Perancangan museum musik Indonesia di Kota Malang dengan pendekatan dekonstruksi

Asnawi, Marta (2017) Perancangan museum musik Indonesia di Kota Malang dengan pendekatan dekonstruksi. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
13660072.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (22MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Musik Indonesia adalah musik yang kaya akan ragam budaya dan sejarah. Dari berbagai daerah di Indonesia mempunyai ciri khas dan alat musik sendiri. Hal ini penting untuk mengumpulkan informasi-informasi serta data-data tentang musik-musik tersebut, agar tidak punah atau bahkan diklaim oleh bangsa lain. Untuk mengatasi hal ini perlunya sebuah wadah yang untuk menyimpan dan mengumpulkan informasi-informasi dan data-data tersebut. Wadah tersebut adalah Museum Musik Indonesia. Dengan pendekatan Dekonstruksi, diharapkan Perancangan Museum Musik Indonesia akan mengubah pola pikIr masyrakat terhadap museum serta musik Indonesia, menarik minat masyarakat untuk berkunjung dan lebih meminati akan musik dalam negeri. Dengan prinsip-prinsip diambil dari Pendekatan Dekonstruksi nantinya akan digunakan dalam proses merancang hingga menemukan rumusan konsep rancangan yang berbeda dan menghadirkan makna museum yang dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

ENGLISH:

Indonesian Music is music that is rich in various cultures and history. From various regions in Indonesia has its own characteristics and musical instruments. It is important to collect information and data about the music, so as not to become extinct or even claimed by other nations. To overcome this the need for a place to store and collect such information and data. The place is the Indonesian Music Museum. With the approach of Deconstruction, it is expected that the Design of Indonesian Music Museum will change perception of the society to the museum and music of Indonesia, and attracting the public to visit and more interest in domestic music. With the principles drawn from the deconstruction approach later on will be used in the design process to find the formulation of different draft concepts and bring the meaning of the museum that can attract the public interest to visit.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Gautama, Achmad Gat and Maslucha, Luluk
Keywords: Museum; Musik Indonesia; Dekonstruksi; Crossprogramming; Fragmentation; Void; Disorientation; Sensori
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Teknik Arsitektur
Depositing User: Dellavia Azzahra Permata Putri
Date Deposited: 21 Mar 2018 03:16
Last Modified: 21 Mar 2018 03:16
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/9898

Actions (login required)

View Item View Item