Pengaruh penambahan pektin dan gliserol pada gel lidah buaya (Aloe vera) serta lama pencelupan dalam edible coating terhadap kualitas cabai merah besar (Capsicum annum L.)

Ardasania, Ivani (2014) Pengaruh penambahan pektin dan gliserol pada gel lidah buaya (Aloe vera) serta lama pencelupan dalam edible coating terhadap kualitas cabai merah besar (Capsicum annum L.). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
10620032 Pendahuluan.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
10620032 Indonesia.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
10620032 Inggris.pdf

Download (151kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
10620032 Arab.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
10620032 Bab 1.pdf

Download (578kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
10620032 Bab 2.pdf

Download (707kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
10620032 Bab 3.pdf

Download (438kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
10620032 Bab 4.pdf

Download (926kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
10620032 Bab 5.pdf

Download (231kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
10620032 Daftar Pustaka.pdf

Download (254kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
10620032 Lampiran.rar

Download (2MB)

Abstract

INDONESIA:

Edible coating adalah teknik pelapisan buah dan sayuran yang alami. Gel Aloe vera berpotensi untuk diaplikasikan dalam teknologi edible coating. Polisakarida dan lignin yang terkandung dalam lidah buaya dapat menahan hilangnya cairan dari permukaan kulit, sehingga dapat mengurangi laju kelayuan, laju respirasi, dan mempertahankan kesegaran cabai merah besar. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui pengaruh aplikasi gel lidah buaya sebagai edible coating terhadap kualitas cabai merah besar. (2) Untuk mengetahui pengaruh lama pencelupan terhadap kualitas cabai merah besar.(3) Untuk mengetahui pengaruh interaksi gel lidah buaya sebagai edible coating dan lama pencelupan terhadap kualitas cabai merah besar.

Rancangan penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial terdiri dari 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah larutan gel Aloe vera murni (tanpa penambahan), dan larutan gel Aloe vera dengan penambahan gliserol 1% dan pektin 1%. Faktor kedua adalah lama pencelupan selama 1, 5, dan 10 menit. Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari 2014 – Februari 2014. Di Laboratorium Biokimia Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dan Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini menggunakan Analisis of Varian (Anova) dengan Uji Jarak Duncan (UJD) taraf signifikan 5% pada program SPSS.

Hasil penelitian menunjukkan gel lidah buaya sebagai edible coating dengan penambahan pectin 1% dan gliserol 1% dan lama pencelupan 5 menit dapat mempertahankan susut bobot, tekstur, kadar vitamin C, dan warna cabai merah besar hingga 10 hari.

ENGLISH:

Edible coating is a coating technique of natural fruit and vegetables. Aloe vera Gel has the potential to be applied in edible coating technology. Polysaccharides and lignin contained in Aloe Vera can withstand the loss of liquid from the surface of the skin, reduce the rate of respiration rate. Therefore, it reduces the withered rate and retain the freshness of the red chilli. This research aims (1) to determine the influence of the application of Aloe Vera gel as edible coating on quality red chili, (2) to determine the influence of long immersion to the quality of red chili, (3) to determine the influence of interaction of Aloe Vera gel as edible coating and long immersion to quality of red chili.

The study plan was performed using Random Design complete (RAL) which were arranged in a factorial factor with 2 to 3 times the repetation. The first factor was pure Aloe vera gel solusion (without addition), and Aloe vera gel solution with the addition of glycerol 1% and pectin 1%. The second factor was the long immersion for 1, 5 and 10 minutes. This research was carried out in January 2014 – February 2014 in the Biochemistry laboratory of Biology Department, Faculty of science and technology UIN Maulana Malik Ibrahim and chemical laboratory of University of Muhammadiyah Malang. This research used the Analysis of Variance (Anova) with Test Distance Duncan (UJD) with 5% significant level on the SPSS program.

The results showed the aloe vera gel as edible coating with the addition of pectin 1% and 1% glycerol and long immersion in 5 minutes can maintain the red chilli weights reduction, textures, levels of vitamin C, and color up to 10 days.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Minarno, Eko Budi and Syarifah, Umaiyatus
Keywords: Edible coating; Gel Lidah Buaya; Lama Pencelupan; Cabai Merah Besar; Aloe Vera Gel, Long Immersion; The Big Red Chili
Subjects: 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0607 Plant Biology > 060705 Plant Physiology
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 27 Jul 2015 01:47
Last Modified: 27 Jul 2015 01:47
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/491

Actions (login required)

View Item View Item