بيئة اللغة العربية وترقية مهارة الكلام في معهد دار التوحيد مالانج جاوا الشرقية: دراسة وصفية تقويمية

Mundir, Ibnu (2011) بيئة اللغة العربية وترقية مهارة الكلام في معهد دار التوحيد مالانج جاوا الشرقية: دراسة وصفية تقويمية. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
09720094.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (11MB)

Abstract

ABSTRAK

Lingkungan mempunyai peranan penting dalam pemerolehan bahasa. Lingkungan adalah semua unsur dan faktor baik materi dan non materi mempengaruhi dalam proses pemberlajaran dan siswa menjadi semangat dalam meningkatkan bahasa Arab, mendorong mereka dan memberanikan mereka untuk mempraktekkannya dalam realitas kehidupan sehari-hari, atau segala sesuatu yang didengar dan dilihat oleh siswa dari sesuatu yang memeprngaruhi mereka dalam pempelajari bahasa Arab.

Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) proses penerapan lingkungan berbahasa Arab di Pondok Pesantren Darut Tauhid Malang, (2) efektifitas metode yang digunakan dalam penerapan lingkungan berbahasa Arab di Pondok Pesantren Darut Tauhid Malang.

Penelititian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif, metode pemaparan fenomena sebagaimana kenyataan dan menarik kesimpulan dengan fenomena-fenomena yang nyata. Sedangkan sumber data yaitu: ungkapan dan tindakan informan, dokumentasi, dan sumber statistik. Instumen penelitian : peneliti, pedoman interview, observasi, ungkapan-ungkapan di dalam dan di luar kelas, dokumenter, dan komentar guru.

Untuk penyajian data mengunakan : penyajian data, tabulasi data, dan analisi data yang menggunakan analisis kritis. Untuk validitas dan kridebilitas data adalah ; keikutsertaan peneliti dalam beberapa kegiatan, triangulasi, diskusi dengan sejawat, analisis kondisi negatif dan menggunakan pengecekan data.

Hasil penelitian ini adalah (1) lingkungan berbahasa Arab di Pondok Pesantren Darut Tauhid Malang telah berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan berbahasa Arab yang ada di lingkungan pondok tersebut.

Mereka belajar berbahasa secara alami dari kosakata yang tertempel pada majalah dinding, percakapan-percakapan orang-orang disekitarnya, menyimak, membaca, menulis, menerjemah, mengerjakan latihan- latihan, menulis indah, dan memahami kitab-kitab Arab serta menulis makalah berbahasa Arab.

Ada 3 unsur pembentukan lingkungan berbahasa Arab yang penting yaitu adanya peraturan bahasa, kegiatan dalam kelas dan kegiatan luar kelas. (2) efektivitas lingkungan berbahasa Arab di Pondok ini dinyatakan baik
dan valid untuk meningkatkan kemahiran berbicara bahasa Arab, lebih-lebih pada unsur pelafalan bahasa Arab dengan pelafalan yang benar, diksi kata-kata, serta penggunaan istilah yang benar.

Implikasi dari penelitian ini maka disarankan (1) penyediaan lingkungan bahasa Arab dengan baik sangat diperlukan,bila perlu ditambahkan kegiatan- kegiatan yang proporsional, agar penghuninya memperoleh skill dengan cepat, baik dan benar. (2) untuk menciptakan lingkungan membutuhkan kerjasama yang kuat dengan civitas pondok, karena kerjasama merupakan dasar keberhasilan dalam penciptaan tersebut. (3) lingkungan mempunyai peran besar dalam pemerolehan kemahiran bahasa Arab, maka hendaknya bagi guru dan pelajar memelihara dan memperbaikinya. (4) pelajaran yang dipilih (khowas) dalam proses pembelajaran tanpa memisah-misah kemahiran yang ada.

ABSTRACT

Environment has a big role in acquiring language skill, but there are several institutes (Islamic boarding school, for example) which create language environment (especially Arabic environment). Unfortunately, there is no growth and progress, and also the students do not get language skill (Arabic) with good and correctness.

Besides, the graduates do not master in this skill. It is, as if the existence of the environment is only limited in students' acquirement to one of skills (ex. speaking proficiency). They do not master enough in other skills such
as reading, writing, and listening. They, sometimes, do not understand nahwu and sorrof method deeply. They also do not understand about texts well and are indigent in writing correctly.

The aim of this research is for knowing (1) the procces of arabic environment at Islamic Boarding School Darut Tauhid Malang, (2) The effective of Arabic Environment in Improving Speaking Skill on Junior High School at Islamic Boarding School Darut Tauhid Malang, in partuculary the arabic right pronunciation, arabic vocabolary diction, arabic expressions.

This research uses a qualitative and descriptive approach, a phenomenon presentation method as fact and making conclusion with real phenomena. Sources of data are: informant action and expression, documentation, and statistic sources.

Research instruments: researcher, interview guidance, observation, expressions inside and outside of class, documenter, and teacher comment. Data presentation uses: presentation of data, data tabulation, and data analysis which uses critical analysis. Validities and credibility of data: researcher's participation in some activities, triangulation, and discussion with colleagues, negative condition analysis, and checking of data.

The results of this research are: (1) The Arabic Environment at Islamic Boarding School Darut Tauhid Malang as hoped. The proof is Here are activities in formal environment: conversation items, listening, comprehending books (muthola'ah), composing, translating, Arabic lesson, exercise, dictation (imla'), calligraphy, enrichment of terms and vocabularies, linguistics (balaghoh science), methods of nahwu and sorrof, comprehending Koran, literature texts, wall magazine, writing of papers, and language laboratory, (2) The count of quistionnare is 80,14 its mean that Arabic Environment at Islamic Boarding School Darut Tauhid Malang is good and effective. And so the count of examination is 90,23 its mean that Arabic Environment at is good and effective too.

As implication of this research, I perform these suggestions: (1) they ought to provide Arabic environment well, proportional activities, so that the dwellers will get this skill well and rapidly, (2) in creating language environment, it needs strong cooperation with all elements of al-Amien Islamic boarding school, because cooperation is success elementary in this creation, (3) environment has big roles in acquiring Arabic skill. So, the teacher and the students must look it after and improve it, (4) one who is learning a certain skill do not need to separate it (doing discrimination), because each skill is one unity.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Lubis, Torkis and Hasan, Nur
Keywords: بيئة; مهارة الكلام; environment; speaking skill; lingkungan; kemahiran bahasa
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Mohammad Syahriel Ar
Date Deposited: 07 Aug 2017 11:15
Last Modified: 07 Aug 2017 11:15
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/7688

Actions (login required)

View Item View Item