Mitos pernikahan ngalor-ngulon di Desa Tugurejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar: Kajian fenomenologis

Kurniawan, Alif Chandra (2012) Mitos pernikahan ngalor-ngulon di Desa Tugurejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar: Kajian fenomenologis. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
08210048_Pendahuluan.pdf

Download (419kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
08210048_Indonesia.pdf

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
08210048_Inggris.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
08210048_Arab.pdf

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
08210048_Bab_1.pdf

Download (223kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
08210048_Bab_2.pdf

Download (382kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
08210048_Bab_3.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
08210048_Bab_4.pdf

Download (313kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
08210048_Bab_5.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
08210048_Daftar_Pustaka.pdf

Download (18kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
08210048_Lampiran.rar

Download (228kB)

Abstract

INDONESIA:

Dalam realitas sebagian komunitas masyarakat di Indonesia, penentuan kriteria calon pasangan tidak hanya ditentukan berdasarkan doktrin agama, tetapi juga didasarkan atas petuah nenek moyang. Petuah nenek moyang yang tidak tertulis tapi diyakini kebenarannya ini dikenal dengan mitos. Ada fenomena menarik di Desa Tugurejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar, dimana masyarakat desa ini melarang pelaksanaan sebuah pernikahan yang mereka sebut dengan “Rabi Ngalor-Ngulon”, yaitu pernikahan antara seorang laki-laki dan perempuan yang rumahnya saling mengarah ngalor-ngulon (barat laut), barang siapa yang melanggar akan mendapat musibah berupa meninggalnya anggota keluarga mereka.

Berdasarkan masalah tersebut, peneliti mengadakan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan masyarakat Desa Tugurejo Kecamatan Wates Kabupaten Blitar terhadap mitos pernikahan ngalor-ngulon dan apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi keyakinan masyarakat terhadap mitos pernikahan ngalor-ngulon.

Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif dengan suatu pendekatan fenomenologis. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder yang dilakukan dengan metode observasi dan interview. Kemudian data tersebut diedit, diperiksa dan disusun secara cermat serta diatur sedemikian rupa yang kemudian dianalisis dengan deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Desa Tugurejo memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap mitos rabi ngalor-ngulon, dan mereka terbagi menjadi tiga kelompok. Pertama, mereka yang percaya mitos ini harus dipatuhi karena merupakan peninggalan nenek moyang yang harus dihormati tanpa harus mengetahui alasan mengapa dilarang. Kedua, mereka yang percaya mitos ini tetapi tetap melakukannya dengan menjalankan syarat yang ditentukan agar tidak ditimpa musibah. Ketiga, mereka yang tidak percaya mitos ini dan meyakini bahwa segala hal telah ditentukan oleh Allah. Adapun faktor yang mempengaruhi kepercayaan masyarakat Desa Tugurejo terhadap mitos ini yaitu karena adanya rasa patuh dan menghormati aturan dari nenek moyang yang telah diikuti secara turun-temurun dan karena adanya fakta atau kejadian yang mendukung kebenaran mitos tersebut, serta karena ingin mencari keselamatan dan kehidupan yang aman dengan tidak melanggar aturan yang ada.

ENGLISH:

Most of communities in the society life of Indonesia, the way how they finds the criteria for fiance is not only determined on the basis of religious doctrine, but also based on the advice of the ancestors that are not written but it is believed as myth. There is an interesting phenomenon in a small village of Blitar, Tugurejo. The rural communities are banning the marriage which they call the "Rabi Ngalor -Ngulon ", the marriage between a man and woman where their house direction is ngalor-ngulon (northwest), any person who doing that prohibition will receive a bad tragedy. The death of their family members is usual happen.

Based on the problem, researchers conducted this study in order to find out how the public views of the Tugurejo Wates Blitar of myth of ngalor-ngulon marriage and what are the factors that affect the public confidence toward myth of ngalor- ngulon marriage.

This research uses descriptive qualitative with a phenomenological approach. The data are collected form the primary data and secondary data which are done by observation and interview methods. Then the data are edited, checked and compiled carefully and arranged, then it will be analyzed by qualitative descriptive.

The results of this study conclude that the villagers of Tugurejo have different views on myth of ngalor-ngulon marriage, and they are divided into three groups. First, they are who believe that the myth have to obeyed because it is the ancestral heritage that must be respected without having to know the reasons why it is prohibited. Second, they are who believe this myth, but still do by running the specified conditions to avoid the badness. Third, they are who do not believe this myth, and believe that everything has been determined by God. The factors that are affect public confidence in the Tugurejo of this myth is because of the sense of obedience and respect for the rule of ancestors who had been followed for generations and because of the facts or events that support the truth of these myth, as well as to seek safety and a safe life without violating the existing rules.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Badruddin, Badruddin
Keywords: Mitos; Pernikahan; Ngalor-Ngulon; Myth; Marriage
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Pernikahan (Secara Umum)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012829 Islamic Family Issues & Local Tradition
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Location: 18012829
Depositing User: Ratih Novitasari
Date Deposited: 08 Sep 2015 04:16
Last Modified: 08 Sep 2015 04:16
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1948

Actions (login required)

View Item View Item