Analisis kinerja KSP Artha Jaya Pasuruan sebelum dan sesudah penerapan sak etap: Studi kasus KSP Arta Jaya Pasuruan periode 2011-2012

Fakhruddin, Ahmad (2014) Analisis kinerja KSP Artha Jaya Pasuruan sebelum dan sesudah penerapan sak etap: Studi kasus KSP Arta Jaya Pasuruan periode 2011-2012. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
09520048_Pendahuluan.pdf

Download (841kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
09520048_Indonesia.pdf

Download (176kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
09520048_Inggris.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
09520048_Arab.pdf

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
09520048_Bab_1.pdf

Download (288kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
09520048_Bab_2.pdf

Download (666kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
09520048_Bab_3.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
09520048_Bab_4.pdf

Download (615kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
09520048_Bab_5.pdf

Download (237kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
09520048_Daftar_Pustaka.pdf

Download (133kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
09520048_Lampiran.rar

Download (19MB)

Abstract

INDONESIA:

Koperasi merupakan lembaga yang menjalankan suatu kegiatan usaha dan pelayanan yang sangat membantu dan diperlukan oleh anggota koperasi dan masyarakat, Keberhasilan koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi anggotanya dapat ditandai dengan tinggi rendahnya pendapatan riil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak penerapan SAK ETAP dalam penyusunan laporan keuangan terhadap kinerja KSP Artha Jaya Pasuruan.

Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan memberikan uraian/dan analisis kinerja, sebelum dan sesudah penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) KSP Artha Jaya Pasuruan.Analisiskinerja menggunakan rasio keuangan, SAK ETAP dan aturan menteri koperasi Kep-100/MBU/2002, rasiokeuangan yang digunakanyaituRasiolikuiditasmeliputiCurrent RatiodanAsset Turn Over. RasiosolvabilitasmeliputiTotal Asset to Total Debt Ratio dan Net Worth to Total Debt. Rasiorentabilitas,meliputiReturn on Asset, rentabilitas modal danprofitabilitas.

Hasil penelitian menunjukkan proses penyusunan dan penyajian laporan keuangan KSP Artha Jaya Pasuruan berdasarkan SAK ETAP menghasilkan Proses penyusunan dan penyajian laporan keuangan yang lebih terperinci.Akan tetapi KSP Artha Jaya mengalami beberapa kendala dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP yaitu: 1.Sumber daya yang dimiliki oleh KSP Artha Jaya belum memiliki kemampuan di bidang akuntansi yang memadai. 2.Kurangnya jumlah sumberdaya yang dipekerjakan dibagian penyusunan dan penyajian laporan keuangan, 3.Kurangnya kesadaran bagi pemilik KSP Artha Jaya akan pentingnya laporan keuangan. Pedoman yang dipakai dalam mengukur kinerja keuangan koperasi ini menggunakan standar Keputusan Menteri Negara Koperasidan Usaha Kecil dan MenengahR epublik tahun 2002 tentang Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi.diterapkannya SAK ETAP dalam KSP Artha Jaya mengubah baik rasiolikuiditas, rasiosol vabilitas maupun rasio rentabilitasnya walaupunt idakterlalusignifikan. Karena adanya penambahan revisi akun setelah penerapan SAK ETAP terutama laporan posisi keuangan. Penerapan SAK ETAP juga berdampak pada penurunan SHU koperasi, di karenakan pada tahun 2012 pendapatan yang di terima mengalami penurunan sehingga perputaran pendanaan juga mengalami penurunan. Faktor lain yang menjadi penyebab menurunnya SHU koperasi yaknidengan penyusunan pelaporan keuangan lebih terperinci dengan akun-akun baruyang pada tahun sebelumnya tidak di terapkan di dalam penyusunan pelaporan keuangan untuk menilai SHU.

ENGLISH:

A cooperative is an institution which runs a helpful business and service for cooperative members and society. The achievement of cooperative in increasing the economic social prosperity of their cooperative member can be indicated by high-low of real income. This study is aimed to know the impact of SAK ETAP implementation in financial report preparation towards the performance of KSP Artha Jaya Pasuruan.

The research method used by the researcher is quantitative descriptive method which aimed to provide the description and performance analysis, before and after the implementation of Financial Accounting standar of Entity without Public Accountability (ETAP) in KSP Artha Jaya Pasuruan. Performance analysis uses financial ratio, SAK ETAP and The ministry of cooperative, small, medium, entry rule Atc Kep-100/MBU/2002, financial ratio used are Liquidity ratio including Current Ratio and Asset Turn Over, Solvability ratio including Total Asset to Debt Ratio and Net Worth to Total Debt, Rentability ratio including Return on Asset, capital rentability and profitability.

The result of this study shows the process of the preparation and presentation of KSP Artha Jaya Pasuruan financial report based on SAK ETAP produces the process of the arrangement and presentation of financial report in more detail. However, KSP Artha Jaya has several constraints in financial report preparation based on SAK ETAP such as: 1. lack of human resources competitive related to accounting field, 2. lack of human resources employed in the preparation and presentation of financial report, and 3. lack of Monitoring from The cooperative owner. The guidance used in measuring this cooperative financial performance is the Decree of Micro Economy and Cooperative Ministry of Republic of Indonesia 2002 about Loan and Saving Cooperative and Unit of Loan and Saving Cooperative. The implementation of SAK ETAP in KSP Artha Jaya changes the liquidity ratio, solvability ratio as well as its rentability ratio although it is not significant enough. It is because before implementing SAK ETAP, there are several accounts which are not reported yet in financial report, The application of SAK ETAP also resulted the decrease in cooperative SHU, year 2012 because of income from funding as alto turn over. The other factor, The implemention of new account dua do SAK ETAP has impacted do The decrease in SHU.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Hidayah, Yuniarti
Keywords: Laporan Keuangan; Penerapan SAK ETAP; Analisis Kinerja; Financial Report; SAK ETAP Implementation; Performance Analysis
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1501 Accounting, Auditing and Accountability > 150103 Financial Accounting
Departement: Fakultas Ekonomi > Jurusan Akuntansi
Location: 150103
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 15 Sep 2015 02:12
Last Modified: 15 Sep 2015 02:12
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1984

Actions (login required)

View Item View Item