Pandangan habaib terhadap pernikahan wanita syarifah dengan laki-laki non sayyid: Studi pada komunitas Arab di Kelurahan Bendomungal Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan

Ali, Ahmad Zainuddin (2011) Pandangan habaib terhadap pernikahan wanita syarifah dengan laki-laki non sayyid: Studi pada komunitas Arab di Kelurahan Bendomungal Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
07210052_Pendahuluan.pdf

Download (383kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
07210052_Indonesia.pdf

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
07210052_Inggris.pdf

Download (8kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
07210052_Arab.pdf

Download (208kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
07210052_Bab_1.pdf

Download (361kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
07210052_Bab_2.pdf

Download (714kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
07210052_Bab_3.pdf

Download (266kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
07210052_Bab_4.pdf

Download (505kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
07210052_Bab_5.pdf

Download (230kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
07210052_Daftar_Pustaka.pdf

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
07210052_Lampiran.pdf

Download (100kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Di dalam suatu pernikahan, di samping ada syarat dan rukun yang mempengaruhi sah tidaknya sebuah pernikahan, terdapat pula aturan lain yang terdapat dalam literatur kitab-kitab fiqih klasik, yang di antaranya adalah konsep kafaah, yakni kesepadanan antara calon mempelai pria dan wanita dalam berbagai hal termasuk agama, keturunan dan keilmuannya. Dari konsep kafa’ah inilah kemudian melahirkan fatwa pelarangan pernikahan antara wanita syarifah dan laki-laki non sayyid karena dianggap tidak kufu dan merusak nasab agung nabi s.a.w. Pendapat ini di antaranya diucapkan oleh Abdurrahman Ba’lawi yang menyatakan bahwa tidak diperbolehkan laki-laki non sayyid melamar wanita syarifah walapun syarifah tadi dan walinya rela. Hal ini karena nasab syarifah yang sahih.

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan Habaib terhadap pernikahan wanita Syarifah dengan laki-laki Non Sayyid, dan untuk mengetahui Penerapan Pernikahan Wanita Syarifah Dengan Laki-Laki Non Sayyid.

Sedangkan untuk metode penelitian, jenis penelitiannya adalah sosiologis atau empiris karena peneliti menggambarkan secara detail tentang suatu keadaan atau fenomena dari objek penelitian. Pendekatan penelitian yang digunakan dalah pendekatan sosiologis, sumber data yaitu sumber data primer atau langsung dari sumber pertama dan sumber data sekunder atau data pelengkap. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, interview dan dokumentasi. Sementara analisis datanya menggunakan analisis secara kualitatif, yang mana penelitian kualitatif lebih menekankan analisisnya pada proses penyimpulan deduktif dan induktif serta pada analisis terdapat dinamika hubungan logika ilmiah.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka didapatkan kesimpulan, bahwa menurut pandangan Habaib di Kelurahan Bendomungal Bangil, seorang syarifah harus menikah dengan sayyid karena mereka sekufu' sebagai keturunan Rasulullah SAW, dan bagi mereka keturunan Rasulullah SAW terdapat perbedaan derajat keutamaan dan kemuliaan. Dalam penerapannya jika seorang sayyidah/ syarifah menikah dengan orang Ajam, dianggap telah memutuskan hubungan kekerabatan yang mereka anggap sepadan sebagai keturunan Rasulullah. Bahkan tidak segan-segan mereka di usir dari keluarganya.

ENGLISH:

In a marriage, in addition to any terms and pillars that affect the legitimacy of a marriage, there are also other rules contained in the literature of classical fiqh books, which include kafaah concept, namely the equivalence between the prospective bride and groom in a variety of things including religion, ancestry and scientific. This kafa'ah concept is couse a fatwa of Forbidden marriage between syarifah women and men non Sayyid because they are not undermine kufu and disturb a noble of prophets. This opinion is spoke by Abdurrahman Ba'lawi stating that men who is non Sayyid is not allowed to apply for a despite syarifah woman and her guardian was willing. Because nasab of syarifah is valid.

The purpose of this study was to determine the views of Habaib againts Syarifah Marriage Woman with male non-Sayyid, and Application of Marriage for Women to find out Syarifah With The Male Non-Sayyid.

As for research methods, this type of research is the sociological or empirical because the researchers describe in detail about a situation or a phenomenon of the research object. The research approach used is sociological approach, the data sources or primary data sources directly from the first source and secondary data sources or data supplement. The research method used is observation, interview and documentation. While analysis of data using a qualitative analysis, which further emphasizes qualitative research analysis on the process of deductive and inductive inference as well as on the analysis of the dynamics of a relationship there is scientific logic.

Based on the results of research conducted then found the conclusion, that the view of Habaib in the Village Bendomungal Bangil, a syarifah has to marry Sayyid because they are one kufu as a descendant of the Prophet Muhammad, and for their descendants the Prophet Muhammad there are different degrees of virtue and glory. In practice if a Lady/syarifah marry someone Ajam, kinship is considered to have decided that they consider worth as a descendant of the Prophet. even being hesitate to expel them from their families.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Hamidah, Tutik
Keywords: Habaib; Kafa'ah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012802 Khitbah & Kafaah
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012829 Islamic Family Issues & Local Tradition
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Location: 18012829
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 08 Sep 2015 01:37
Last Modified: 08 Sep 2015 01:37
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1907

Actions (login required)

View Item View Item