Responsive Banner

Pengelompokan ahli waris perspektif fiqih Ja’fariyah

Sodik, Moch Ali (2012) Pengelompokan ahli waris perspektif fiqih Ja’fariyah. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
08210012_Pendahuluan.pdf

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
08210012_Indonesia.pdf

Download (27kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
08210012_Inggris.pdf

Download (19kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
08210012_Arab.pdf

Download (47kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
08210012_Bab_1.pdf

Download (248kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
08210012_Bab_2.pdf

Download (498kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
08210012_Bab_3.pdf

Download (352kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
08210012_Bab_4.pdf

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
08210012_Daftar_Pustaka.pdf

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
08210012_Lampiran.pdf

Download (28kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Salah satu aturan yang ditetapkan Allah dalam al-Qur’an adalah aturan tentang harta waris yaitu kepemilikan harta akibat dari kematian seseorang, maka harta yang ditinggalkan dari seseorang yang meninggal dunia memerlukan hukum penetapan hak waris.

Islam mempunyai dua pedoman yaitu al-Qur’an dan al-hadits yang semua umat memeganginya dan menjadikannya sebagai rujukan pengambilan keputusan, dari kedua sumber tersebut melahirkan beberapa perbedaan kesimpulan dan pemikiran, bahkan melahirkan beberapa aliran-aliran, salah satu aliran yang berpengaruh dalam dunia muslim adalah aliran Fiqih Ja’fariyah.

Perbedaan tersebut terlihat dalam persoaalan pembagian ahli waris, salah satunya Fiqih Ja’fariyah membolehkan memberikan warisan dan menerima hak waris dari agama yang berbeda, perbedaan ini muncul dari pemahaman mereka tentang ayat-ayat hak waris metode dan latar belakang keagamaan yang berbeda pula, sehingga Fiqih Ja’fariyah mempunyai rumusan tersendiri tentang pembagian hak waris.

Dengan rumusan pengelompokan ahli waris menurut Fiqih Ja’fariyah dan latar belakang pengelompokan ahli waris menurut Fiqih Ja’fariyah.

Adapun tujuan dari pembahasan ini adalah untuk mengetahui mengetahui rumusan pengelompokan ahli waris menurut Fiqih Ja’fariyah dan yang melatar belakangi pengelompokan ahli waris menurut Fiqih Ja’fariyah.

Dilihat dari jenisnya, penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research) dengan cara mengkaji sumber pustaka sebagai sumber data adalah Fiqih Imam Ja’far Shadiq, Al-jawahir al-Kalam, Wasa’il As-Syi’ah dan buku-buku waris secara umum.

Dengan menggunakan analisa deskriptif, metode yang bertujuan untuk memberi gambaran atau mendiskripsikan data yang telah terkumpul, sehingga peneliti tidak akan memandang bahwa sesuatu itu sudah memang demikian keadaannya dan deduktif, metode yang menggunakan penalaran atau secara rasional dengan menarik kesimpulan yang dimulai dari penyataan-pernyataan umum, menuju pernyataan-penyataan khusus.

Kesimpulan dari pembahasan ini adalah bahwa urutan dan pengelompokan ahli waris menurut Fiqih Ja’fariyah adalah: Pertama, dua orang tua, anak-anak dan anak-anak mereka (cucu). Kedua, kakek nenek, saudara lelaki dan perempuan serta anak-anak mereka. Ketiga, paman dari ayah dari ibu serta anak-anak mereka dan latar belakang pengelompokan dan penerima waris dalam Fiqih Ja’fariyah adalah politik dan mensucikan kepada Sayyidina ‘Ali dan keturunannya dari kesalahan dan dosa serta penafsiran/pemahaman al-Hadits dan al-Qur’an dan pemahaman keduanya wajib merujuk kepada Sayyidina ‘Ali dan keturunannya. Lebih jelasnya Fiqih Ja’fariyah waris yang lebih dekat kekerabatannya dengan mayit (al-Aqrab Fa al-Aqrab).

ENGLISH:

One of the rules established by Allah in the Qur'an is the rule on the property ownership as a result of someone's death, the property was left of the man who died of law requiring the determination of inheritance.

Islam has two guidelines namely Al-Quran and al-Hadith that all the people holding them and make them as a referral of decision making, from both sources produce several different conclusions and thoughts, and even spawned several streams, one stream of influence in the world Islamic jurisprudence is a fiqh.

The difference can be seen in the distribution of inheritor problem, one of which allows a legacy Fiqh is able to accept the right of inheritance from different religions, the difference arises from their understanding of the verses of method inheritance and different religious backgrounds as well, so that the Fiqh scholar has a jurisprudence about the division of inheritance.

With grouping formulation of inheritor according to Ja'fariyah Fiqh and background grouping inheritor according to Ja'fariyah Fiqh.

The purpose of this study was to determine the formulation of grouping inheritor according to the Fiqh Ja'fariyah and the background of grouping inheritor according to the Fiqh Ja'fariyah.

Refers of its kind, the study included literature research (library research) by reviewing references as the source data are Fiqh of Imam Ja'far al-Sadiq, Al Jawahir al-Kalam, Fiqh As-Wasa'il and inheritance books in general.

Using descriptive analysis, a method that aims to give a picture or describe the data collected, so researcher will not see that it is indeed situation and deductive, rational method or rational conclusions starting from general statements to special statements.

The conclusion of this discussion is the order and grouping inheritor according to the Fiqh Ja'fariyah / Imam Ja'far Sadiq are: First, parents, children and their children (grandchildren). Second, grandparents, brothers and sisters and their children. Third, uncle from mother and father and their children, and grouping background and inheritance receiver in Fiqh Ja'fariyah / Imam Ja'far Sadiq is a politic and to purify Sayyidina 'Ali and his descendants from mistakes and sins and interpretation / understanding of al-hadith and al- Qur'an and understanding both shall refer to Sayyidina 'Ali and his descendants. More details Fiqh inheritance more closely related to the deceased (al-Aqrab Fa al-Aqrab).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mahmudi, Zaenul
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDMahmudi, ZaenulUNSPECIFIED
Keywords: Pengelompokan; Ahli Waris; Fiqih; Ja’fariyah; Grouping; Inheritor; Fiqh Ja’fariyah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012816 Mawaris (Inheritance)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Dwi Aprilia Gendhis
Date Deposited: 17 Aug 2015 12:34
Last Modified: 17 Aug 2015 12:34
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/1442

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item