Implikasi pelaksanaan mutasi terhadap pembentukan keluarga sakinah bagi hakim pernikahan jarak jauh : Studi hakim perempuan Pengadilan Agama Jember

Zain, Millatul Hakimah (2018) Implikasi pelaksanaan mutasi terhadap pembentukan keluarga sakinah bagi hakim pernikahan jarak jauh : Studi hakim perempuan Pengadilan Agama Jember. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
13210012.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Hakim sebagai salah satu profesi yang menangani masalah keluarga sakinah memiliki program mutasi. Pelaksanaan Mutasi diatur dalam Keputusan Ketua Mahkamah Agung (KMA) Republik Indonesia Nomor :48/KMA/SK/ XI/2017 tentang pembaharuan pola promosi dan mutasi hakim pada empat lingkungan Pengadilan. Aturan ini memunculkan hubungan pernikahan jarak jauh bagi beberapa hakim yang telah menikah, hal ini memunculkan banyak pandangan terkait pembentukan keluarga sakinah. Hakim perempuan memiliki banyak peran baik sebagai istri, ibu bagi keluarga serta penegak hukum di Indonesia.

Berdasarkan masalah tersebut, tujuan penelitian ini untuk mengkaji pandangan dan upaya hakim perempuan Pengadilan Agama Kelas I A Jember dalam membentuk keluarga sakinah dalam situasi pernikahan jarak jauh, kemudian implikasi pelaksanaan mutasi dalam pembentukan keluarga sakinah bagi hakim perempuan di Pengadilan Agama Kelas I A Jember.

Dalam penelitian ini penulis mengunakan jenis penelitian yuridis empiris yakni peneliti langsung terjun untuk melihat pandangan hakim perempuan yang mengalami pernikahan jarak jauh di Pengadilan Agama Kelas I A Jember berkaitan implikasi mutasi hakim terhadap pembentukan keluarga sakinah. Sedangkan pendekatan penelitian menggunakan deskriptif-kualitatif. Sumber data utama yang digunakan adalah informasi melalui wawancara dengan empat hakim perempuan di Pengadilan Agama Jember. Selanjutnya buku-buku yang berkaitan dengan penelitian.

Adapun hasil dari penelitian yakni: pandangan hakim perempuan mengenai keluarga sakinah adalah keluarga yang mampu memposisikan fungsi dan kewajiban masing-masing serta berlandaskan kasih sayang, harmonis dan penuh tanggung jawab. Implikasi pelaksanaan mutasi terhadap pembentukan keluarga sakinah terbagi menjadi 2 (dua) yakni: Pertama, Tidak berpengaruh, alasannya anak-anak sudah besar dan hakim sudah terbiasa dengan adanya mutasi, Kedua, Sangat berpengaruh, alasannya pelaksanaan mutasi yang menjadikan hakim perempuan terpisah jarak tempat tinggal dengan keluarga memunculkan problem-problem dalam keluarga. Upaya hakim perempuan dalam mengatasi problem yang muncul akibat pernikahan jarak jauh yakni: Komunikasi intensif dengan keluarga, Manajemen waktu yang baik, Meningkatkan iman dan ibadah kepada Allah, dan Memberian contoh teladan kepada keluarga.

ENGLISH:

Judge as one of the professions that handles sakinah family affairs has a mutation program. Mutation implementation is regulated in the Decision of the Chief Justice of the Supreme Court (KMA) of Republic Indonesia Number 48/KMA/SK/XI/2017 about renewal of promotion pattern and judges mutation in four of Court environment. This rule bring out the long-distance marriage relationship for some married judges. This matter bring out many opinion regarding the establishment of a sakinah family. Female judges has many roles as wives, mothers for families and law enforcers in Indonesia.

Based on the problem, the purpose of this research is to reviewing the opinion and efforts of female judges in Religious Courts of Class I A Jember in forming sakinah family in long-distance marriage situation, then implication of mutation implementation in forming sakinah family for female judges in Religious Court Class I A Jember.

In this research, the researcher use the type of juridical empirical research that researcher directly going to the scene to know about the opinion of female judges who is experienced a long-distance marriage in the Religious Court of Class I A Jember related to the implications of judge mutations against sakinah family establishment. While the research approach, using descriptive-qualitative. Main data source used the information through interviews with four women judges in the Religious Court of Jember. And then, used the books that related to the research

The results of the research are: the opinion of female judges on sakinah family is family be able to give the functions and obligations as well as based on affection, harmonious and full of responsibility. The implications of mutation implementation against sakinah family establishment for judge divided into 2 (two): First, no effect, because their children are big and the judges often get the mutation. Second, very influential, because the mutation make apart distance between women judges and their family till bring out many problems. The efforts of female judges in solving problem because of long-distance marriage are: intensive communication with a family, good time management, increasing faith and worship to the God, and give a good example to the family.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Yasin, Mohamad Nur
Keywords: Mutasi; Sakinah; Pernikahan Jarak Jauh; Hakim Perempuan; Mutations; Sakinah; Long Distance Marriage; Female Judges
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Dellavia Azzahra Permata Putri
Date Deposited: 21 Mar 2018 08:26
Last Modified: 21 Mar 2018 08:26
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/9515

Actions (login required)

View Item View Item