Implementasi perlakuan akuntansi aset biologis sapi perah berdasarkan International Accounting Standart (IAS) 41 pada koperasi unit Desa Karangploso Kabupaten Malang

Darmawannata, Andika (2017) Implementasi perlakuan akuntansi aset biologis sapi perah berdasarkan International Accounting Standart (IAS) 41 pada koperasi unit Desa Karangploso Kabupaten Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
13520092.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Sapi perah ialah aset biologis yang merupakan salah satu jenis kekayaan yang dimiliki oleh suatu entitas berupa makhluk hidup. Berbeda dengan aset-aset pada umumnya, aset biologis memiliki karakteristik yaitu adanya transformasi biologis. Transformasi biologis akan mempengaruhi kualitas maupun kuantitas dari aset biologis. Oleh karena itu dari perubahan yang terjadi pada aset biologis haruslah diketahui dan diungkapkan pada laporan keuangan suatu entitas. Pengungkapan aset biologis dalam laporan keuangan haruslah andal dan relevan, maka untuk dapat mencapai hal tersebut perlu penerapan perlakuan akuntansi yang sesuai dengan standart akuntansi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan perlakuan akuntansi aset biologis sapi perah berdasarkan International Accounting Standart(IAS) 41 pada koperasi unit desa Karangploso Kabupaten Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif, peneliti mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data berupa laporan keuangan, dokumentasi, dan wawancara yang nantinya akan memberikan gambaran yang jelas mengenai pengimplementasian International Accounting Standart(IAS) 41 pada koperasi unit desa Karangploso Kabupaten Malang.

Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan keuntungan atas terjadinya transformasi biologis pada koperasi unit desa Karangploso masih belum diungkapan. Untuk pengukuran yang dilakukankoperasi unit desa Karangploso atas aset biologis sapi perah dinilai berdasarkan nilai wajar awal, dan tidak dilakukan penilaian di akhir periode akuntansi. Selain itu aset biologis sapi perah belum diugkapkan dalam laporan keuangan oleh koperasi unit desa Karangploso. Sehingga dari hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa perlakuan akuntansi yang diterapkan koperasi unit desa karangploso belum sesuai dengan International Accounting Standart(IAS) 41.

ENGLISH:

Dairy cow is a biological asset that is one kind of wealth possessed by an entity in the form of a living thing. Unlike most assets, biological assets have the characteristic of biological transformation. Biological transformation will affect the quality and quantity of biological assets. Therefore, the changes that occur in biological assets must be known and disclosed in the financial report of an entity. Disclosure of biological assets in the financial report must be reliable and relevant.Then, to achieve them it is necessary to apply accounting treatment in accordance with the standard accounting. The purpose of this research is to implement the accounting treatment of dairy biological assets based on International Accounting Standard (IAS) 41 on the village unit cooperativeof Karangploso, Malang Regency.

This research uses descriptive analysis approach. The researcher collects, processes and analyzes the data in the form of financial report, documentation, and interview which will give a clear picture about the implementation of International Accounting Standard (IAS) 41 on the village unit cooperative of Karangploso, Malang Regency.

From the results of the research shows that the recognition of the advantages of biological transformation in the Karangploso village unit cooperative is still not disclosed. For the measurements made by Karangploso’s village unit cooperative on the biological assets of dairy cows are assessed on the basis of the initial fair value, and no assessment is taken at the end of the accounting period. In addition, the biological assets of dairy cows have not been exposed in the financial report by Karangploso village unit cooperatives. So, from the results of research that has been done is known that the accounting treatment applied by the village unit cooperative of Karangploso isnot in accordance with International Accounting Standards (IAS) 41.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Usri, Abdul Kadir
Keywords: Perlakuan Akuntansi; IAS 41; Aset Biologis Sapi Perah; Accounting Treatment; IAS 41; Biological Asset of Dairy Cow
Departement: Fakultas Ekonomi > Jurusan Akuntansi
Depositing User: Dellavia Azzahra Permata Putri
Date Deposited: 21 Mar 2018 07:29
Last Modified: 21 Mar 2018 07:29
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/9656

Actions (login required)

View Item View Item