less than 100, all members can serve as research subjects. The researcher collected the data using the QG-6 and JSS scales, both of which underwent expert examination and demonstrated satisfactory validity and reliability. The researcher analyzed the data using descriptive statistics, classical assumption tests, and simple linear regression.
The descriptive analysis revealed that the mean (M) gratitude score was 47.49 and the standard deviation (SD) was = 4.749. Meanwhile, the mean (M) job satisfaction score was 99.68, with and SD of 10.655. Most respondents demonstrated high levels of gratitude (73.2%) and high job satisfaction (82.9%). The partial (t) test showed that gratitude had a positive and statistically significant influence on job satisfaction (t = 4.055, p < 0.001). The regression coefficient (B) was 1.222, indicating that a one-unit increase in gratitude is associated with a 1.222-unit increase in job satisfaction. Furthermore, the standardized beta coefficient (β) was 0.545, indicating a moderate positive relationship, while the coefficient of determination (R²) was 0.297, showing that gratitude explains 29.7% of the variance in job satisfaction, with the remaining 70.3% attributable to factors beyond the scope of this research. These findings demonstrate that higher levels of gratitude are associated with greater job satisfaction among Generation Z employees.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Arifin, Zainul and Furqon, Muhammad Arif
Keywords: Kebersyukuran; Kepuasan kerja; Generasi Z; Gratitude; Job Satisfaction; Generation Z; أخرى خارج نطاق البحث. و تبني هذه النتائج أنه كلما زاد االمتنان لدى موظفي اجليل زد، زاد رضاؤهم ب لعمل
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170107 Industrial and Organisational Psychology
Departement: Fakultas Psikologi > Jurusan Psikologi
Depositing User: Rizky Pratama Saputra
Date Deposited: 20 Jul 2026 08:31
Last Modified: 20 Jul 2026 08:31
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/89440

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item