Responsive Banner

Analisis komparatif antara konsep motivasi belajar menurut Abraham H. Maslow dan Imam Al-Ghazali serta penerapannya alam pembelajaran PAI

Izzul Ulya, Iftakhil (2012) Analisis komparatif antara konsep motivasi belajar menurut Abraham H. Maslow dan Imam Al-Ghazali serta penerapannya alam pembelajaran PAI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
05110120.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (418kB) | Preview

Abstract

ABSTRACT

Pendidikan seringkali diteropong sebagai institusi paling strategis untuk mengembalikan (reposisi) distorsi nilai-nilai kemanusiaan. Secara rasional semua ilmu pengetahuan dapat diperoleh melalui belajar. Ada banyak faktor yang berpengaruh dalam proses belajar, salah satu faktor yang paling penting adalah motivasi belajar. Motivasi belajar dalam perspektif humanistis menekankan pada kapasitas murid untuk mengembangkan kepribadian serta kebebasan untuk memilih nasib mereka.

Perspektif humanistis berkaitan erat dengan teori aktualisasi diri yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow serta konsep fitrah Al-Ghazali yang berkaitan erat dengan pembahasan tentang motivasi. Meskipun Maslow dan al- Ghazali berkembang dimasa yang berbeda, di antara kedua tokoh ini terdapat beberapa kesamaan dan perbedaan pemikiran. Berangkat dari kerangka berfikir di atas, maka peneliti tertarik untuk mengkaji masalah konsep motivasi belajar menurut Imam Al-Ghazali dan Abraham H. Maslow.

Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan analisis Penelitian yang penulis lakukan ini adalah termasuk dalam penelitian library research dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif analisis komparatif. Dan agar hasil penelitian berjalan dengan baik, maka dalam pengumpulan datanya, penulis menggunakan metode dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisisnya, penulis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Sedangkan pembahasan menggunakan metode deduksi, induksi, dan komparasi.

Dari penelitian tersebut, terungkap bahwa Maslow mempunyai pandangan yang anthroposentris serta cenderung terlalu berlebihan mengagungkan manusia. Sedang konsep motivasi belajar al-Ghazali bersifat theosentris yang mengakui potensi manusia tanpa mengabaikan perannya sebagai ’abdullah (mengabdi kepada Allah) dan khalifah (pemimpin, pengganti atau wakil Tuhan) di bumi.

Hasil penelitian ini mendorong perlunya untuk mengembangkan lagi pendekatan yang digunakan oleh Imam al-Ghazali tanpa membuang nilai positif yang di usung Abraham H. Maslow agar agar peserta didik mampu memotivasi dirinya untuk belajar dalam bingkai ibadah, sehingga terjadi keseimbangan antara kehidupan dunia dan kehidupan akhirat.

ABSTRACT

Ulya, Iftahil Izzul. Comparative Analysis between the Concept of Learning Motivation by Abraham H. Maslow and Imam Ghazzali and application in the PAI learning. Thesis, Islamic Education Studies Program, Department of Islamic Education. Tarbiyah Faculty. Islamic State University Maulana Malik Ibrahim Malang. Imron Rossidy, M.Th, M.Ed.

Education is often seen as the most strategic institutions to returns (repositioning) the distortion of human values. Rationally all of knowledge can be obtained through learning. There are many factors that affect the learning process, one of the most important factor is the learning motivation. Learning motivation in a humanistic perspective emphasizes the capacity of students to develop the personality and freedom to choose their fate.

Humanistic perspective is closely related to self-actualization theory which was developed by Abraham H. Maslow and Al-Ghazali's concept of nature is closely related to discussion of the motivation. Although al-Ghazali and Maslow developing a different future, in between two figures, there are some similarities and differences in thinking. Departing from the above frame of mind, the researchers are interested to study the problems the concept of learning motivation by Imam Al-Ghazali and Abraham H. Maslow.

Research by the author was included in the research library research using a qualitative descriptive approach to comparative analysis. And to the research goes well, the data collection, authors used documentation method. Whereas for analyze, the authors use content analysis techniques. While the discussions using the method of deduction, induction, and comparison.

From these studies, revealed that Maslow has anthroposentris view and tends too much glorifying of man. Were the concept of learning motivation al- Ghazali is theosentris that recognizes the human potential without ignoring his role as an 'abdullah (serve Allah) and the caliph (leader, successor or a representative of God) on the earth.

The results of this study encourages need to developing another approach used by Imam al-Ghazali without wasting any positive value in stretcher Abraham H. Maslow to able to motivate his students to study in the frame of religious, so a proper balance between worldly life and the life hereafter.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Imron, Rossidy
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDImron, RossidyUNSPECIFIED
Keywords: Motivasi Belajar; Abraham H. Maslow; Imam al-Ghazali; Learning Motivation; Abraham H. Maslow; Imam al-Ghazali
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 07 Nov 2022 08:22
Last Modified: 07 Nov 2022 08:22
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/41146

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item