Keanekaragaman bivalvia dan asosiasinya dengan hutan mangrove di Pantai Talang Kabupaten Pamekasan

Sadili, Ahmad (2011) Keanekaragaman bivalvia dan asosiasinya dengan hutan mangrove di Pantai Talang Kabupaten Pamekasan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

[img]
Preview
Text (Introduction)
05520022 Pendahuluan.pdf

Download (408kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
05520022 Indonesia.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
05520022 Inggris.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
05520022 Bab 1.pdf

Download (413kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
05520022 Bab 2.pdf

Download (744kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
05520022 Bab 4.pdf

Download (755kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
05520022 Bab 5.pdf

Download (406kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
05520022 Daftar Pustaka.pdf

Download (483kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
05520022 Lampiran.rar

Download (1MB)

Abstract

INDONESIA:

Keanekaragaman hayati (biodiversitas) memiliki peranan penting sebagai tumpuan stabilitas kehidupan dan keberlanjutan kehidupan di alam ini baik dari segi ekologi, ekonomi, sosial dan budaya. Tetapi berbagai kerusakan alam yang tidak jarang disebabkan oleh dinamika dan aktifitas manusia sebagai makhluk dominan sering menyebabkan terganggunya keseimbangan dan kelestarian alam. Kawasan Pantai Talang Siring meruapakan wilayah pariwisata pantai yang mempunyai ekosistem hutan mangrove yang menjadi salah satu habitat berbagai flora dan fauna.

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 3121-Januari 3122 di Pantai Talang Siring Kabupaten Pamekasan. Sampel diambil dari 7 stasiun pengamatan dan setiap stasiun terdiri dari 7 plot dengan panjang 21x21m untuk fase pohon dan 6x6 untuk fase pancang. Sampel yang sudah didapatkan diidentifikasi dengan menggunakan buku teks dan situs internet.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 5 jenis pohon mangrove yang tumbuh di kawasan Pantai Talang Siring yaitu, Rhizhopora lamarkii, Sonnerata alba, Avicennia marina dan Pemphis adicula. Sedangkan jenis bivalvia yang ditemukan terdiri dari 5 spesies, yaitu Anadara granusa, Anadara antiquata Meretrix spp, Crassostrea spp, Adrana patagonica. Dan dari data ini menunjukkan bahwa tingkat keanekaragaman hutan mangrove dan jenis bivalvia termasuk rendah, karena jumlah spesies yang ditemukan sedikit.

Spesies Rhizhpora lamarkii merupakan jenis pohon mangrove yang paling mendominasi pada wilayah penelitian, hal ini ditunjukkan dengan nilai Dominasi Relatif tertinggi, yaitu 8992671887% dan INP 34798917382%. Sedangkan jenis bivalvia yang mendominasi adalah jenis Crassostrea spp dengan nilai dominansi 19359 dan jumlah inividu yang paling tinggi yaitu 513 dari semua stasiun.

Jumlah individu pohon mangrove di Pantai Talang Siring berpengaruh terhadap jumlah individu bivalvia. Jumlah individu pohon mangrove berbandng lurus dengan jumlah individu bivalvia. Semakin banyak jumlah individu mangrove, maka semakin banyak jumlah individu bivalvia yang ditemukan.

ENGLISH:

Biological diversity (Biodiversities) has the important role as standing on life stability and life continuity in this nature even ecology, economic, social and culture. But the most of destroy nature caused by dynamic and human’s activities as dominant creature always causes damage to the balance and nature preserve. Talang siring beach area is a tourism place that has ecosystem of mangrove forest and become one of place many kinds of flora and fauna to live.

This research is conducted on December 0202 –January 0200 in Talang Siring beach of Pamekasan. The sample is taken with 6 phase of observation which consist of 7 plot with length 02 x 02 m and leght 5 x 5m. The sample found is identified by using text and internet web.

The research result shows that there are four mangrove types growing at Talang siring beach area. Those are Rhizhopora Lamarkii, Sonnerata Alba, Avicennia marina and Pemphis adicula. And bivalvia type found consists of four species. Those are Anadara granusa, Anadara antiquate, Meretrix spp, Crassostrea spp and Adrana patagonica. The data proves that diversity level of mangrove forest and bivalvia is less because the species found are only view.

Rhzhpora lamarkii species is mangrove type which is the most dominant species in the research area. That is proven with high - number priority – 89, 00728801 and INP 036, 8926081. The dominant bivalvia type is Crassostrea spp with priority number 240,9. And the highest individual number of all phase is ,20.

The individual number of mangrove in the Talang siring beach influences the bivalvia individual number. The mangrove individual number stands straight with bivalvia individual number. So the individual number of mangrove will influence bivalvia individual numbers found.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Minarno, Eko Budi and Nashichuddin, Achmad
Keywords: Bivalvia; Hutan Mangrove; Pantai Talang Siring Kabupaten Pamekasan; Bivalvia, Mangrove forest, Talang Siring Beach of Pamekasan
Subjects: 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0602 Ecology > 060207 Population Ecology
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Chusnul Faida Ulfa
Date Deposited: 06 Aug 2015 01:15
Last Modified: 06 Aug 2015 01:15
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/996

Actions (login required)

View Item View Item