Hak dan kewajiban istri dalam rumah tangga menurut kitab marah labid karya Nawawi al Bantani

Peris, Maqrur (2011) Hak dan kewajiban istri dalam rumah tangga menurut kitab marah labid karya Nawawi al Bantani. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
04210039_Pendahuluan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
04210039_Indonesia.pdf

Download (7kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
04210039_Inggris.pdf

Download (6kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
04210039_Arab.pdf

Download (35kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
04210039_Bab_1.pdf

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
04210039_Bab_2.pdf

Download (313kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
04210039_Bab_3.pdf

Download (382kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
04210039_Bab_4.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
04210039_Daftar_Pustaka.pdf

Download (14kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Hak-hak perempuan dalam perkawinan merupakan wacana yang tidak asing lagi bagi kalangan pemikir perempuan. Hal ini nampak ketika banyaknya pemikir perempuan yang mengembangkan wacana hak perempuan walaupun tidak secara khusus membahas tentang hak perempuan dalam perkawinan. Tetapi dari berbagai pemikiran yang muncul tersebut, terdapat berbagai macam kelebihan dan kekurangan baik dari segi metode maupun teori yang dikembangkan. Persoalan penting tentang perempuan dalam perkawinan pada masyarakat patriarki adalah terjadinya sublimasi identitas dan eksistensi diri perempuan pada laki-laki. Sublimasi tersebut tidak nampak sebagai bentuk penindasan secara nyata. Ia berada dalam ruang kesadaran rasionalitas dan psikologis. Ketika dalam kesadarannya, perempuan merasa tunduk pada laki-laki dalam konteks perkawinan, maka di saat itu pula persoalan sublimasi rasionalitas perempuan telah bekerja. Ideology patriarki yang dikonstruksikan, dilembagakan dan disosialisasikan lewat institusi-institusi yang terlibat sehari-hari dalam kehidupan keluarga, sekolah, masyarakat, agama, tempat kerja, sampai dengan kebijakan negara semakin menemukan kedudukannya dalam perkawinan.

Dalam penelitian ini, ada dua permasalahan yang dibahas, yaitu bagaimana pandangan syekh Nawawi al-Bantani terhadap hak-hak dan kewajiban istri dalam rumah tangga dan faktor- faktor yang melatar belakangi dan mempengaruhi pemikiran syekh Nawawi al-Bantani. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan tentang bagaimana hak-hak dan kewajiban istri dalam rumah tangga sehingga dapat terwujudnya keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah dan juga untuk mengetahui latar belakang dan yang mempengaruhi pemikiran syekh Nawawi tentang hak dan kewajiban istri dalam rumah tangga.

Dalam mengkaji dan menelaah lebih lanjut tentang hak-hak istri dalam rumah tangga peneliti menggunakan metode deskriptif analitis yaitu: menggambarkan dan menganalisis secara cermat tentang hak-hak istri dalam rumah tangga menurut syekh Nawawi al-Bantani.

Dari hasil yang dicapai dalam penelitian ini, syekh Nawawi dalam merumuskan pendapatnya tentang hak dan kewajiban istri di samping didasarkan pada nash al-Qur’an dan hadist juga mempertimbangkan kondisi sosial budaya setempat syekh Nawawi terlihat bias laki-laki, karena dia hidup pada lingkungan budaya yang relatif masih demikian kuat dominasi laki- laki serta disarankan bagi para istri-istri dapat memahami dan menjalankan hak-hak dan kewajibannya sesuai dengan syari’at yang difirmankan oleh Allah swt, serta bagi para suami- suami dapat menjadikan terdekontruksinya wacana yang mendiskriditkan perempuan, sehingga menghasilkan wacana baru yang berpihak kepada perempuan dan sublimasi identitas perempuan dapat dihentikan.

ENGLISH:

Women's rights in marriage is a discourse that is not familiar to the minds of women, it is apparent when the number of women thinkers who developed the discourse of women's rights, although not specifically talking about women's rights in marriage. But the ideas that emerged from these, there are various advantages and disadvantages in terms of both method and theory developed. Important issues concerning women in marriage in a patriarchal society is the sublimation of self-identity and existence of women to men. Sublimation is not seen as a form of oppression is real. He is in the consciousness of rationality and psychological space. When his consciousness, women feel the male subject in the context of marriage, then at that very moment the question of sublimation of the rationality of women have worked. Patriarchal ideology is constructed, institutionalized and socialized through institutions involved in daily family life, school, community, religion, place of work, up to the policy of the state is increasingly finding its position in marriage.

In this study, there are two issues were discussed, namely (1) How to view Bantani sheikh of al-Nawawi's rights and obligations of the wife in the household. (2) Factors influencing background and thinking Bantani sheikh al-Nawawi. The purpose of this study is to explain how the rights and obligations of the wife in the household so that families can realize the sakinah mawaddah wa Rahmah.

In reviewing and examining more about the rights of wives in household researchers used a descriptive analytical method, namely: to describe and analyze carefully about the rights of wives in the household according to the sheikh of al-Nawawi Bantani.

From the results to be achieved in this study suggested for the wives to understand and execute the rights and obligations in accordance with the shari'ah is spoken by God Almighty, as well as for their husbands can make women mendiskriditkan terdekontruksinya discourse, so produce a new discourse that favor women and sublimation of female identity can be stopped.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fakhruddin, Fakhruddin
Keywords: Nawawi al Bantani; Hak dan Kewajiban; Istri; Wife
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012822 Muasyarah bil Ma'ruf (Mutual Rights and Responsibilities of Spouses)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Location: 18012822
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 08 Sep 2015 01:47
Last Modified: 08 Sep 2015 01:47
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1938

Actions (login required)

View Item View Item