Responsive Banner

Strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan interaksi sosial siswa lambat belajar (slow learner) di Sekolah Inklusi SMP Negeri 18 Malang

Pitaloka, Lokeswari Dyah (2015) Strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan interaksi sosial siswa lambat belajar (slow learner) di Sekolah Inklusi SMP Negeri 18 Malang. Undergraduate thesis, Universitas Negeri Islam Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
11110170.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

INDONESIA:

Problematika interaksi saat ini adalah banyak sekali kita jumpai bertemunya orang perorangan secara badaniah akan tetapi tidak akan menghasilkan pergaulan hidup dalam suatu kelompok sosial. Interaksi sosial akan terjadi apabila orang perorangan saling bekerjasama, saling berbicara dan seterusnya untuk mencapai tujuan bersama. Pengembangan interaksi sosial di sekolah inklusi bagi siswa lambat belajar (slow learner) begitu penting dilakukan guna menciptakan terapi terbaik dan kemandirian siswa. Strategi guru PAI menjadi suatu pilihan alternatif baik untuk mengembangkan interaksi sosial siswa lambat belajar (slow learner) di sekolah inklusi. Di SMP Negeri 18 Malang guru PAI telah melakukan startegi guna mengembangkan interaksi sosial siswa lambat belajar (slow learner). Fokus penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana strategi guru pendidikan agama Islam dalam mengembangkan interaksi sosial siswa lambat belajar (slow learner) di sekolah inklusi SMP Negeri 18 Malang?, 2) Apakah faktor pendukung dan penghambat strategi guru pendidikan agama Islam dalam mengembangkan interaksi sosial siswa lambat belajar (slow learner) di sekolah inklusi SMP Negeri 18 Malang?.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan (1) Wawancara, (2) Observasi, (3) Dokumentasi. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling. Sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan tiga tahap analisis yaitu (1) Reduksi data, (2) Penyajian data, (3) Penarikan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data penulis menggunakan ketekunan pengamatan, triangulasi dan pengecekan teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Strategi yang digunakan oleh guru PAI tidak lepas dari suatu perencanaan mulai dari mempelajari keadaan fisik, psikologis, sosial, kecerdasan serta interaksi sosial siswa. Yang berikutnya adalah pelaksanaan, seperti bantuan penempatan, penciptaan situasi yang kondusif, penyesuaian materi dengan kurikulum dan alokasi waktu, serta penggunaan metode demonstrasi. Yang terakhir adalah evaluasi perubahan tingkah laku dan nilai siswa, melalui tes perbuatan (performance test), tes bentuk objektif, dan tes lisan. 2) Faktor pendukungnya adalah adanya rasa keterbukaan, program sekolah serta bimbingan dari keluarga besar SMP Negeri 18 Malang. Kemudian faktor penghambatnya adalah kurang adanya pembiasaan yang dilakukan keluarga saat berada dirumah. Solusi yang ditawarkan adalah menjalin hubungan yang lebih baik dengan pihak keluarga serta tetap menjalankan program sekolah guna mengembangkan interaksi sosial para siswa.

ENGLISH:

The problematic of interaction in this era is a lot of convergence of individual bodily, but there is never make a social life in social group. Social interaction will occur when the individuals work together, talk to each other to achieve a common goal. Development of social interaction of slow learner in inclusion school is very important to create the best therapies and independent student. PAI teacher strategies are quite important to develop social interaction of slow learner in school inclusion. PAI teacher in State Junior High School of 18 Malang has made some strategy to develop social interaction of slow learner. The research focus are: 1) How does the strategy of PAI teachers in developing social interaction of slow learner in school inclusion State Junior High School of 18 Malang?, 2) How does the supporting and inhibiting factors PAI teacher strategies in developing social interaction of slow learner in school inclusion State Junior High School of 18 Malang?.

This research is using a qualitative approach. The data collection technique are used: 1) Interview, 2) Observation, 3) Documentation. The informants are determined with purposive sampling technique. While the data analysis is using descriptive analysis with three stages of analysis, they are: 1) Data reduction, 2) Data presentation, 3) Conclution. To check the validity, the author uses a presintent observation, triangulation peer debriefing. The research result showed: 1) The strategy used by PAI teachers can not be separated from planning, ranging from studying the physical, psychological, social, intelligence and social interaction of students. The next is the implementation such as placement assistance, creation of favorable situation, material adjustments to the curriculum, and the allocation of time and the use of methods of demonstration. The last is evaluating changes in behavior and values of students, with performance test, the objective test, and oral test. 2) The Supporting factor is the sense of openness, school programs and guidance from big family of State Junior High School of 18 Malang. Then the inhibiting factor is the lack of habituation from the family. The solution that offered is to establish better relationships with their families and keep running the school programs to a develop student’s social interaction.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Rossidy, Imron
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDRossidy, ImronUNSPECIFIED
Keywords: Strategi guru; Interaksi Sosial; Lambat Belajar (Slow Learner); Teacher Strategy; Social Interaction; Slow Learner
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 06 Dec 2016 16:56
Last Modified: 06 Dec 2016 16:56
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5178

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item