Putra, Ade (2026) Capital adequacy ratio CAR, non-performing loan NPL dan green financing terhadap kinerja keuangan ROA dengan inflasi sebagai variabel moderasi pada bank di Indonesia. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
220501110139.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. (1MB) | Preview |
Abstract
INDONESIA:
Sektor perbankan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui fungsi intermediasi. Kinerja keuangan bank menjadi aspek penting untuk dikaji karena mencerminkan kemampuan bank dalam mengelola aset, menjaga kualitas kredit, mempertahankan kecukupan modal, serta merespons perkembangan keuangan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh capital adequacy ratio (car), non-performing loan (NPL), dan green financing terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan return on assets (ROA), serta menguji peran inflasi sebagai variabel moderasi pada bank di indonesia periode 2021–2024.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan bank dan data inflasi. Populasi dalam penelitian ini adalah bank yang tercatat pada lembaga penjamin simpanan dan memenuhi kriteria penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga diperoleh 52 bank dengan total 208 observasi selama empat tahun pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dan uji moderasi dengan bantuan eviews.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa car tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. NPL berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan green financing berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Inflasi terbukti memoderasi pengaruh CAR terhadap ROA, tetapi dengan arah memperlemah. Sementara itu, inflasi tidak terbukti memoderasi pengaruh NPL maupun green financing terhadap ROA. Secara simultan, seluruh variabel dalam model moderasi berpengaruh signifikan terhadap ROA.
ENGLISH:
The banking sector plays an important role in maintaining financial system stability and supporting economic growth through its intermediary function. Bank financial performance is important to examine because it reflects the ability of banks to manage assets, maintain credit quality, sustain capital adequacy, and respond to sustainable finance development. This study aims to analyze the effect of capital adequacy ratio (CAR), non-performing loan (NPL), and green financing on financial performance, proxied by return on assets (ROA), and to examine the role of inflation as a moderating variable in Indonesian banks during the 2021–2024 period.
This research uses a quantitative approach with secondary data obtained from bank financial statements and inflation data. The population consists of banks registered with the Indonesia Deposit Insurance Corporation and meeting the research criteria. The sampling technique used is saturated sampling, resulting in 52 banks with a total of 208 observations over four years. The analytical methods used are panel data regression and moderation testing with the assistance of eviews.
The results show that CAR has no significant effect on ROA. NPL has a negative and significant effect on ROA, while green financing has a positive and significant effect on ROA. Inflation is proven to moderate the relationship between CAR and ROA, but in a weakening direction. Meanwhile, inflation is not proven to moderate the effect of NPL or green financing on ROA. Simultaneously, all variables in the moderation model have a significant effect on ROA.
ARABIC:
يؤدي القطاع المصرفي دوراً مهماً في الحفاظ على استقرار النظام المالي ودعم النمو الاقتصادي من خلال وظيفة الوساطة المالية. وتعدّ دراسة الأداء المالي للبنوك أمراً مهماً لأنه يعكس قدرة البنك على إدارة الأصول، والحفاظ على جودة الائتمان، وتعزيز كفاية رأس المال، والاستجابة لتطور التمويل المستدام. يهدف هذا البحث إلى تحليل تأثير نسبة كفاية رأس المال، والقروض غير العاملة، والتمويل الأخضر في الأداء المالي المقاس بالعائد على الأصول، وكذلك اختبار دور التضخم كمتغير معدل في البنوك في إندونيسيا خلال الفترة 2021–2024.
استخدم هذا البحث المنهج الكمي بالاعتماد على البيانات الثانوية المستمدة من التقارير المالية للبنوك وبيانات التضخم. يتكون مجتمع البحث من البنوك المسجلة لدى مؤسسة ضمان الودائع والتي تستوفي معايير البحث. واستخدمت الدراسة أسلوب العينة الشاملة، فبلغ عدد العينة 52 بنكاً بإجمالي 208 مشاهدة خلال أربع سنوات. وتم تحليل البيانات باستخدام انحدار البيانات اللوحية واختبار المتغير المعدل بمساعدة برنامج EViews.
أظهرت نتائج البحث أن نسبة كفاية رأس المال لا تؤثر تأثيراً معنوياً في العائد على الأصول. أما القروض غير العاملة فلها تأثير سلبي ومعنوي في العائد على الأصول، في حين أن التمويل الأخضر له تأثير إيجابي ومعنوي في العائد على الأصول. كما ثبت أن التضخم يعدل العلاقة بين نسبة كفاية رأس المال والعائد على الأصول، إلا أن اتجاهه يضعف هذه العلاقة. وفي المقابل، لم يثبت أن التضخم يعدل تأثير القروض غير العاملة أو التمويل الأخضر في العائد على الأصول.
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |
