Jual beli dengan hak membeli kembali: Studi komparasi antara Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan fikih Syafi’i

Fasya, Dewi Wulan (2015) Jual beli dengan hak membeli kembali: Studi komparasi antara Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan fikih Syafi’i. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
11220109_Pendahuluan.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
11220109_Indonesia.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
11220109_Inggris.pdf

Download (13kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
11220109_Arab.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
11220109_Bab_1.pdf

Download (319kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
11220109_Bab_2.pdf

Download (319kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
11220109_Bab_3.pdf

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
11220109_Bab_4.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
11220109_Daftar_Pustaka.pdf

Download (17kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Summary)
11220109_Ringkasan.pdf

Download (231kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa lepas dari interaksi dengan manusia yang lain, dalam kehidupan sehari-harinya manusia sebagai makhluk sosial tidak akan luput dari pemenuhan kebutuhan hidupnya. Kemudian dari sini proses ekonomi (muamalah) muncul, ketika manusia tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri sehingga diperlukan transaksi ekonomi (muamalah) untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selanjutnya kebutuhan ekonomi (muamalah) tersebut dimanifestasikan dalam bentuk jual beli dengan menggunakan media uang sebagai alat tukar. Jual beli dengan hak membeli kembali yang merupakan salah satu dari perkembangan transaksi yang terjadi dimasyarakat berupa bentuk perjanjian yakni penjual (pemilik semula) mempunyai atau diberikan hak dengan suatu perjanjian untuk membeli kembali barangnya yang telah dijual tersebut. Adapun permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah tentang konsep jual beli dengan hak membeli kembali tinjauan KUHPerdata dan bai’ al-wafâ tinjauan fikih Syafi’i, serta perbandingan jual beli dengan hak membeli kembali tinjauan KUHPerdata dan bai’ al-wafâ tinjauan fikih Syafi’i. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep jual beli dengan hak membeli kembali tinjauan KUHPerdata dan bai’ al-wafâ tinjauan fikih Syafi’i, serta perbandingan jual beli dengan hak membeli kembali tinjauan KUHPerdata dan bai’ al-wafâ tinjauan fikih Syafi’i.

Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif atau penelitian kepustakaan dan juga menggunakan pendekatan konseptual. Sebagai bahan hukum primer dalam penelitian ini adalah KUHPerdata dan kitab Kanz al-Râghibîn Fi Syarh Minhaj al-Thâlibîn. Sedangkan bahan hukum sekunder menggunakan buku-buku, al-Quran, dan hadis. Adapun bahan hukum tersier yang penulis gunakan adalah kamus, yaitu kamus hukum.

Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu konsep jual beli dengan hak membeli kembali dan bai’ al-wafâ adalah sama saja seperti gadai (rahn) yaitu hubungan hutang piutang dengan jaminan, sedangkan hukum dari jual beli dengan hak membeli kembali tidak diperbolehkan karena bertentangan dengan hukum adat dan hukum bai’ al-wafâ dalam kitab Kanz al-Râghibîn Fi Syarh Minhaj al- Thâlibîn adalah fasid.

ENGLISH:

Humans are social beings who can not escape from the interaction with other human beings, in the daily life of man as a social creature will not escape from subsistence. Then from here the process of economic (muamalah) appears, when people can not meet their own needs so that the necessary economic transactions (muamalah) to make ends meet. Further economic needs (muamalah) is manifested in the form of buying and selling by using media money as a medium of exchange. Sale with right of repurchase, which is one of the developments of transactions that occur in the community in the form of the agreement forms the seller (the original owner) has granted rights or with an agreement to repurchase the goods that have been sold. The issues addressed in this thesis is about the concept of buying and selling the right to buy back a review of the Civil Code and bai' al-wafâ review Shafi'i jurisprudence, as well as a comparison of sale with repurchase review of the Civil Code and bai' al-wafâ review fiqh Shafi 'i. The purpose of this study was to determine how the concept of buying and selling the right to buy back a review of the Civil Code and bai' al-wafâ review Shafi'i jurisprudence, as well as a comparison of sale with repurchase review of the Civil Code and bai' al-wafâ review fiqh Shafi'i.

In this study the authors used the method of normative legal research or research literature and also uses a conceptual approach. As the primary legal materials in this study is the Civil Code and the book Kanz al-Râghibin Fi Sharh Minhaj al-Thalibin. While secondary legal materials using books, the Qur’an, and the Hadith. The tertiary legal materials that I use is a dictionary, which is the legal dictionary.

The conclusion of this study is the concept of sale with repurchase and bai' al-wafâ is the same as the pawn (Rahn) is payable relationship with assurance, while the law of sale with right of repurchase is not allowed because it is contrary to customary law and law bai' al-wafâ in the book Kanz al-Râghibin Fi Sharh Minhaj al-Thalibin is imperfect.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Arfan, Abbas
Keywords: Jual Beli Dengan Hak Membeli Kembali; KUHPerdata; Fikih Syafi’i; Sell Buy The Right to Buy Back; Bai'al-Wafa, the Civil Code; Fiqh Syafi’i
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012701 al-Bai’ (incl. al-Khiyar)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Location: 18012701
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 07 Jun 2016 08:57
Last Modified: 07 Jun 2016 08:57
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/2578

Actions (login required)

View Item View Item