Responsive Banner

Pengaruh stres kerja terhadap turnover intention dengan burnout sebagai variabel intervening pada pekerja Gen Z Oyi Buttermilk Chicken

Pribadi, Dito Wahyu (2025) Pengaruh stres kerja terhadap turnover intention dengan burnout sebagai variabel intervening pada pekerja Gen Z Oyi Buttermilk Chicken. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
200501110062.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

(1MB)

Abstract

INDONESIA:

Penelitian ini berawal dari fenomena tingginya niat keluar (turnover intention) di kalangan pekerja Generasi Z pada sektor Food & Beverage di Malang. Hasil studi awal di beberapa kedai kopi menunjukkan tingkat pergantian karyawan yang cukup tinggi dalam enam bulan terakhir, menunjukkan mobilitas tenaga kerja muda yang signifikan. Fenomena yang serupa juga diamati di satu outlet makanan lokal Oyi Buttermilk Chicken, yang diduga terkait dengan tuntutan pekerjaan yang berat, tekanan target operasional, dan jam kerja yang panjang.
Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh stres kerja terhadap niat keluar, dengan burnout sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis model persamaan struktural PLS-SEM menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Data penelitian dikumpulkan melalui survei daring dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana untuk menghasilkan data yang representatif.
Hasil analisis menunjukkan bahwa stres kerja secara signifikan meningkatkan tingkat burnout. Selanjutnya, tingkatan burnout juga secara signifikan meningkatkan niat keluar karyawan. Selain pengaruh langsung, stres kerja juga memengaruhi niat keluar secara tidak langsung melalui burnout, sehingga burnout berperan sebagai mediator parsial.
Nilai R kuadrat penelitian ini mengindikasikan bahwa model memiliki kemampuan menjelaskan variabel yang memadai. Instrumen penelitian yang digunakan dinyatakan valid dan reliabel. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai keterkaitan antara stres kerja, burnout, dan niat keluar pada pekerja generasi muda.

ENGLISH:

This study is motivated by the growing phenomenon of turnover intention among Generation Z workers in the Food & Beverage industry in Malang, Indonesia. An initial survey at several coffee shops showed a relatively high employee turnover rate over the past six months, indicating significant mobility of young workers. A similar situation was observed at a local restaurant outlet Oyi Buttermilk Chicken, which is suspected to be related to demanding job conditions,pressure to meet operational targets, and long working hours.

This study aims to examine the influence of work stress on turnover intention with burnout as an intervening variable. The research uses a quantitative approach with partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) analysis using SmartPLS software. It is based on data from online questionnaires collected through a simple random sampling technique.

The analysis results indicate that work stress has a significant positive effect on burnout. Furthermore, burnout also has a significant positive effect on turnover intention. In addition to the direct effect, work stress also indirectly affects turnover intention through burnout, making burnout a partial mediator.The coefficient of determination suggests that the model has adequate explanatory power. All measurement instruments are found to be valid and reliable. The results of this study provide a deeper understanding of the relationship between work stress, burnout, and turnover intention among young workers.

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item