Pengaruh pelatihan berpikir positif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X MAN Malang II Kota Batu

Hanifiyah, Nurlaili Fitroh (2012) Pengaruh pelatihan berpikir positif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X MAN Malang II Kota Batu. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
08410130_Pendahuluan.pdf

Download (714kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
08410130_Indonesia.pdf

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
08410130_Inggris.pdf

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
08410130_Arab.pdf

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
08410130_Bab_1.pdf

Download (350kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
08410130_Bab_2.pdf

Download (664kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
08410130_Bab_3.pdf

Download (522kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
08410130_Bab_4.pdf

Download (514kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
08410130_Bab_5.pdf

Download (293kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
08410130_Daftar_Pustaka.pdf

Download (98kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
08410130_Lampiran.rar

Download (1MB)

Abstract

INDONESIA:

Percaya diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang sangat penting dalam proses pendidikan karena dengan kepercayaan diri yang tinggi, seorang siswa akan mampu menaklukkan setiap tantangan. Mereka akan optimis menata masa depan dan bersemangat untuk menggapai cita-cita yang didambakan. Dengan semangat juang yang membara tersebut akan melahirkan kinerja yang optimal sehingga memudahkan mereka dalam mencapai gerbang kesuksesan. Untuk dapat menumbuhkan rasa percaya diri salah satunya adalah dengan cara melatih diri untuk selalu berpikir positif karena dengan berpikir positif maka individu mencoba untuk melawan setiap asumsi, prasangka atau persepsi negatif yang muncul dalam benak, dan tidak membiarkan pikiran negatif berlarut-larut.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa yang diberi pelatihan berpikir positif pada saat pre-test dan post-test (2) untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa yang tidak diberi pelatihan berpikir positif pada saat pre-test dan post-test (3) untuk mengetahui pengaruh pelatihan berpikir positif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Rancangan penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain eksperimen ulang (pretest-posttest control group design). Variabel bebasnya (X) adalah pelatihan berpikir positif dan variabel terikatnya (Y) adalah kepercayaan diri. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN Malang II Batu (246 siswa) dan diambil 36 siswa yang memiliki kepercayaan diri terendah sebagai sampel (18 kelompok eksperimen) dan (18 kelompok control). Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Untuk mengukur tingkat kepercayaan diri siswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan, digunakan skala kepercayaan diri dengan model Likert. Uji validitas menggunakan teknik Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Analisis datanya yaitu dengan mencari mean dan standar deviasi hipotetik. Selain itu, menggunakan uji t-test sampel bebas (independent sample test).

Hasil pre-test kelompok eksperimen yang termasuk kategori rendah 1 orang (5,6%), sedang 16 orang (88,9%), dan tinggi 1 orang (5,6%). Pada hasil post-test yang termasuk kategori sedang 12 orang (66,7%) dan tinggi 6 orang (33,3%). Hasil pre-test kelompok kontrol yang termasuk kategori rendah 1 orang (5,6%), sedang 16 orang (88,9%), dan tinggi 1 orang (5,6%). Pada hasil post-test tidak terjadi perubahan. Dari hasil uji independent sample t-test, didapatkan nilai koefisien t-hitung 3,356 dengan nilai signifikansi 0,003 (0,003 < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan berpikir positif ada pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Dengan kata lain, hipotesis bahwa pelatihan berpikir positif berpengaruh dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas X MAN Malang II Kota Batu adalah diterima.

ENGLISH:

Self-confidence is a very important aspect of personality in the education process because higher self confidence will facilitate students to deal with any challenges. Students may be helped to see optimistically their future and to achieve enthusiastically their aspiration. The bright sense of struggling can establish the optimum performance in such that students can reach their success gate. Building self-confidence requires among other practicing self to think positive because thinking positively forces individual to stay against negative assumption, prejudice or unfavorable perception, and avoid the self from continuing of thinking negatively.

The objective of research is (1) to understand the students’ self-confidence when they are given positive thinking training during pre-test and post-test; (2) to acknowledge the students’ self-confidence when they are not given positive thinking training during pre-test and post-test; and (3) to figure out the effect of positive thinking training when it increases the students’ self-confidence.

Research method is experiment and the design is replicated experiment (pretest-posttest control group design). Independent variable (X) is positive thinking training, and dependent variable (Y) is self-confidence. Research population is whole students at Grade X of Man Malang II Batu (246 students). There are 36 students with the lowest self-confidence, and these are selected as sample (18 students in the experiment group and 18 students in the control group). Sampling technique is purposive sampling. Measuring the self-confidence of the students before and after treatment is using the self-confidence scale based on Likert model. Validity test employs Product Moment technique, while reliability test uses Cronbach Alpha. Data analysis tool is the mean and standard of hypothetic deviation. Independent sample-test (t-test) is also conducted.

Result of pre-test in the experiment group indicates that only one (1) student (5,6 %) remains in the low category of self-confidence, while 16 students (88,9 %) in the medium category, and 1 student (5,6 %) in the high category. Result of post-test in the experiment group shows that 12 students (66,7 %) are in the medium category, while 6 students (33,3 %) in the high category. Result of pretest in the control group indicates that only one (1) student (5,6 %) is in the low category of self-confidence, while 16 students (88,9 %) in the medium category and 1 student (5,6 %) in the high category. Result of post-test in the control group does not change. Result of independent sample t-test shows that t- count coefficient is 3,356 with significance rate is 0,003 (0,003 < 0,05). Research concludes that positive thinking training has significant effect that is increasing students’ self-confidence. The hypothesis stating that positive thinking training influences the self-confidence of Students Grade X at MAN Malang II Batu City is, therefore, accepted.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Rahayu, Iin Tri
Keywords: Pelatihan Berpikir Positif; Kepercayaan Diri; Positive Thinking Training; Self-Confidence
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170109 Personality, Abilities and Assessment
Departement: Fakultas Psikologi
Location: 170109
Depositing User: Ratih Novitasari
Date Deposited: 29 Sep 2015 08:43
Last Modified: 29 Sep 2015 08:43
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/2246

Actions (login required)

View Item View Item