Uji aktivitas antimikroba ekstrak etanol daun, kulit dan biji kelengkeng (Euphoria longan L.) terhadap pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae dan Lactobacillus plantarum penyebab kerusakan nira siwalan (Borassus flabellifer L.)

Fauziah, Wenny Nur (2015) Uji aktivitas antimikroba ekstrak etanol daun, kulit dan biji kelengkeng (Euphoria longan L.) terhadap pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae dan Lactobacillus plantarum penyebab kerusakan nira siwalan (Borassus flabellifer L.). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11620011.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Nira siwalan atau legen adalah cairan yang disadap dari bunga pohon siwalan. Cairan ini mengandung gula antara 10-15%, gula yang terkandung dalam nira menunjang pertumbuhan aktif organisme-organisme fermentatif. Adanya pertumbuhan organisme-organisme fermentatif pada nira siwalan akan mengakibatkan kerusakan pada nira siwalan sehingga daya simpan nira lebih pendek dan tidak baik untuk dimanfaatkan serta diolah terutama sebagai minuman karena mengandung alkohol yang bersifat memabukkan dan haram untuk dikonsumsi.Mikroba yang dominan didalamnya adalah Saccharomyces cerevisiae dan Lactobacillus plantarum. Sehingga perlu dilakukan uji fitokimia untuk mengetahui senyawa aktif daun, kulit dan biji kelengkeng yang berpotensi sebagai antimikroba dan untuk mengetahui efektifitasnya dalam menghambat pertumbuhannya.

Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Mikrobiologi dan Biokimia UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Rancangan yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Variasi konsentrasi ekstrak kelengkeng daun, kulit dan biji yang digunakan adalah 4%, 8%, 12% dan 16%. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah difusi menggunakan kertas cakram untuk mengukur zona hambat mikroba.

Sampel uji yang digunakan adalah ekstrak kelengkeng karena mengandung senyawa antimikroba dimana pada daun, kulit dan biji kelengkeng mengandung flavonoid, polifenol dan tanin. Pada ekstrak biji kelengkeng juga mengandung minyak atsiri golongan terpenoid. Uji antimikroba dilakukan menggunakan metode kertas cakram yang mana dapat diketahui bahwa ekstrak biji kelengkeng dengan konsentrasi 16 % mampu menghambat pertumbuhan Saccharomyces cerevisiae. Zona hambat yang dihasilkan dari ekstrak kelengkeng dengan konsentrasi 16% adalah 11,3 mm. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak biji kelengkeng memiliki kemampuan sebagai antifungi, karena dalam ekstrak biji kelengkeng mengandung senyawa-senyawa aktif terutama golongan terpenoid.

ENGLISH:

Nira siwalan or legen is one of the liquid kinds taken from the flower of siwalan tree. The liquid consists of about 10-15% sugar. The sugar consisting in Nira supports the growth of the fermentative organisms. The growth of the fermentative organisms in nira siwalan makes damage at nira siwalan so the power to save nira is shorter and it is not good for the human to consume because it consists of alcohol that is intoxicate and haram for moslem.The microbesdominate inside are Saccharomyces cerevisiae and Lactobacillus plantarum so it is needed to make a fitokimia test to know leaf active compound, leather and the seed of kelengkeng that has potential antimicroba and to know the effectively in obstructing the growth.

This research is done in Microbiology and Biochemistry Laboratory of UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. The analysis plan used is the qualitative descriptive analysis. The concentration variation of kelengkeng extract, leaf, leather and seed used is 4%, 8%, 12% dan 16%. The research method used in this research is diffusion using the disk paper to measure the microbe blocked zone.

The test sample used is the kelengkeng extract because it consists of antimicrobial compound where in leaf, leather, and seed of kelengkeng consists of flavonoid, polifenol and tanin. It consists of atsiri oil in terpenoit class also in the extract of kelengkeng seed. The antimicrobial test is done by using the disk paper method so it can be known that the extract kelengkeng seed with concentration of 16 % is able to obstruct the grow of Saccharomyces cerevisiae. The blocked zone producted from the kelengkeng extract with the concentration of 16% is 11, 3 mm. This shows that the seed kelengkeng extract has the anti-function ability, because it consists of the active compounds especially terpenoid class.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Utami, Ulfah and Fahruddin, M. Mukhlis
Keywords: Kelengkeng (Euphoria longan L.); Antimikroba, Nira Siwalan (Borassus flabellifer L.); Saccharomyces cerevisiae; Lactobacillus plantarum; Antimicrobal
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 28 Jun 2016 03:02
Last Modified: 28 Jun 2016 03:02
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3251

Actions (login required)

View Item View Item