Konsep pendidikan Islam Ibnu Taimiyah dalam membina akhlak remaja dan implikasinya terhadap pembelajaran pendidikan agama Islam

Dewi, Indah Wahyu Kusuma (2008) Konsep pendidikan Islam Ibnu Taimiyah dalam membina akhlak remaja dan implikasinya terhadap pembelajaran pendidikan agama Islam. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
04110162.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pendidikan Islam adalah sumber dan pemandu dalam mewujudkan kehidupan manusia. Dia hadir untuk meningkatkan potensi spiritual dan membentuk pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan serta berakhlak mulia. Namun keberadaannya di era modern ini semakin terpuruk, khususnya dalam jiwa dan pikiran remaja yang lebih berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi “Barat”, yang kemudian membawanya pada sublimasi Islam. Semakin lama semakin tampak kerapuhan akidah dan akhlak mereka, hingga menggugah para pemikir Muslim untuk melakukan upaya pembenahan hakikat kepribadian (yang mampu mengintegrasikan antara Teo (tauhid), individu (antropo), dan sosial (sosio) dengan jiwa). Salah satunya ialah Ibnu Taimiyah dengan konsep pendidikan Islam yang dirasa dapat menyelesaikan masalah tersebut. Maka dari itu, penulis ingin membahasnya secara lebih mendalam melalui skripsi “Konsep Pendidikan Islam Ibnu Taimiyah dalam Membina Akhlak Remaja dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.” Dengan tujuan untuk mengetahui konsep Pendidikan Islam Ibnu Taimiyah dalam membina akhlak remaja, menjabarkan peran konsep tersebut terhadap pembinaan akhlak remaja dalam kehidupan sehari-hari, serta mendiskripsikan implikasinya terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian Library Research. Dalam pengerjaannya peneliti menggunakan metode dokumenter; membaca buku-buku primer (At-Tarbiyah Al-Arabiyah Al-Islamiyah; Al-Mujalad Ats-Tsalits, konsep pendidikan; Al-Hasanah wa al-Sayyi’ah, tentang akhlak karya Ibnu Taimiyah), sekunder (Pendidikan Islam dan Tantangan Globalisasi karya Amin Abdullah; Islam dan Globalisasi Dunia karya Yusuf Al-Qardhawi) dan penunjang yang berhubungan dengan pembahasan. Selanjutnya menganalisisnya dengan teknik analisis deskriptif dan content analysis, yaitu mengumpulkan dan menyusun suatu data, kemudian menganalisis data.

Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa konsep pendidikan Islam Ibnu Taimiyah dalam membina akhlak remaja di era modern menggunakan metode berpikir salafiah yang bersumber pada Al-Quran dan Hadits. Ibnu Taimiyah berkeinginan kuat untuk menggalakkan umat Islam agar bergairah kembali menggali ajaran-ajaran Islam yang termuat dalam dua sumber itu, sehingga dapat mencari penyelesaian masalah pada keduanya, dan pada risalah dari para pengikutnya (Rasulullah, para sahabat, tabi’t tabi’in, dan ulama penerus lainnya, kemudian bertawakal). Hal ini secara tidak langsung dapat merubah pikiran masyarakat tentang hakikat pendidikan, yang pada akhirnya berpotensi menyatukan ilmu ketauhidan, pribadi dan sosial, serta menjadikan Allah dan Rasul-Nya sebagai kerangka awal dan jalan akhir dalam usaha membina akhlak remaja saat ini.

Konsep pendidikan Islam Ibnu Taimiyah terhadap pembinaan akhlak dalam kehidupan sehari-hari, memiliki peran penting, selain sebagai pengantar pada cara mendidik yang benar, konsep ini juga dapat dijadikan sebagai imun, baik filter, “benteng” pertahanan, wheel (setir), balancing (penyeimbang), heal (penyembuh) dari berbagai pengaruh yang ada, salah satunya dengan cara mencari penyebab dan solusinya.

Implikasi penerapan konsep pendidikan Islam tersebut pada pembelajaran pendidikan agama Islam yaitu: (1) Diadakannya perubahan terhadap kurikulum (paradigma baru pendidikan Islam) melalui penyesuaian terhadap kondisi remaja (masyarakat) saat ini. (2) Menginternalisasikannya pada anak didik agar terjadi keseimbangan antara jiwa dengan Teo (tauhid), individu (antropo), dan sosial (sosio). (3) Keseimbangan ibadah vertikal dan horisontal sehingga dapat tercipta manusia yang berbudi pekerti luhur, bertakwa dan berakhlak mulia.

Peneliti mengharapkan hasil penelitian dapat dijadikan rujukan bagi pendidik dalam melaksanakan konsep pendidikan Islam Ibnu Taimiyah untuk membina akhlak remaja, berdasarkan Al-Quran dan Sunnah. Kalaupun masih ada alternatif lain yang lebih baik, maka hal itu dapat dijadikan masukan atau tambahan agar skripsi ini terus berkembang dan bermanfaat di kemudian hari. Amin.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Rossidy, Imron
Keywords: Pendidikan Islam Ibnu Taimiyah; Akhlak Remaja; Implikasi
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Indar Erdiana
Date Deposited: 24 Aug 2016 07:15
Last Modified: 25 Aug 2016 02:30
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4567

Actions (login required)

View Item View Item