Implementasi kafa'ah dalam perkawinan pada masyarakat ekonomi lemah di Desa Wonokerso Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang

Fauziyah, Ulil (2014) Implementasi kafa'ah dalam perkawinan pada masyarakat ekonomi lemah di Desa Wonokerso Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
12780002 Pendahuluan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
12780002 Indonesia.pdf

Download (81kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
12780002 Inggris.pdf

Download (8kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
12780002 Arab.pdf

Download (328kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
12780002 Bab 1.pdf

Download (424kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
12780002 Bab 2.pdf

Download (882kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
12780002 Bab 3.pdf

Download (361kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
12780002 Bab 4.pdf

Download (977kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
12780002 Bab 5.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
12780002 Daftar pustaka.pdf

Download (114kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
12780002 Lampiran.rar

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (Summary)
12780002 Ringkasan.pdf

Download (504kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Perkawinan menurut agama Islam adalah untuk memenuhi petunjuk agama dalam rangka mendirikan keluarga yang harmonis, sejahtera, dan bahagia. Untuk itu sebelum memulai sebuah perkawinan perkawinan dianjurkan untuk mempertimbangkan aspek kafā’ah meskipun dalam hal ini tidak menentukan sah atau tidaknya suatu perkawinan. Kafā’ah dianjurkan karena merupakan faktor yang dapat mendorong terciptanya kebahagiaan suami istri, dan lebih menjamin keselamatan perempuan dari kegagalan dan kegoncagan rumah tangga, jika melihat realitas sosial maraknya ketidak harmonisan dalam suatu perkawinan adalah akibat ketidak sepadanan atau tidak sekufu’ antara dua pasangan dalam hal ini termasuk juga faktor ekonomi yang mana faktor ekonomi termasuk penyebab terjadinya eskalasi perceraian. Dalam hal ini yang menjadi sorotan peneliti adalah masyarakat ekonomi lemah bagaimana dengan keterbatasan ekonomi bisa mengupayakan keutuhan dan keharmonisan keluarga.

Berdasarkan persoalan diatas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan masyarakat ekonomi lemah di Desa Wonokerso Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang tentang konsep dan implementasi kafā’ah dalam perkawinan serta relevansinya terhadap keharmonisan keluarga.

Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan paradigma naturalistik, tesis ini akan menggambarkan data yang diperoleh dari wawancara maupun dokumentasi yang akan menggali dan memahami perilaku subjek penelitian dari segi kerangka berfikir maupun bertindak. Lokasi penelitin ini berada di Desa Wonokerso Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang dengan objek penelitiannya adalah masyarakat ekonomi lemah. Dengan teknik pengolahan data melalui pengeditan, klasifikasi, analisis dan kesimpulan. Untuk analisis data dilakukan dengan reduksi, klarifikasi, kemudian kesimpulan. Serta untuk mengecek keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi.

Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa teori Kafā’ah yang digunakan oleh mayarakat ekonomi lemah di Desa Wonokerso adalah teori pemilihan pasangan dengan mempertimbangkan bobot, bibit, bebet. Sedangkan pada praktiknya, penerapan Kafā’ah pada masyarakat ekonomi lemah ini terbagi menjadi dua metode yaitu Kafā’ah berdasarkan agama dan akhlak, dan Kafā’ah berdasarkan kepatuhan (manut) dan neriman yang sebenarnya dari kedua metode yang digunakan mengarah dan menitik beratkan pada aspek agama. Dan dari penerapan Kafā’ah trersebut memberikan efek positif terhadap keharmonisan keluarga selama diiringi dengan sikap saling cinta mencintai, saling hormat menghormati, setia, dan saling memberikan bantuan lahir maupun bathin antara satu dengan yang lainnya, sebagaimana yang dinyatakan dalam pasal 33 Undang- undang No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan.

ENGLISH:

Marriage in Islamic context is a religious instruction to build harmonic, safe, and happy family. To establish that before getting married it's recomanded to consider equality aspects although it does not determine legitimate or illagitimate a marriage. Equality is recommended because it is a factor that can make a happiness of the couple and better ensure of woman safety from filed household. If we can see the social reality of a broken marriage, it is caused of mismatch and misunderstanding between a couple and economy is also the cause of the divorce. In this case, and important thing on a researcher is weak economic society how can survive and keep a great harmonious family.

Based on the issues above, the researcher wants to know what is the opinion of weak economic society in rural Districs Wonokerso Pakisaji Malang distric about concept and implementation of equality in a marriage and their effects on a family harmony.

By qualitative descriptive approach and naturalistic paradigm, this thesis will describe some data from interviews or documentation. That will review of research subject behavior in terms of a frame work of thinking and acting. The location of this research is in rural Districs Wonokerso Pakisaji Malang distric and the object of the research is weak economy society. With data processing techniques trough editing, classification, analysis and conclusions. Data analysis was done by reduction, clarification, and conclusions. And for checking data validity it used triangulation techniques.

From these result of this research, it can be concluded that equality theory of weak economy society in Wonokerso is a theory of mate choice by considering (bobot, bibit, bebet) where as in practice, the equality application of this weak economy society is classified into two methods: religious and morals, and compliance. And all of methods are focus on religious methods. From that equality implementation will give positive effect to family harmony by loving each other, respect each other, loyality, and help each other both physicaly and spiritually as stated in article 33 of Law No. 1 of 1974 about marriage.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Hamidah, Tutik and Tamrin, Dahlan
Keywords: Kafā’ah; Perkawinan; Ekonomi Lemah; Equality; Marriage; Weak Economy
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012802 Khitbah & Kafaah
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Zulaikha Zulaikha
Date Deposited: 08 Jul 2015 03:51
Last Modified: 08 Jul 2015 03:51
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/220

Actions (login required)

View Item View Item