Distribusi peletekan telur hama kepik coklat Riptortus linearis (L.)(Hemiptera: Alydidae) pada kedelai

Laila, Lia Fatra (2010) Distribusi peletekan telur hama kepik coklat Riptortus linearis (L.)(Hemiptera: Alydidae) pada kedelai. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
06520023 Pendahuluan.pdf

Download (418kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
06520023 Indonesia.pdf

Download (82kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
06520023 Inggris.pdf

Download (45kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
06520023 Bab 1.pdf

Download (393kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
06520023 Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
06520023 Bab 3.pdf

Download (376kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
06520023 Bab 4.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
06520023 Bab 5.pdf

Download (338kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
06520023 Lampiran.pdf

Download (286kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
06520023 Daftar Pustaka.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Salah satu hama penting yang menyerang polong kedelai adalah hama kepik coklat Riptortus linearis. Kehilangan hasil kedelai yang diakibatkan oleh serangan kepik coklat mencapai 80% apabila tidak dilakukan pengendalian bahkan dapat mengakibatkan gagal panen. Kepik Coklat meletakkan telurnya pada gulma, polong, dan daun tanaman kedelai. Hinga saat ini teknologi pengendalian yang tersedia untuk hama tersebut masih mengandalkan kemampuan insektisida kimia.

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari distribusi peletakan telur kepik coklat pada tanaman kedelai. Penelitian dilakukan dikebun percobaan (P.K.) Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI) yang dimulai dari bulan April sampai dengan Juli 2010. Percobaan disusun menggunakan rancangan cak lengkap RAL) Faktorial. Faktor pertama adalah tanaman kedelai tanpa gulma dan tanaman kedelai yang ada gulmanya, sedangkan faktor kedua adalah umur tanaman kedelai meliputi, 35 hari setelah tanam (HST), 42 (HST), 49 (HST),56 (HST), dan 63 (HST).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah peletakan telur terbanyak terdapat pada polong dengan umur 49 HST (12,14 butir/tanaman). Hal ini karena pada umur tersebut merupakan umur polong yang lebih disukai kepik coklat. Batang dan bunga bukan merupakan tempat peletakan telur, hal ini terbukti bahwa pada fase berbunga (umur 35,42,49,56,63, HST), tidak terdapat telur yang diletakkan pada bagian tersebut. Daun umur 35 HST (12,57 butir/tanaman) merupakan alternatif peletakan telur, sebelum tanaman tersebut berpolong. Oleh karena itu, pengendalian stadia telur kepik coklat yang dilakukan seharusnya ditunjukkan pada bagian polong dan daun kedelai.

ENGLISH:

One of important plant disease which attach, soybean is plant disease brown Riptortus linearis. The lost of soybean can be caused by attachion of brown R. linearis puts his egg in weeds, soybean and leaf of soybean. Today, reins technology which provided for plant disease still rely on the ability of in secticide chemistry.

This research is aim to study about the distribution of laying of brown Riptortus linearis egg in soybean. His research conducted in BALITKABI strart form April to July 2010. Research, arrange used lengkap (RAL) Factorial. First factor is age, covered, 35 days after are planted ( HST), 42 (HST), 49 (HST), 56 (HST), 3 (HST).

Result of research shows that number of laying egg on soybean in the age of 49 HST (12 srenule/plant) it can cause by soybean on that age because brown Riptortus linearis most like it. Branchs and flowers is the place of laying egg, it can be prove that flowering phase (age 35,42,49,56, 63 HST). There is no egg laying on that parb. Age of leaf 35 HST (12,57 Granule/ plant ) is the alternative of laying egg before plant in the soybean. That’t why, reins, stadia egg’s brown Riptortus linearis have done. Should show in soybeans leaf.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Muchtaromah, Bayyinatul and Prayogo, Yusmani
Keywords: Riptortus linearis; weeds; soybean; egg; Riptortus linearis; gulma; kedelai; telur
Subjects: 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0602 Ecology > 060202 Community Ecology (excl. Invasive Species Ecology)
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Annas Al-haq
Date Deposited: 05 Aug 2015 07:19
Last Modified: 06 Aug 2015 08:22
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/980

Actions (login required)

View Item View Item