Stasiun riset Primatologi-Orangutan di Pangkalanbun, Kal-Teng tema: Biomorfik

Barata, Agus (2017) Stasiun riset Primatologi-Orangutan di Pangkalanbun, Kal-Teng tema: Biomorfik. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
10660009.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (19MB)

Abstract

INDONESIA:

Dalam Al-qur’an dijelaskan bahwasanya manusia hanyalah satu dari ribuan jenis mahluk yang diciptakan sebagai mahluk yang beribadah dan selalu berdzikir kepadaNya. Dalam surat Al-An’am ayat 38 surat 6, peran manusia sebagai khalifah yang diberikan anugerah oleh Allah SWT untuk mengelola segala ciptaan yang ada di bumi. Dari beberapa ciptaan tersebut, Orangutan adalah salah satu primata langka yang hanya ada di Kalimantan dan Sumatera. Tanjung Putting di Kalimantan Tengah menjadikan orangutan sebagai icon Taman Nasional karena orangutan merupakan spesies payung (spesies yang membutuhkan habitat yang sangat luas, sehingga perlindungan spesies tersebut,akan melestarikan juga spesies lain yang berada di habitat yang sama namun kebutuhan habitatnya akan lebih sempit. (Sumber:http://forestgama.blogspot.co.id). Orangutan kini berada pada posisi terancam (endangered) karena unsur eksternal dan internal yang dilakukan manusia. Biomorfik adalah metode yang digunakan dalam proses pemecahan masalah antara objek perancangan dan kebutuhan masyarakat, sebagai salah satu upaya bertahap dalam membangun dan mempertahankan keaslian lingkungan. Sifat konsep analogi biologi yang digunakan biomorfik dalam filtrasi tersebut adalah fokus pada pertumbuhan proses-proses dan kemampuan gerakan yang berhubungan dengan organisme. Selain berkembang dan mendaur ulang system secara mandiri, stasiun riset penelitian primatologi orangutan tetap berhubungan secara dua arah dengan TNTP dan Pusat Rehabilitasi sebagai satu kesatuan. Kemampuan biomorfik berkembang dan tumbuh melalui perluasan, penggandaan, pemisahan, regenerasi dan perbanyakan. Prinsip-prinsip dasar yang dimiliki biomorfik adalah struktur, fungsi, bentuk, dan material sebagai disiplin keilmuan yang akan mengarahkan objek perancangan sesuai dengan kondisi habitat dan lingkungan. Selain itu, prinsip konsep sustainable atau berkelanjutan menjadi titik lintas tak terlihat dalam menopang kembali system mandiri yang akan dirancang dalam Stasiun Riset Primatologi. Konservasi air dan limbah sebagai salah satu fokus pembahasan dalam menerjemahkan kebutuhan pengadaan sumberdaya masyarakat secara rinci dan cermat, sehingga objek perancangan dan lingkungan masyarakat tidak saling bertabrakan seiring berjalannya waktu.

ENGLISH:

In the Qur'an it is explained that man is only one of the thousands of species created as a worshiper and always dhikr to Him. In Surah Al-An ‘am verse 38 of letter 6, the role of human being as a khalifah granted by Allah SWT to manage all creation that is on earth. From some of these creations, Orangutans are one of the only rare primates in Kalimantan and Sumatra. Tanjung Putting in Central Kalimantan makes orangutans an icon of the National Park because orangutans are an umbrella species (species that require a vast habitat, so protection of the species will preserve other species in the same habitat but their habitat needs will be narrower. : Http: //forestgama.blogspot.co.id) Orangutans are now in an endangered position because of the external and internal elements of human beings Biomorphic is a method used in problem-solving processes between design objects and the needs of society, A gradual effort in establishing and maintaining the authenticity of the environment The nature of the biological analogy used by biomorphic in the filtration is the focus on the growth of processes and the ability of movements associated with organisms In addition to developing and recycling systems independently, the primatology research station of permanent orangutans Want Two-way linkage with TNTP and Rehabilitation Center as a whole. Biomorphic abilities develop and grow through extension, multiplication, separation, regeneration and multiplication. The basic principles of biomorphic are structures, functions, forms, and materials as the scientific disciplines that will direct the design object according to the conditions of the habitat and the environment. In addition, the principle of sustainable or sustainable concepts becomes an invisible dot in support of an independent system that will be designed within the Primatology Research Station. Water and waste conservation as one of the focus of discussion in translating the needs of the procurement of community resources in detail and carefully, so that the design object and the community environment do not collide with each other over time.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Kusumadewi, Tarranita and Mutiara, Elok
Keywords: Stasiun Riset; Primatologi; Orangutan; Laboratorium; Biomorfic Architecture; Research Station; Primatology; Orangutan; Laboratory; Biomorfic Architecture
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Teknik Arsitektur
Depositing User: Taufik Handiadi
Date Deposited: 17 Apr 2018 06:22
Last Modified: 17 Apr 2018 06:22
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/9785

Actions (login required)

View Item View Item