Pengaruh suhu dan waktu pemanasan terhadap viabilitas dan profil protein isolat Staphylococcus aureus sebagai bahan vaksin

Aini, Qurotul (2015) Pengaruh suhu dan waktu pemanasan terhadap viabilitas dan profil protein isolat Staphylococcus aureus sebagai bahan vaksin. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11640022.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Infeksi merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme. Staphylococcus aureus merupakan salah satu mikroorganisme gram positif yang dapat menyebabkan penyakit infeksi, bahkan kematian. Pencegahan yang paling umum untuk penyakit infeksi adalah dengan antibiotik. Akan tetapi penggunaan antibiotik masih dirasa kurang efektif karena dapat menyebabkan resistensi bakteri, residu dan biaya yang cukup mahal. Alternatifnya adalah vaksinasi. Salah satu metode yang digunakan dalam pembuatan vaksin bakteri adalah pemanasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu terhadap viabilitas dan profil protein bakteri Staphylococcus aureus, sehingga diharapkan terdapat protein yang memiliki berat molekul yang dapat digunakan sebagai bahan vaksin. Pengujian viabilitas dilakukan dengan menggunakan teknik pengenceran, dan untuk profil protein dilakukan dengan menggunakan elektroforesis SDS-PAGE. Bakteri Staphylococcus aureus diinkubasi pada suhu 40 oC, 45 oC, dan 50 oC selama 10 menit, 20 menit, dan 30 menit. Hasil viabilitas menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan (p < 0.05) antara suhu dan lamanya pemanasan terhadap viabilitas bakteri Staphylococcus aureus dimana terjadi penurunan viabilitas bakteri seiring dengan bertambahnya suhu dan lama pemanasan. Hasil SDS PAGE mengungkapkan terjadi kenaikan serta penurunan ekspresi protein pada setiap perlakuan dilihat dari tebal dan tipisnya densitas protein yang terekspresi. Berat molekul protein yang diperoleh semuanya lebih dari 10 kDa.Hal ini menunjukkan bahwa protein hasil pemanasan pada setiap perlakuan dapat digunakan sebagai bahan vaksin.

ENGLISH:

Infection is one of the diseases caused by microorganisms. Staphylococcus aureus is a gram-positive microorganisms that can cause infection, and even death. The most common prevention of infection is by using antibiotics. But, the use of antibiotics is still not effective because it cause bacterial resistance, residues and expensive cost. The alternative one is vaccination. One of methods used in making bacteria vaccine is heating. The aimed of this study is to know the effect of temperature and time toward viability and profile protein isolate of Staphylococcus aureus, so it expected that there was a protein which has molecule weight to use as vaccine substance. The viability testing was done by using dilution techniques, and for profile protein done by using electrophoresis SDS- PAGE. Staphylococcus aureusbacteriawere incubated at 40 oC, 45 oC, and 50 oC for 10 minutes, 20 minutes and 30 minutes. The results of viability indicated that there is a significant effect (p<0.05) between the temperature and duration toward viability of Staphylococcus aureus in which bacteria viability was decrease since the temperature and heating duration were increased. SDS PAGE results revealed an increase and a decrease in the expression of proteins in each treatment seen from the thick and thin density expressed protein. The molecule protein weight obtained is more than 10 kDa. This indicates that the protein heating results in each treatment can be used as vaccine substance.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fitrianingsih, Avin Ainur and Syarifah, Umaiyatus
Keywords: Staphylococcus Aureus; Temperatur; Viabilitas; Protein; Elektroforesis Sds-Page; Temperatur; Viabilitas; Protein; Elektroforesis Sds-Page
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Fisika
Depositing User: Indar Erdiana
Date Deposited: 27 Jun 2016 05:38
Last Modified: 27 Jun 2016 05:38
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3227

Actions (login required)

View Item View Item