Implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan pada mata pelajaran Qur’an-Hadits di MTs Almaarif 01 Singosari-Malang

Hamdani, Hamdani (2008) Implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan pada mata pelajaran Qur’an-Hadits di MTs Almaarif 01 Singosari-Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
04110170.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (61MB)

Abstract

Salah satu komponen penting dari sistem pendidikan tersebut adalah kurikulum, karena kurikulum merupakan komponen pendidikan yang dijadikan acuan oleh setiap satuan pendidikan, baik oleh pengelola mapun penyelenggara; khususnya oleh guru dan kepala sekolah.

Sebagai implikasinya, kesadaran tentang peran guru meningkat. Sebagai tenaga profesional, guru merupakan pintu gerbang inovasi, sekaligus gerbang menuju ke pembangunan yang terintegrasi. Betapa tidak, karena pembangunan dapat terlaksana jika dimulai dari pembangunan manusia terlebih dahulu. Tanpa manusia yang cakap, berpengetahuan, trampil, cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab, pembangunan yang terintegrasi dapat terselenggara dan berhasil dengan baik. Oleh karena itu setiap guru dan tenaga kependidikan lainnya perlu dan harus memahami kurikulum sekolah tempat mereka bertugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan ketentuan yang telah digariskan dalam kurikulum

Untuk mencapai tujuan diatas, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktifitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual atau kelompok. Kehadiran peneliti adalah sebagai seorang pengamat secara penuh. Penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan tiga metode, yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi.

Dalam penelitian ini penulis, menggunakan teknik analisis data dengan tiga tahapan yakni, identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi. Kemudian pengecekan keabsahan data menggunakan pemeriksaan sejawat melalui diskusi dan trianggulasi.Sedangkan teknik penelitiannya menggunakan purposive sampel. Adapun tahap-tahap penelitian yang dilakukan yakni tahap pra lapangan, tahap pekerjaan, dan tahap analisis data serta tahap penilisan hasil laporan penelitian.

Dari hasil penelitian, penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut: 1. MTs Almaarif 01 Singosari-Malang sudah melakukan langkah-langkah yang sangat bagus terkait perencanaan KTSP. Mulai dari pelatihan dan seminar KTSP, studi banding, dan membentuk tim penyusun KTSP, akan tetapi untuk saat ini MTs Almaarif 01 masih mengunakan model KTSP dari Depak dan guru mata pelajarn Qur’an-Hadits masih belum membuat RPP. Sedangkan pelaksanaan masih belum seluruhnya seratus persen. dan evaluasi KTSP dilakukan diap akhir tahun. 2. Faktor pendukung dalam pelaksanaan KTSP adalah adanya perhatian yang serius dari lembaga maupun yayasan terhadap para guru dan MTs Almaarif 01 berada dalam lingkungan pesantren. Sedangkan faktor penghambatnya adalah lambatnya Depag dalam memberikan buku podoman KTSP, dan tim penyusun KTSP MTs Almaarif 01 belum membuat Model KTSP yang sesuai dengan karkteristik MTs Almaarif 01 Singosari-Malang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Nur, Muhamad Amin
Keywords: Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan; Qur’an-Hadits
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Indar Erdiana
Date Deposited: 31 Aug 2016 10:17
Last Modified: 31 Aug 2016 10:17
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4648

Actions (login required)

View Item View Item