Strategi guru dalam menangani kesulitan belajar disleksia pada pembelajaran kelas III B di MI Islamiyah Jabung Malang

Azizurohmah, Azizurohmah (2017) Strategi guru dalam menangani kesulitan belajar disleksia pada pembelajaran kelas III B di MI Islamiyah Jabung Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
13140068.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Fenomena kesulitan belajar disleksia pada saat ini mulai menarik perhatian dunia pendidikan. Kesulitan belajar disleksia merupakan kesulitan belajar membaca yang disebabkan oleh gangguan otak yang berakibat pada kemampuan berbahasa anak. Anak disleksia bukanlah anak yang memiliki IQ rendah maupun IQ tinggi, namun resiko disleksia bisa dialami oleh siapa saja dan tidak terbatas pada umur seseorang.

Tujuan Penelitian ini adalah untuk: (1) mendiskripsikan dan menjelaskan strategi guru dalam menangani anak kesulitan belajar disleksia siswa kelas III B MI Islamiyah Sukopuro Jabung. (2) mendiskripsikan dan menjelaskan faktor kesulitan belajar disleksia pada Pembelajaran siswa kelas III B MI Islamiyah Sukopuro Jabung. (3) mendiskripsikan tentang ciri-ciri anak yang mengalami kesulitan belajar disleksia di MI Islamiyah.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah guru pengajar dan siswa yang mengalami kesulitan belajar disleksia. sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi dan trianggulasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru yaitu a. Dalam proses pembelajaran anak disleksia disamakan dengan anak normal lainnya. b. Memberikan dampingan khusus didalam kelas yang dilakukan oleh guru kelas. c. menggunakan media pembelajaran yang menarik setiap pelajaran berlangsung walaupun bukan menggunakan media khusus untuk anak disleksia. d. menempatkan posisi duduk anak disleksia berada pada barisan paling depan di kelas. e. Memberikan pembelajaran remedial sebagai penunjang prestasi anak. f. menjalin kerjasama antara orang tua dan guru serta antar sesama guru. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi siswa beresiko disleksia kelas III B MI Islamiyah yaitu a. labilnya emosi anak yang membuat anak tersebut mempunyai tempramen yang tinggi, suka mengganggu temannya, dan sangat sering berkelahi dengan temannya. b. kurangnya perhatian yang diberikan oleh orang tua dalam mendampingi anak disleksia belajar di rumah. c. kurangnya ketersediaan pendidik dan tenaga pendidik yang belum memadai, baik secara kualitas dan kuantitas. d. banyak bergaul dengan anak-anak kampung yang suka berkelahi. e. malas dalam belajar. e. waktu bermain lebih banyak daripada waktu untuk belajar. (3) ciri-ciri anak yang mengalami kesulitan belajar disleksia MI Islamiyah seperti lambat menulis dan membaca, serta bingung membedakan huruf b dan p, tulisan yang tidak terbaca, dan sering salah mengucapkan kalimat.

ENGLISH:

The phenomenon of learning disabilities dyslexia at this time began to attract the attention of education. Difficulties of learning dyslexia is a learning difficulty reading caused by brain disorders that result in the ability of children's language. Dyslexic children are not children who have low IQ or high IQ, but the risk of dyslexia can be experienced by anyone and not limited to the age of a person.

The purpose of this study is to: (1) describe and explain the strategy of teachers in dealing with the difficulties students learn dyslexia class III B MI Islamiyah Sukopuro Jabung. (2) to describe and explain the factors of learning difficulties of dyslexia on the learning of third grade students of B MI Islamiyah Sukopuro Jabung. (3) describe and explain characteristics of children who have dyslexia class III B MI Islamiyah.

The approach used in this research is qualitative research using case study. The subjects of this study are teachers and students who have difficulty learning dyslexia. While the data collection method used is participative observation, in-depth interviews, documentation and triangulation.

The results showed that, (1) Learning strategy used by the teacher that is a. In the learning process of children with dyslexia equated with other normal children. B. Provide special assistance in the classroom by classroom teachers. C. Using interesting learning media every lesson goes on even though it is not using special media for dyslexic children. D. Putting the seated position of the dyslexic child on the front row of the class. E. Provide remedial learning as supporting child achievement. F. Establish cooperation between parents and teachers and among fellow teachers. (2) the factors that influence the students at risk of dyslexia class III B MI Islamiyah namely a. Emotional instability of the child that makes the child has a high tempramen, likes to disturb his friend, and very often fight with his friend. B. Lack of attention given by parents in accompanying dyslexic children learning at home. C. Lack of available educators and educators who have not been adequate, both in quality and quantity. D. Many hanging out with the fighting village children. E. Lazy in learning. F. More time to play than time to learn. (3) characteristics of children who have dyslexia class III B MI Islamiyah is such as slow writing and reading, as well as confused distinguish b and p, unreadable writing and often mispronounced the phrase.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Hotifah, Yuliati
Keywords: Kesulitan Belajar; Disleksia; Pembelajaran; Learning Difficulties; Dyslexia; Learning
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Dellavia Azzahra Permata Putri
Date Deposited: 21 Mar 2018 07:56
Last Modified: 21 Mar 2018 07:56
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/9638

Actions (login required)

View Item View Item