Makna nusyuz dalam pandangan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang

Fitriyah, Lailatul (2010) Makna nusyuz dalam pandangan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
05210029_Pendahuluan.pdf

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
05210029_Indonesia.pdf

Download (6kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
05210029_Inggris.pdf

Download (5kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
05210029_Bab_1.pdf

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
05210029_Bab_2.pdf

Download (405kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
05210029_Bab_3.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
05210029_Bab_4.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
05210029_Bab_5.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
05210029_Daftar_Pustaka.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
05210029_Lampiran.pdf

Download (482kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Nusyuz merupakan konsepsi hukum klasik masa lalu, yang kita warisi tidak hanya sebagai bagian dari tradisi pemikiran Islam bahkan telah terkodifikasikan sebagai aturan hukum baku. Oleh banyak kritikus, konsepsi ini dinilai sangat merugikan kaum perempuan, yang mana di dalamnya melanggengkan dominasi laki-laki dan mengenyampingkan kepentingan perempuan. Hal itu tercermin dari adanya beberapa hak suami dalam menindak istri yang nusyuz tanpa adanya batasan-batasan yang jelas. Sedangkan bagi isteri hampir tidak memiliki ruang gerak untuk mempertahankan diri dan hak-haknya di depan hukum secara seimbang. Di sinilah nilai urgensi dari penelitian ini.

Agar penelitian ini berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan oleh peneliti, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan field research (penelitian lapangan), yang mana penelitian ini menitikberatkan pada hasil pengumpulan data dari informan yang telah ditentukan, sedangkan untuk teknik pengumpulan data penulis menggunakan metode interview serta metode documenter. Kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, yaitu menafsirkan dan menguraikan data yang sudah penulis peroleh.

Dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa nusyuz adalah keadaan dimana seorang suami atau istri meninggalkan kewajiban bersuami-istri sehingga menimbulkan ketegangan diantara keduanya. Begitu juga dengan kriteria perbuatan nusyuz dapat terjadi dari pihak suami maupun istri yang dapat berbentuk menyalahi tata cara aturan syari’at Islam. Seperti istri meninggalkan kewajibannya terhadap suami, sedangkan dari pihak suami adalah tidak memenuhi kewajibannya pada istri baik secara nafkah lahir maupun bathin.

Cara menyikapi pebuatan nusyuz seorang istri tampak begitu diperhatikan akan tetapi cara menyikapi perbuatan nusyuz dari seorang suami terlampau sederhana hanya sampai batas tertentu dan dapat merugikan pihak istri. Seperti nusyuz dari pihak istri dilakukan dengan cara 3 (tiga) tahap yaitu, pertama dinasihati. Kedua, pisah ranjang dan yang ketiga, memukul dengan catatan tidak menyakiti. Bila nusyuz dari pihak suami maka istri bisa mengambil 2 (dua) pertama, bersikap sabar dan rela haknya dikurangi dan yang kedua, istri melakukan gugat cerai.

ENGLISH:

Nushuz is a classic legal conception in Islam. It is not only as part of the tradition of Islamic thought but as a rule of law standard. There are many critics, the concept was considered very detrimental to women, who where in it perpetuates male dominance and disregard women’s interests. This was reflected in the existence of some right of the husband in wife. As for the wife almost did not have room to move to defend itself and right-just in front of law in a balanced way. This is the urgency of this research.

In order for this study run in accordance with the objectives expected by the research, the research used in this research field research approach, which this study stressed on the results of collection data from informants who have been determined, whereas for the data collection techniques, the research used the method of interview and documentary methods.

Subsequently, the collected data analyzed by qualitative descriptive analysis, which interpret and described the data that researcher have gained.

In this research can be seen that nushuz is a condition in which a husband or wife leaves a right and obligations of marriage between them. Likewise with the criteria nushuz act can occur from the husband wife who can take the form violates the rules of the Islamic law. As the wife left the husband to obligations, while the husband is not fulfilling its obligations in good wife both physically and spiritual living.

How to respond to acts nushuz a wife looked so attention will be but a way of addressing nushuz husband works too simple just to a certain extent and can be detrimental to his wife. Action against nushuz conducted by three wives. The first is advised. These two separated beds, and a third was hit with a note not to hurt. When nushuz wife of the husband then took the two first biases, are patient and willing to simply be reduced and the second, the wife did divorce.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Hamidah, Tutik
Keywords: Nusyuz; Dosen; Lecturers; Universitas Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012811 Nusyuz, Syiqaq & Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Marriage Violence)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Location: 18012811
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 08 Sep 2015 01:38
Last Modified: 08 Sep 2015 01:38
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1914

Actions (login required)

View Item View Item