Strategi emotional branding pada showroom auto 2000 pecindilan Surabaya

Aji, Mohammad Permadani Bayu (2013) Strategi emotional branding pada showroom auto 2000 pecindilan Surabaya. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
09510051_Pendahuluan.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
09510051_Indonesia.pdf

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
09510051_Inggris.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
09510051_Bab_1.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
09510051_Bab_2.pdf

Download (356kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
09510051_Bab_3.pdf

Download (180kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
09510051_Bab_4.pdf

Download (384kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
09510051_Bab_5.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
09510051_Daftar_Pustaka.pdf

Download (10kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
09510051_Lampiran.rar

Download (50kB)

Abstract

INDONESIA:

Dalam era globalisasi seperti ini, para pemasar berlomba-lomba dalam branding (menciptakan merek) produk mereka. Ini bertujuan untuk menciptakan identitas merek yang paling inovatif, berbasis pengalaman yang menarik perhatian di pasar. Para pemasar merasa merek sudah menjadi status dalam masyarakat sehingga mereka perlu meningkatkan strategi yang didasarkan pada pengalaman dan pemahaman atas keinginan emosional pelanggan yang paling dalam. Pendekatan Emotiional Branding (pembentukan merek dengan nuansa emotional) merupakan strategi jitu menciptakan suasana yang memberikan keterkaitan jangka panjang antara merek dan konsumen sehingga konsumen merasa ada sesuatu secara emosional kepada merek tersebut.

Dalam penelitian ini pendekatan yang dilakukan adalah melalui pendekatan kulitatif diskriptif yaitu data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan data tersebut berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, dokumen pribadi, catatan memo, dan dokumen resmi lainnya. Penelitian deskriptif mempelajari masalah-msalah dalam masyarakat, serta tata cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi tertentu, termasuk tentang hubungan-hubungan, kegiatan-kegiatan, sikap-sikap, pandangan-pandangan, seta proses-proses yang sedang berlangsung dan pengaruh- pengaruh dari suatu fenomena. Sehingga yang menjadi tujuan dari penelitian kualitatif ini adalah ingin menggambarkan realita empirik di balik fenomena secara mendalam, rinci, dan tuntas. Oleh karena itu penggunaan pendekatan kualitatif dalam penelitian ini adalah dengan mencocokan antara realita empirik dengan teori yang berlaku dengan menggunakan metode diskriptif.

Untuk aktifitas emotional branding pada Toyota Auto 2000 dapat disimpukan bahwa. Dengan menerapkan Technical criteria, Economic sacrifice, Legalistic Criteria, Integrative criteria, Adaptive criteria, Intrinsic criteria efektifitas emotional branding pada Auto 2000 sangat efektif karena dibuktikan dengan menguasai antara 70-80 % dari total penjualan Toyota. Auto 2000 yang memberikan pelayanan kepada pelanggan membuat Auto 2000 sebagai perusahaan terpercaya sehingga membuat produk Toyota menjadi produk nomor satu dalam penjualan mobil di Indonesia. Strategi emotional branding dapat diterapkan disegala aspek. Dengan begitu Emotional Branding terbukti efektif bagi pelanggan untuk mempercayai merek Toyota di Auto 2000 Pecindilan Surabaya.

ENGLISH:

In the globalization era, the marketers are competing in branding (creating brand) products. The aim is to create the most innovative brand identity, based on the experience that attracts attention in the market. The marketers think that the brand has become a status in society, so, they need to improve strategies based on their experience and they have to understand about the customer's emotional desire. The Emotional Branding approach (with shades of emotional branding) is a surefire strategy to create an atmosphere that provides a long-term relationship between brands and consumers, so that’s why consumers feel there is something emotionally to the brand.

In this research, the approach taken is descriptive qualitative approach in that the data collected is not the form of numbers, but the data comes from a script interviews, field notes, personal documents, notes memos and other official documents. Descriptive research is study problems in society, and ordinances in force in the community as well as specific situations, including on relationships, activities, attitudes, outlooks, set processes ongoing and influence the effects of a phenomenon. So that is the goal of this qualitative study was to describe the empirical reality behind the phenomenon in depth, detailed, and complete. Therefore the use of a qualitative approach in this research is to match the empirical reality of the prevailing theories using descriptive method.

For the emotional branding activities at Toyota Auto 2000, it can be concluded that by applying the criteria Technical, Economic sacrifice, legalistic Criteria, Integrative criteria, Adaptive criteria, Intrinsic emotional branding effectiveness criteria in Auto 2000 is very effective as evidenced by the controlled between 70-80% of the total sales of Toyota. Auto 2000 that provides service to customers making Auto 2000 as the company that makes the product reliable Toyota became the number one product in car sales in Indonesia. Emotional branding strategy can be applied in all aspects. With Emotional Branding, it was effective for customers to trust the Toyota brand in the Auto 2000 Pecindilan Surabaya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Rahayu, Yayuk Sri
Keywords: Emotional Branding; Kepuasan Pelanggan; Emotional Branding; Customer Satisfaction
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1505 Marketing > 150502 Marketing Communications
Departement: Fakultas Ekonomi > Jurusan Manajemen
Location: 150502
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 09 Oct 2015 02:22
Last Modified: 09 Oct 2015 02:22
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/2420

Actions (login required)

View Item View Item